ilmu2hrd.blogspot.com

Pages

Jumat, 09 Oktober 2026

Rekrutmen dan Coaching Pegawai di Kemenkes

Rekrutmen dan Coaching Pegawai di Kemenkes 

Proses psikotes dan wawancara dalam rekrutmen Kementerian Kesehatan (Kemenkes)—seperti pada program Nusantara Sehat (NSI/NST), Penugasan Khusus (Tugsus), maupun Poltekkes—umumnya meliputi tahapan tes tertulis, uji dinamika kelompok, dan panel wawancara. 

1. Tahapan dan Jenis Psikotes Tertulis


A. Tes Wartegg: 
Melanjutkan 8 kotak berisi titik atau garis untuk mengukur kreativitas, stabilitas, adaptasi dan cara mengambil keputusan. 

B. Tes Baum (Gambar Pohon):
 Menggambar pohon dengan akar, batang, dan buah (sempurna) untuk menilai karakter introvert atau Ekstrovert, kedewasaan, serta orientasi kehidupan (masa lalu atau masa depan). 

C. Menggambar Orang (DAP): 
Menggambarkan seseorang yang sedang melakukan aktivitas (biasanya bekerja) untuk menilai konsep diri dan tanggung jawab. 

D. Tes Koran / Pauli / Kraepelin: Penjumlahan deretan angka cepat untuk menguji ketahan kerja, konsentrasi, memori dan manajemen stres di bawah tekanan. 

E. Tes Kemampuan Dasar / Logika/Kemampuan Kognitif: 
Soal matematika, dasar, sinonim, antonim, analogi, serta tes penalaran. 

F. Leaderless Group Discussion (LGD) / FGD: Diskusi kelompok tanpa pemimpin untuk memecahkan 12 atau lebih daftar masalah/kasus, menilai kemampuan kerja sama dan negosiasi. Tim Penilai yang terdiri dari Psikolog dan PPSDM Kemenkes, mencatat calon yang aktif, dominan dan pasif.



STRUKTUR WAWANCARA KEMENKES

Tes Wawancara di Kemenkes itu bukan wawancara HRD biasa. Ini wawancara PNS dengan 3 dosa besar yang auto gugur.

Kalau SKD kamu ranking 1 pun, wawancara bisa bikin kamu TMS. Di CPNS Kemenkes 2023, 31% gugur di wawancara karena tidak siap.

Ini bocoran panel & pertanyaan asli dari peserta lolos Kemenkes 2023/2024.


Lokasi: Gedung Kemenkes, Kuningan / Poltekkes / Via Zoom (PPPK)
Durasi: 15-30 menit
Panel: 3 orang - *1 Kepala Biro SDM / Direktur, 1 Pejabat Fungsional Senior (Dokter/Perawat/SKM), 1 Psikolog*

Nilai: 0-100. Minimal 70 untuk lolos. Yang dinilai bukan pintar, tapi 3P: Pelayanan, Pengabdian, dan Integritas.

5 KLASTER PERTANYAAN (100% Keluar)

1. Motivasi & Pengabdian (Pasti Ditanya Pertama - 5 Menit)

Ini penentu

> - "Perkenalkan diri, kenapa kamu daftar di Kemenkes, bukan di RS swasta / BUMN farmasi yang gajinya 3x lipat?"

> - "Kenapa ambil formasi ini? Kenapa tidak jadi dokter spesialis / kerja di klinik kecantikan?"

> - "Gaji PNS Kemenkes kecil, di awal cuma 4-5 juta. Teman kamu di RS swasta 15 juta. Tidak iri?"

> - "Siap ditempatkan di mana saja? Kalau ditempatkan di Puskesmas pedalaman Yahukimo, Papua Pegunungan, tidak ada sinyal 1 bulan, mau?"

Jawaban GUGUR:
- "Karena mau jadi PNS biar stabil / disuruh orang tua / dekat rumah di Depok"
- "Saya maunya di Jakarta saja"
- "Karena gaji PNS enak, ada pensiun"

Jawaban Lolos 90+ (Pakai Rumus: Visi Kemenkes + Sumpah Profesi + Siap Pelosok):

> "Motivasi saya adalah pengabdian sesuai Sumpah Tenaga Kesehatan dan visi Kemenkes untuk Indonesia Sehat. Saya memahami Kemenkes adalah ujung tombak pelayanan primer di pelosok. Saya siap ditempatkan di DTPK, karena disitulah negara paling membutuhkan. Gaji bukan utama, pengabdian yang utama."

2. Wawasan Kemenkes & Isu Kesehatan Nasional (10 Menit - Banyak Gugur Di Sini)

Panel akan cek kamu update atau tidak.

Wajib Hafal - Kalau tidak hafal = gugur:

A. Pejabat & Program:

- "Siapa Menteri Kesehatan sekarang? Siapa Dirjen Nakes? Sebutkan 6 Pilar Transformasi Kesehatan!"

- "Apa itu ILP - Integrasi Layanan Primer? Apa itu PIS-PK?"

- "Bagaimana program penurunan Stunting? Target 2024 berapa? Apa peran kamu?"

- "Kenapa kasus TBC Indonesia nomor 2 tertinggi di dunia? Apa programnya?"

- "Apa itu SatuSehat? Apa itu BPJS Kesehatan?"

Jawaban Emas 6 Pilar Transformasi Kesehatan (Jawab persis ini):
1. Transformasi Layanan Primer (Puskesmas)
2. Transformasi Layanan Rujukan (RS)
3. Transformasi Ketahanan Kesehatan (obat/vaksin dalam negeri)
4. Transformasi Pembiayaan (JKN)
5. Transformasi SDM Kesehatan
6. Transformasi Teknologi (SatuSehat)

B. Isu Terkini (2024-2025):
- "Bagaimana pendapat kamu tentang masyarakat yang menolak imunisasi karena hoaks di TikTok?"

- "Banyak dokter PPDS bullying, gimana pendapat kamu sebagai calon Nakes Kemenkes?"

- "Obat sirup tercemar EG/DEG kemarin, apa peran Kemenkes & BPOM?"

3. Kompetensi Teknis (Sesuai Formasi - 10 Menit)

Contoh Asli per Formasi:

Perawat / Bidan:
- "Ibu hamil datang ke Puskesmas perdarahan, tidak ada dokter, kamu bidan baru, apa yang kamu lakukan? Jelaskan langkah MTBM/MTBS!"

- "Apa itu APGAR score? Bagaimana cara menghitungnya?"

- "Pasien TB tidak mau minum obat, gimana edukasi kamu?"

Dokter:
- "Pasien anak demam, kejang, di Puskesmas tanpa lab lengkap, diagnosis banding apa? Tatalaksana awal?"

- "Bagaimana alur rujukan JKN dari Puskesmas ke RS?"

Apoteker / Tenaga Kefarmasian:

- "Apa itu Formularium Nasional? Apa itu e-Monev KTF?"

- "Stok vaksin di Puskesmas putus rantai dingin, masih boleh dipakai?"

SKM / Promkes / Epidemiolog:

- "Desa cakupan imunisasi 40%, gimana strategi kamu tingkatkan jadi 90%?"

4. Integritas & Etika - UPG Kemenkes (5 Menit - Paling Sadis)

Ini yang bikin TMS. Panel pura-pura jadi teman.

- "Kamu jadi apoteker Puskesmas, ada oknum mau jual obat program pemerintah ke apotek, kamu diajak dapat bagian 10 juta per bulan. Kamu mau?"

- "Kepala Puskesmas suruh kamu mark-up laporan BOK biar dana cair lebih. Kalau tidak ikut, kamu dimusuhi. Kamu gimana?"

- "Pasien kasih kamu amplop 500 ribu karena sudah tolong persalinan gratis. Kamu ambil atau tolak? Kenapa?"

- "Teman sejawat pungli ke pasien 50 ribu untuk biaya fotokopi. Kamu lihat, kamu diam atau lapor?"

Jawaban harus TEGAS + Sebut Aturan:

> "Saya tolak dan laporkan ke UPG (Unit Pengendalian Gratifikasi) Kemenkes dan Inspektorat Jenderal sesuai Permenkes No. 14 Tahun 2022 tentang Pengendalian Gratifikasi. Tenaga Kesehatan harus berintegritas, tidak menerima gratifikasi dalam bentuk apapun."

Jawab "saya pertimbangkan" atau "saya ambil karena kasihan" = langsung 0.

5. Psikologi & Kesiapan Mental (5 Menit)

- "Punya pacar/istri di Depok? Kalau LDR 2 tahun di Papua, kuat?"

- "Pernah dimarahi pasien? Pernah nangis karena pasien meninggal? Gimana coping kamu?"

- "Apa kelemahan kamu?"

- "Kalau ditempatkan di daerah konflik, misal Papua Pegunungan rawan KKB, berani?"

Penampilan & Etika Wawancara Kemenkes

- Pakaian:
 Putih hitam formal, sepatu pantofel, rambut rapi. *Jangan pakai batik, jangan pakai jeans.* Untuk cewek hijab: hijab hitam polos, tidak modis.

- Masuk: 
Ketuk pintu, salam, "Lapor, peserta wawancara Kemenkes atas nama ... siap!"

- Duduk: 
Setelah dipersilakan. Tegap.

- Bahasa:
Campur Indonesia baku + istilah kesehatan. Jangan bahasa gaul .

Simulasi Paling Sering Bikin Gugur

Panel akan kasih studi kasus ini:

> Kamu Nakes di Puskesmas pedalaman NTT. Ada 1 anak gizi buruk, ibu tidak mau anaknya dirujuk ke RS karena percaya dukun dan takut biaya. Di sisi lain, ambulans Puskesmas rusak, sinyal tidak ada, kamu cuma punya motor. Kamu lakukan apa? 2 menit, jelaskan langkah promotif, preventif, kuratif.

Coaching di Kemenkes itu *paling kompleks di semua kementerian.*

Kalau Kemensos hadapi orang miskin, Kemenkes hadapi *SEMUA ORANG INDONESIA dari lahir sampai mati.* Dan kalau salah coaching, dampaknya nasional.

Bayangkan: 1 kebijakan Kemenkes salah coaching ke 10.000 Puskesmas = 300 juta orang Indonesia kena dampak.

Makanya Kemenkes sekarang lagi *Transformasi Kesehatan 6 Pilar.* Semua coaching harus ikut 6 pilar ini.

Ini framework yang dipakai *BPSDM Kemenkes, Puslat SDM Kesehatan, BBPK, dan Ditjen Tenaga Kesehatan 2024/2025.*

6 PILAR TRANSFORMASI KEMENKES = 6 JENIS COACHING


1. COACHING PILAR 1 - LAYANAN PRIMER (PUSKESMAS & POSYANDU) - PALING PRIORITAS

Ini program andalan Menteri: *Integrasi Layanan Primer (ILP).* Dulu Puskesmas poli nya pisah-pisah. Sekarang 1 orang masuk, semua dicek.

*Masalah di lapangan:*
- Dokter Puskesmas di Depok: "Saya sudah 20 tahun begini, ngapain berubah jadi ILP?"
- Bidan Posyandu: "Dulu timbang saja, sekarang suruh skrining diabetes, hipertensi, jiwa?"

*Modul Coaching ILP (Dipakai BBPK):*

Jangan PPT 100 slide. Praktek langsung di Puskesmas:

*Skenario ILP:*
Ibu Ani, 35 tahun, bawa anak batuk ke Puskesmas. Dulu: Anaknya saja diobati. Sekarang ILP: 
- Anak: Ditimbang, imunisasi dicek
- Ibu: Ditensi, cek gula darah, cek lingkar perut (skrining obesitas), tanya rokok, tanya kesehatan jiwa.

*Coaching:*
- 1 hari di Puskesmas: Coach dampingi dokter, ubah alur pasien.
- Tools: Klaster ILP (Klaster 2 Ibu & Anak, Klaster 3 Dewasa & Lansia, Klaster 4 Penular & Kesling)

*Target Kemenkes 2025:* 10.000 Puskesmas harus ILP. Kalau tidak, dana BOK tidak cair.

2. COACHING PILAR 2 - LAYANAN RUJUKAN (RS & KJSU) - ANTI ANTRI

KJSU = Kanker, Jantung, Stroke, Uronefrologi. Ini yang bikin BPJS jebol.

*Modul Coaching:*
- *RSUD harus bisa KJSU, jangan rujuk semua ke RSCM.* RSUD Depok harus bisa pasang ring jantung, jangan rujuk ke Jakarta terus.
- Coaching dokter spesialis: On-the-job training di RS Vertikal (RSCM, Harapan Kita, Dharmais).

*Contoh Coaching:*
Dokter jantung RSUD belum bisa pasang ring. Coach dari RS Harapan Kita datang 3 bulan, operasi bareng.

3. COACHING PILAR 3 - KETAHANAN KESEHATAN (Surveilans & Bencana)

Ini belajar dari COVID.

*Coaching untuk Surveilans Puskesmas:*
- Dulu: Lapor penyakit seminggu sekali pakai kertas.
- Sekarang: *Wajib lapor 24 jam pakai SKDR & EWARS di HP.*
- Ada 1 kasus campak di SD Depok = harus lapor 24 jam, jangan tunggu KLB.

*Roleplay:*
> "Ada 5 anak di SD Tapos demam + bintik merah. Apa yang kamu lakukan?"

Jawaban SALAH: Tunggu besok.
Jawaban BENAR: Lapor SKDR hari itu, ambil sampel, investigasi.

4. COACHING PILAR 4 - PEMBIAYAAN (BPJS & ANTI FRAUD)

Ini yang bikin Kemenkes ribut dengan BPJS.

*Coaching Anti Fraud untuk RS & Puskesmas:*
- Jangan upcoding: Batuk biasa dikode pneumonia biar klaim BPJS besar.
- Jangan phantom billing: Pasien tidak datang tapi diklaim.

*Itu bisa pidana, dokter masuk penjara.*

5. COACHING PILAR 5 - SDM KESEHATAN (Nakes Paling Langka)

Indonesia kurang 100.000 dokter, 200.000 perawat.

*Coaching untuk Nakes:*
- *Burnout:* Perawat IGD RSUD kerja 12 jam, gaji kecil. Coaching: Bukan motivasi, tapi kasih jadwal istirahat, kasih insentif.
- *Distribusi:* Dokter tidak mau ke Papua. Coaching: Bikin beasiswa + insentif + jenjang karir.

*Program: Coaching Nurse Preceptor (Seperti di RSUD tadi)*

6. COACHING PILAR 6 - TEKNOLOGI (SATUSEHAT)

Semua Puskesmas & RS wajib pakai SATUSEHAT. Rekam medis elektronik.

*Masalah:* Dokter tua tidak bisa komputer. "Saya biasa tulis tangan, ngapain pakai SATUSEHAT?"

*Coaching:*
Jangan suruh IT yang ngajar. Suruh dokter muda yang sudah bisa SATUSEHAT coaching dokter senior 1-on-1.

- Praktek: Buka laptop, daftarkan 1 pasien bareng-bareng.

METODE COACHING KEMENKES YANG BERHASIL (Bukan Seminar di Hotel)

*1. Coaching di Puskesmas (Pendampingan - 70%)*

Tim BBPK Jakarta tidak ngajar di hotel. Mereka datang ke Puskesmas Beji Depok 3 hari:

- Hari 1: Lihat alur pasien, catat masalah
- Hari 2: Praktek ILP bareng-bareng
- Hari 3: Evaluasi

*2. Coaching dengan Data (Bukan Ceramah)*

Tampilkan data Puskesmas itu sendiri:

"Di Puskesmas Depok, 80% ibu hamil tidak skrining diabetes. Padahal itu penyebab bayi besar & kematian ibu. Ini datanya. Gimana kita perbaiki?"

Langsung nyes, bukan teori umum.

*3. Komunitas Belajar (Kombel) Nakes*

- Dokter Puskesmas se-Depok bikin grup WA: Sharing kasus sulit.
- Bidan Posyandu sharing: "Tadi ada ibu menolak imunisasi, saya jawab gini."

CONTOH RENCANA COACHING 1 BULAN (Untuk Dinkes Kota Depok / Puskesmas)
Minggu Fokus Metode Target
1 ILP - Integrasi Layanan Primer Pendampingan di Puskesmas 1 Puskesmas jadi percontohan ILP
2 SKDR & Surveilans + SATUSEHAT Praktek HP & Laptop Lapor 100% tepat waktu
3 Anti Fraud BPJS + Etika Case study dokter dipenjara Zero fraud
4 Burnout Nakes & Supervisi Curhat & solusi jadwal Nakes tidak resign




Sumber Pustaka:
James D Ogdon, Psikodiasnotik dan asesmen of personal at work,1968.

Kamis, 08 Oktober 2026

Rekrutmen Psikotes dan Wawancara PT Barito Pasific Groub

Rekrutmen PT Barito Pasific Groub 

PT Barito Pacific Tbk (IDX: BRPT) adalah perusahaan energi dan petrokimia terintegrasi terkemuka di Indonesia yang didirikan oleh Prajogo Pangestu pada tahun 1979 dan tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak 1993.

Profil Utama

• Kode Saham: BRPT (Sektor Barang Baku, Subsektor Barang Baku)
• Kantor Pusat: Wisma Barito Pacific Tower B, Lt. 9 (atau Wisma Barito Pacific II, Jl. Let. Jend. S. Parman Kav. 60, Jakarta 11410)
• Direktur Utama: Agus Salim Pangestu
• Komisaris Utama: Prajogo Pangestu

Anak Perusahaan Utama

• Chandra Asri Pacific (TPIA): Mengoperasikan fasilitas manufaktur dan cracker petrokimia terintegrasi di Indonesia.
• Barito Renewables Energy: Bergerak di sektor energi terbarukan melalui Star Energy (produsen panas bumi terbesar di Indonesia dan terbesar ketiga di dunia).

Alur Rekrutmen Barito Pacific (2025-2026)


Berdasarkan pola terbaru mereka:

1. Seleksi Administrasi (di Jobstreet / LinkedIn)

CV di screening sistem. Mereka prioritas: Teknik Kimia, Mesin, Elektro, K3, Geologi.

2. Tes Potensi Akademik (TPA) + Tes Kemampuan Dasar. Untuk menggali skill teknis.

- Matematika teknik, logika aritmatika
- Bahasa Inggris TOEFL model (Chandra Asri pakai minimal 450)
- Tes pengetahuan industri: basic petrokimia / geothermal

3. Assessment Center — Ini khas Barito

Barito pakai Assessment Center, tidak cuma psikotes kertas. Di tahap ini:

- Psikotes:
 CFIT, Kraepelin, PAPI Kostick, DISC

- LGD / FGD (Leaderless Group Discussion):
 Dikasih studi kasus pabrik, 6 orang diskusi 30 menit tanpa pemimpin. Dinilai leadership, teamwork. Ini yang gugur banyak.

- Studi Kasus Teknis:
 Misal "Reaktor bocor, apa SOP pertama?"

4. Psikotes Lanjutan + Wawancara HRD
Kalau di Barito Renewables urutannya:
 Wawancara HRD dulu baru psikotes. Tapi isinya sama:
- DISC test untuk kepribadian

5. Wawancara User + Wawancara Direksi

- Wawancara User (Manager Pabrik):
 Teknis dalam. "Jelaskan proses cracking di Chandra Asri", "Pernah handle H2S di geothermal?"
- Wawancara Direksi / Panel:
2-3 orang, kadang user + HRD + GM

Pertanyaan yang sering keluar (dari review Indeed 4 wawancara di PT BAP):

- Rating kesulitan: 4/10 (Sedang), lama proses 1 minggu, rating pengalaman 7/10

- Pertanyaan: "Kenapa mau di Barito?",
 "Tahan kerja di site Cilegon / Wayang Windu?", "Bersedia shift malam?"
- Untuk safety: "Apa yang kamu lakukan kalau lihat rekan tidak pakai APD di area pabrik?"

6. Medical Check-Up (MCU)
Lengkap + rontgen + narkoba. Untuk site wajib fit.

7. Offering

Perbedaan Psikotes Barito vs Salim:
 Salim (Indofood) Barito Pacific
Fokus Kecepatan & militansi kerja pabrik pangan Safety & stabilitas emosi (kerja di petrokimia bahaya)
Jebakan utama Pauli drop = gugur FGD diam atau dominan berlebihan = gugur
Nilai yang dicari Loyal, mau lembur Integritas, patuh SOP, safety-first

Tips Lolos Barito Pacific Group:

1. Untuk Psikotes:
- Di Kraepelin, stabilitas lebih penting dari kecepatan. Barito mau orang yang tidak panik saat jaga reaktor.

- Di PAPI/DISC: Jawab sebagai orang Dominan sedang, Compliance tinggi, Steadiness tinggi.  Artinya: tegas tapi patuh SOP.

2. Untuk FGD (kunci lolos Barito):
- Jangan diam, jangan ngot jadi pemimpin. Rumus: Buka diskusi 1x, sanggah 1x dengan data, rangkum 1x di akhir.
- Selalu sebut "safety" dan "SOP" - Barito tergila-gila sama safety.

3. Untuk Wawancara User:
- Wajib riset: Barito itu sekarang fokus ke transisi energi, Chandra Asri bikin pabrik CA-EDC, Star Energy adalah geothermal terbesar ke-3 di dunia.

- Kalau ditanya "Kenapa Barito?" Jawab: "Saya ingin berkontribusi di industri petrokimia & energi terbarukan terbesar di Indonesia, dan saya siap ditempatkan di site Cilegon / Sukabumi."



Sumber Pustaka:
James D Ogdon, Psikodiasnotik dan asesmen personal at work,1968.

Rabu, 07 Oktober 2026

Rekrutmen Pegawai di BPOM

Psikotes rekrutmen dan wawancara di BPOM 

BPOM adalah badan negara yang berwenang dalam pengawasan obat dan makanan,produk komestik di Indonesia.

Psikotes & Wawancara di BPOM itu paling beda dari TNI/Polri/Kejaksaan/Freeport.

Kalau Freeport cari Safety,  BPOM cari 2 hal: Integritas + Ketelitian. Karena kamu pegang izin obat, makanan, kosmetik - 1 salah loloskan = 270 juta rakyat keracunan.

Ini  contoh format terbaru  CPNS BPOM 2023/2024 & PPPK BPOM 2024 - untuk Pengawas Farmasi & Makanan (PFM), Apoteker, Analis, PFM Ahli.

ALUR SELEKSI BPOM


SKD (TWK, TIU, TKP) -> SKB (CAT BPOM + Psikotes + Wawancara + Praktek) -> Pemberkasan

Bobot terbaru: SKD 40% + SKB 60%  SKB BPOM = Psikotes 30% + Wawancara 30% + CAT Kompetensi Teknis 40% - jadi psikotes & wawancara penentu.

Lokasi: Pusdiklat BPOM, Jl. Percetakan Negara, Jakarta + UPT Balai BPOM di daerah (Medan, Surabaya, ).

1. PSIKOTES BPOM (Sehari Full)

Vendor: HIMPSI + Psikologi UI. Tesnya mirip BUMN Farmasi tapi lebih ke ketelitian.

A. Tes Kecerdasan (90 Menit)

1. CEFit / TIKI-T:  50 soal logika gambar. IQ min 110 untuk PFM Ahli.Tes ini berupa analog gambar untuk menggali persepsi spasial.

2. Kraepelin / Pauli (Tes Koran): 30 menit. 
    - Bedanya BPOM: Yang dilihat bukan kecepatan, tapi *KETELITIAN.* Salah hitung 10x = gugur. Karena kerja BPOM audit dokumen registrasi obat 500 halaman - tidak boleh salah 1 angka.
    - Pola lolos: Grafik STABIL, error <5%. Total 1800-2200 sudah aman. Tes ini menggali daya tahan, ketelitian, memori dan tanggung jawab.


B. Tes Kepribadian (Ini Kuncinya - 120 Menit)

1. PAPI Kostick + EPPS + Big 5:
    Profil yang dicari BPOM:

    - Teliti / Detail / Conscientiousness: HARUS TINGGI - ini nomor 1

    - Integritas / Compliance: TINGGI - tidak bisa disuap pabrik obat

    - Emosi Stabil: TINGGI

    - Keraguan / Need for Order: TINGGI

    - Risk Taker / Agresif: RENDAH

    Soal jebakan BPOM:

    > "Pabrik kosmetik teman dekat kamu mau daftar izin, tapi data uji lab kurang. Dia minta kamu bantu loloskan, nanti dia kasih fee 10 juta. Apa yang kamu lakukan?"

    > "Atasan suruh kamu percepat izin obat yang data klinisnya belum lengkap karena pabriknya sudah lobbying ke Kepala BPOM"

    Jawaban harus: Tolak, sesuai kode etik + UU.

2. Warteg + BAUM + DAP: 30 menit

    - Pohon: Gambar pohon mangga/beringin yang rimbun, akar kuat, detail. Jangan pohon pisang. Karena diintepretasi adalah jenis pohon lengkap yang ada akar, batang dan daun.

    - Orang: Gambar apoteker / analis pakai jas lab - tunjukkan kamu paham profesi.
Yang utama gambar lengkap ada kepala, badan,tangan dan kaki .

    - Wartegg: Jangan gambar aneh. Gambar lab, mikroskop, obat, timbangan analitik = nilai plus.

C. Tes Integritas & Anti Suap (Khusus BPOM)

Soal cerita 20 soal, ini yang bikin banyak apoteker gugur:

- "Kamu inspeksi pabrik jamu di Solo, pemilik kasih amplop 5 juta biar tidak usah cek gudang. Kamu butuh uang untuk biaya kuliah S2. Apa tindakan kamu?"

- "Kosmetik mengandung merkuri, tapi pabrik itu punya backing pejabat. Kamu ditekan untuk loloskan."

2. WAWANCARA BPOM (2 Panel - 30-45 Menit)

Ini yang paling menentukan. Panel:  Kepala Balai + Kabag SDM + Pejabat Fungsional PFM Senior + Psikolog.

A. Wawancara Kompetensi Teknis (20 Menit)*

Ditanya sesuai jabatan. Wajib hafal kalau tidak mau malu.

Untuk Pengawas Farmasi & Makanan (PFM) / Apoteker:

- "Apa itu CPOB? Sebutkan 12 aspek CPOB!"

- "Apa bedanya Obat Generik dan Obat Paten? Apa itu NIE?"

- "Bagaimana alur registrasi obat di BPOM? Apa itu e-Registrasi?"

- "Apa itu 4K: Keamanan, Khasiat, Mutu, Label? Jelaskan!"

- "Kosmetik mengandung hidrokuinon >2%, tindakan kamu?"

- "Apa itu CPKB? CPPB-IRT? Cara sampling makanan?"

- "Apa itu Farmakovigilans / MESO?"

*Untuk Analis Kimia / Pangan:*

- "Sebutkan metode analisis Rhodamin B di kerupuk!"

- "Apa itu KLT, HPLC, GC-MS? Kapan dipakai?"

- "Bagaimana validasi metode analisis?"

*Jawaban gugur:* Tidak hafal CPOB/CPKB, jawab "saya belum baca" - padahal itu dasar BPOM.

- "Apa itu Farmakovigilans / MESO?"

*Untuk Analis Kimia / Pangan:*

- "Sebutkan metode analisis Rhodamin B di kerupuk!"

- "Apa itu KLT, HPLC, GC-MS? Kapan dipakai?"

- "Bagaimana validasi metode analisis?"

*Jawaban gugur:* Tidak hafal CPOB/CPKB, jawab "saya belum baca" - padahal itu dasar BPOM.

B. Wawancara Integritas & Wawasan BPOM (15 Menit)

- "Kenapa mau di BPOM? Kenapa tidak di industri farmasi yang gaji 3x lipat?"

- "Siapa Kepala BPOM sekarang? Apa program prioritas BPOM 2024-2025? Apa itu BPOM Mobile?"

- "Apa itu Obat Ilegal / Palsu? Bagaimana cara berantasnya?"

- "Pabrik tempat kamu magang dulu kasih kamu hadiah, kamu jadi PFM yang audit pabrik itu. Kamu ambil atau tolak?"
- "Siap ditempatkan di Balai BPOM di perbatasan, Papua, atau pulau terpencil?"

Jawaban Emas BPOM (harus sebut):

> "Motivasi saya adalah perlindungan masyarakat sesuai visi BPOM: Obat dan Makanan Aman, Bermutu, dan Berdaya Saing. Saya siap menegakkan 3 pilar BPOM: Pengawasan Before-Market, During-Market, dan After-Market, serta menolak segala bentuk gratifikasi sesuai UU Tipikor dan Kode Etik PFM."

Triks Sebut *Tri Dharma Pengawasan Obat dan Makanan, SAKTI BPOM, dan Jargon: Profesional, Integritas, Kredibel.*

3 Kesalahan Fatal yang Bikin Gugur di BPOM

1. Kraepelin banyak salah hitung:
 Dianggap tidak teliti = tidak cocok jadi pengawas obat.

2. Tidak hafal CPOB/CPKB & Alur Registrasi: Dianggap tidak kompeten.

3. Jawaban integritas abu-abu:
 "Saya pertimbangkan dulu kalau disuap" - langsung TMS. Harus tegas TOLAK + LAPOR ke UPG (Unit Pengendalian Gratifikasi).

Simulasi Wawancara BPOM - Aku Jadi Kepala Balai BPOM

Aku sidang kamu sekarang:

> "Saudara dari A , sarjana Farmasi. Saudara audit pabrik kosmetik besar di Jakarta. Pabrik itu penyumbang PAD besar, backing-nya kuat. Hasil lab saudara temukan merkuri 10x lipat batas. Owner pabrik datang ke rumah saudara malam-malam bawa koper 200 juta, bilang 'ini buat anak sekolah, tolong lab-nya direvisi saja'. Atasan saudara juga telepon 'tolong dibantu ya'. Apa tindakan saudara dalam 2 menit? Sebutkan dasar hukum, kode etik, dan langkahnya!"*

Ini soal asli yang bikin 50% calon PFM gugur. Jawab "saya tolak" saja tidak cukup.

Sumber Pustaka:
James D Ogdon, Psikodiasnotik dan asesmen of personal at work,1968.

Rekrutmen Psikotes di PT Freeport Indonesia

Rekrutmen PT Freeport Indonesia 





Rekrutmen PTFreeport Indonesia meliputi administrasi, psikotes, tes kemampuan/game online, wawancara HRD, wawancara user, hingga Medical Check Up (MCU

Psikotes di PT Freeport Indonesia itu bukan psikotes TNI/Polri yang mencari mental tempur. 
Freeport cari 1 hal: Kamu betah, aman, dan tidak bikin orang lain mati di tambang.

Di Grasberg & Smelter Gresik, 1 kesalahan kecil = fatal. Jadi psikotesnya fokus Kesadaran Keselamatan + Daya Tahan Daerah Terpencil + SOP Kepatuhan.

Ini contoh format terbaru Psikotes PTFI - Freeport, Kontraktor Redpath, Chitra, dll 2024-2025.

Lokasi & Durasi Psikotes Freeport

Untuk Papua: Di Kuala Kencana, Timika / Online dari rumah

Untuk Smelter Gresik: Di Gresik / Surabaya / Online

-Durasi:Sehari penuh 08.00 - 15.00 (online: 3-4 jam)
-Sistem: Vendor Psikologi (Prosympac / Talenta) + Psikolog PTFI. Gugur = tidak melanjutkan wawancara pengguna.

6 TES PSIKOTES FREEPORT (Urutan Hari-H)


1. Tes TKD/IQ (CFIT+TIKI/IST) - 60 Menit
Beda sama BUMN. Soalnya logika gambar + angka + verbal Inggris. Intinya menggali analisis sintesis ,memori,fokus, kreativitas dan problem solving.

- 80-100 soal
- Nilai kelulusan tidak diumumkan, tapi:
    - Operator / Teknisi : IQ min 100
    - Staf / Insinyur / MT: IQ minimal 110-115

Contoh soal:
- Logika: 2, 4, 8, 16, ...
- Gambar: Rotasi kubus
- Lisan: "Keselamatan sama pentingnya dengan helm..."

2. Kraepelin / Pauli (Tes Koran) - 30-45 Menit - INI PALING MENENTUKAN karena mengukur daya tahan kerja, ketelitian yang menunjukkan tanggung jawab.

Kertas angka 1-9, dijumlahkan ke atas terus. 

Kenapa penting di Freeport? Di tambang bawah tanah kamu kerja 12 jam shift malam, monoton, ngantuk. Kalau grafik Kraepelin kamu anjlok di 10 menit terakhir = dianggap cepat lelah, mudah ngantuk = bahaya di tambang.

Pola lolos Freeport: Stabil atau NAIK di akhir. Total benar 1800-2500 untuk MT/Engineer, 1500+ untuk teknisi.
Pola gugur:  Grafik zig-zag kayak gunung, atau anjlok 20% di akhir.

Tips dari Psikolog PTFI: Jangan ngebut di 5 menit awal. Jaga tempo.

3. Tes Wartegg (8 Kotak) - 15 Menit
8 kotak kecil ada titik/garis. Lanjutkan jadi gambar.

Untuk Freeport, jangan gambar brutal:

Yang Aman:
- Kotak 1 (titik tengah): Matahari / Kompas / Target
- Kotak 2 (garis melengkung): Pohon / Helm safety / Buah
- Kotak 4 (kotak kecil): Gedung/Rumah/Kontainer
- Kotak 6 (2 garis): Tangga / Jembatan / Jalan Tambang
- Sambungkan gambar dengan tema tambang/keselamatan/tim kerja
- Isi setiap kotak penuh dan jangan keluar dari bingkai kotak.

Yang GUGUR di Freeport:
- Gambar tengkorak, darah, senjata, bom, simbol setan
- Gambar orang sendirian di pulau (dianggap tidak bisa kerja tim & rindu rumah)
- Gambar berantakan tidak jelas

4. BAUM (Gambar Pohon) & DAP (Gambar Orang)

- *Pohon: 
Gambar pohon mangga / beringin. Batang lurus, akar jelas, daun rimbun, buah, ada cabang cabang jelas.

 JANGAN gambar pohon pisang, kelapa, cemara, atau pohon mati. Di Freeport pohon pisang = rapuh, tidak stabil, karena dalam penelitian pohon adalah berakar , batang dan daun.

- Orang:
Gambar orang kerja pakai APD lengkap (helm, vest, sepatu safety). Ini trik lolos Freeport - menunjukkan kesadaran keselamatan. Jangan gambar stickman.

5. PAPI Kostick / EPPS  (Kepribadian - 200 Soal)

Pilih A atau B, tidak ada yang benar. Tapi bohong = ketahuan.

Profil yang dicari Freeport:
Tinggi Rendah
Kepatuhan SOP / Aturan Agresif / Suka jalur
Tim Kerja / Kerja Tim Individualistis
Hati-hati / Ceroboh Berhati-hati / Pengambil Resiko
Daya tahan / Stamina Mudah cemas / Rindu rumah
Keteraturan / Detail Berantakan

Jawaban GUGUR:
"Saya suka kerja cepat meski tidak aman", "Saya suka ambil risiko", "Saya tidak suka diatur", "Saya suka kerja sendiri".

Jawaban LOLOS :
"Saya patuh SOP, saya teliti, saya utamakan keselamatan, saya nyaman tim kerja, saya betah di daerah terpencil".

6. Uji Sikap Keselamatan & Uji Daerah Terpencil (Khusus Freeport - Tidak Ada di Perusahaan Lain)

Ini yang bikin beda.

*Contoh soal:*
- "Teman kamu tidak memakai sabuk pengaman di kendaraan ringan, kamu: A. Diam saja B. Tegur dan laporkan"
- "Supervisor suruh kamu kerja di ketinggian tanpa harness biar cepat selesai. Kamu: A. Ikuti biar cepat B. Tolak dan STOP Work"
- "Kamu di mess 2 minggu tidak ada sinyal, pacar marah-marah di WA sebelum berangkat. Kamu: A. Jadi tidak fokus kerja B. Tetap fokus kerja, komunikasi nanti saat off"

Jawaban harus selalu B - Safety First + STOP Work Authority.

Tes Tambahan Khusus Freeport (Setelah Psikotes)

- Tes Inggris (seperti TOEIC):* 40 soal tata bahasa & bacaan. Minimal 450 untuk teknisi, 550 untuk engineer/MT.

- Tes Buta Warna & Audiometri:  Karena kerja dengan kabel listrik & alat berat.

3 Penyebab Gugur Terbanyak Psikotes Freeport

1. Kraepelin anjlok di akhir = dianggap tidak tahan shift 12 jam

2. Warteg; gambar agresif / individualistis = dianggap tidak bisa bekerja tim di bawah tanah

3. PAPI Skala Risk Taker tinggi + Kepatuhan rendah = dianggap bahaya, suka langgar SOP



Yang paling gugurkan: Wawancara Pengguna + Keamanan.

JENIS WAWANCARA DI FREEPORT

Tahap 1: Wawancara HR (Online/Di Kuala Kencana - 30 menit)

Panel:
HR PTFI (biasanya orang Jakarta/Kuala Kencana)
Bahasa: 50% Indonesia, 50% Inggris. Wajib Inggris minimal pasif.

Contoh Pertanyaan Asli:

- "Ceritakan diri kamu, kenapa mau di Freeport, bukan di tambang lain yang dekat keluarga?"

- "Tahu Freeport itu kerja di mana? Tahu roster? Tahu ketinggian Tembagapura bisa bikin Hipoksia?"

- "Apa itu Keselamatan? 5 Prinsip Utama Freeport!"

- "Pernah kerja di ketinggian? Pernah kerja shift malam 12 jam?"

- "Kalau teman kerja tidak pakai APD, kamu tegur atau diam?"

- "Gaji ekspektasi berapa? Tahu sistem roster 2:2 / 3:1?"

- "Keluarga izin tidak kalau kamu 1 bulan di gunung tidak ada sinyal?"

Jawaban GUGUR HR:
- "Saya mau gaji besar" (Freeport anti uang berorientasi, maunya berorientasi keselamatan)

- "Saya belum tahu Freeport di mana, tapi mau coba" = dianggap tidak melakukan penelitian

- Tidak tahu RISIKO FATAL Freeport.

Jawaban Lolos HR:
> "Saya tahu Freeport adalah tambang bawah tanah & Grasberg di ketinggian 4.200 mdpl dengan risiko fatal tinggi. Motivasi saya adalah belajar keselamatan karir kelas dunia dan jangka panjang. Saya siap roster 2 minggu di lokasi, 2 minggu libur, dan patuh pada Cardinal Rules."

Wajib Hafal - 10 RISIKO FATAL PTFI (Ditanya 90% wawancara):
1. Jatuh dari ketinggian
2. Alat berat / Interaksi Kendaraan Ringan
3. Longsor / Kegagalan Tanah
4. ledakan / Peledakan
5. Listrik
6. Ruang Terbatas
7. Bahan kimia berbahaya
8. Benda Terjatuh

Tahap 2: Wawancara Pengguna / Teknis (Penentu - 45-60 menit)

Panel: Superintendent / Manager bule + lokal (Penggunaan langsung, misal: Maintenance, Mining, Processing, HSE)
Bahasa: 80% Inggris kalau manajer bule.

Ini neraka. Tanyakan teknis sampai detail + keselamatan.

Kontak per posisi:

A. Untuk Fresh Graduate / MT (Management Trainee):

- "Jelaskan skripsi kamu dalam 2 menit bahasa Inggris!"

- "Kalau ada konflik di tim, kamu sebagai leader gimana?"

- "Sebutkan contoh kamu menerapkan keselamatan di kampus/magang?"

- "Freeport itu -5 derajat di malam hari, kamu dari Depok yang panas, bisa adaptasi?"

B.Untuk Teknik / Pemeliharaan / Elektrik / Tambang (SMK/D3/S1):

- "Apa bedanya MCB dan MCCB? bayangan SOP LOTO!"

- "Apa itu JSA / JSEA? Coba buat JSA ganti ban Haul Truck!"

- "Kalau ada kebocoran H2S di smelter Gresik, langkah pertama apa?"

- "Apa itu Take 5? Apa itu STOP Work Authority?"

- "Pernah kerja di ketinggian? Pernah pakai SCBA?"

C. Untuk HSE / Safety (Posisi paling ketat):

- "Apa itu ICAM? Apa bedanya dengan 5 Mengapa?"

- "Apa itu Aktivitas Berisiko Tinggi di Freeport?"

- "Kalau manager suruh kerja cepat tapi tidak aman, kamu ikuti?"

Jawaban Emas Freeport (KESELAMATAN PERTAMA):

> "Keselamatan adalah prioritas utama saya. Saya akan mengizinkan Otoritas Penghentian Kerja. Tidak ada pekerjaan yang begitu penting sehingga kita tidak dapat meluangkan waktu untuk mengerjakannya dengan aman. Saya akan menghentikan pekerjaan, melapor kepada supervisor, dan membuat JSA (Analisis Keselamatan Kerja) lagi."

Kalimat itu wajib. Di Freeport, kamu yang berani STOP kerjaan tidak aman = dipromosi, tidak dipecat.

Tahap 3: Wawancara Psikologi (Khusus posisi tertentu)

Hampir mirip psikotes BUMN: Kraepelin, Wartegg, EPPS, tapi fokus *daya tahan di daerah terpencil & tidak rindu kampung halaman.*

Pertanyaan yang terperangkap:
- "Pernah merantau jauh dari orang tua berapa lama? Pernah nangis karena kangen rumah?"
- "Kalau di situs tidak ada sinyal 2 minggu, tidak bisa hubungi pacar/istri, kamu gimana?"
- "Pernah bertanya? Pernah minum alkohol di mess?"

3 Alasan Gugur Terbanyak di Wawancara Freeport

1. *Tidak tahu KESELAMATAN & Aturan Utama* - 70% gugur di sini
2. *Tidak siap roster & remote* - Jawab "saya tidak beta jauh dari keluarga"
3. *Bahasa Inggris 0* - Pengguna bule, diameter kamu = TMS

Simulasi Wawancara Pengguna Freeport - Aku Jadi Inspektur

Saya menjadi Manager Underground Mining (bule + penerjemah):

> *"Oke, kamu dari Depok, kota panas. Tembagapura berada di ketinggian 4.200 meter, dingin, oksigen sedikit, tidak ada mal, tidak ada sinyal selama 2 minggu. Temanmu tidak memakai sabuk pengaman di ketinggian 20 meter karena katanya 'cuma sebentar'. Kamu juniornya. Apa yang akan kamu lakukan? Jawab dalam bahasa Inggris, 1 menit."*

Ini soal asli yang bikin banyak orang Indonesia gugur karena sungkan negur senior.

Sumber Pustaka:
James D Ogdon, Psikodiasnotik dan asesmen of personal at work,1968

Selasa, 06 Oktober 2026

Psikotes rekrutmen dan wawancara di Kejaksaan

Psikotes dan wawancara rekrutmen di Kejaksaan 


Psikotes & Wawancara di Kejaksaan RI paling berbeda dari TNI/Polri/BUMN. Kalau TNI/Polri cari mental tempur, Kejaksaan cari Integritas + Anti Suap + Tahan Tekanan Perkara Korupsi.

Ini contoh format terbaruCPNS Kejaksaan RI 2023/2024, PPPK Kejaksaan, dan Pengamanan Rekrutmen Jaksa.

Kejaksaan ada 2 jalur:

1. Calon Jaksa (S1 Hukum) - paling ketat
2. Tata Usaha / Pengawal Tahanan / pengemudi / Pranata Barang Bukti (SMA/S1)

ALUR SELEKSI KEJAKSAAN


SKD (TWK, TIU, TKP) -> 
SKB (Psikotes + Wawancara + Kesehatan + Praktek Kerja) ->
 Pantukhir Kejagung

Bobot: SKD 40% + SKB 60% (Psikotes & Wawancara = 60% penentu lolos )

1. PSIKOTES KEJAKSAAN (2 Hari)

Lokasi: Pusdiklat Kejaksaan, Ragunan / di Kejati masing-masing. 
Diuji langsung oleh Pusat Psikologi TNI AD / HIMPSI (bukan psikolog swasta).

Tesnya:

A. Tes Kecerdasan & Daya Tahan (Hari 1 Pagi)
- IST (Tes Intelligenz Struktur): 9 subtes, 120 soal. Versi lebih susah dari TKD BUMN. Ada analogi hukum.

Kraepelin/Pauli: 45 menit. Sama kayak TNI. 

-Grafik harus stabil naik. Jaksa yang tidak tahan baca berkas 500 halaman = gugur.

 CEFIT/ Wartegg / Baum / DAP:
 Gambar pohon + orang + 8 kotak. Sama kayak TNI/Polri.

B. Tes Kepribadian & Integritas (Hari 1 Siang - Ini Kuncinya)

- *MMPI-2 (567 soal) + PAPI Kostick + EPPS: Cari 3 hal:

  1. Integritas & Anti Korupsi:
 Skala L (bohong), Skala Kejujuran, anti suap
   
 2. Stabilitas Emosi:
Jaksa sidang lawan pengacara hebat, harus tidak mudah emosi
    
3. Dominasi & Ketegasan:
Tidak boleh minder di depan koruptor

- Tes Korupsi / Grafis (Khusus Kejaksaan): 

Kadang ada soal cerita:
  > "Kamu Jaksa. Tersangka korupsi kasih kamu 1 Miliar supaya tuntutan ringan. Keluargamu butuh uang untuk operasi ibu. Apa yang kamu lakukan?"

Jawaban "Saya tolak" saja tidak cukup. Harus menyebut UU Tipikor, Kode Etik Jaksa, dan lapor ke Jamwas.

C. Diskusi Kelompok Tanpa Pemimpin (LGD) - Khusus Calon Jaksa

- 6 orang diskusi kasus: "Bagaimana menangani kasus korupsi dana desa 500 juta dengan bukti minimal?"

- Dinilai: Logika hukum, etika, tidak memotong orang, kepemimpinan.

2. WAWANCARA KEJAKSAAN (2 Jenis)

Wawancara 1: Wawancara Psikologi (30 Menit - 1 on 1 dengan Psikolog)

Sudah memegang hasil MMPI kamu.

Contoh Pertanyaan asli 2023:

- "Kenapa mau jadi Jaksa / di Kejaksaan? Mau kaya dari perkara?"

- "Pernah nyontek? Pernah berbohong ke orang tua? Pernah pungli?"

- "Kalau atasan (Kajari) suruh kamu hentikan kasus korupsi karena pelakunya teman Kajari, kamu ikut atau lawan?"

- "Punya utang pinjol / judi online? Punya pacar? Pernah hubungan intim di luar nikah? Kami cek BI Checking & sosmed."

- "Kalau kamu menangani kasus keluarga kamu sendiri yang korupsi, kamu mundur atau tetap tangani?"

- "Apa kelemahanmu? Jangan jawab 'perfeksionis' - itu jawaban bohong."

Jawaban GUGUR:
- Motivasi "Gaji besar, gagah pakai seragam Jaksa"

- Jawab "Saya akan mengikuti perintah atasan meski salah" = gugur (Jaksa harus punya kemerdekaan)

- Ada riwayat pinjol, judol, perselingkuhan = TMS Keutuhan.

Jawaban LOLOS (Tri Krama Adhyaksa):

> "Saya ingin menegakkan hukum dengan Tri Krama Adhyaksa: 
Satya, Adhi, Wicaksana. Jika ada perintah yang bertentangan dengan hukum, saya akan laporkan ke Jamwas sesuai Perja No. 067/2007 tentang Kode Perilaku Jaksa."

Wawancara 2: 

Wawancara Pengguna / Pantukhir Kejaksaan Agung (Panel 5-6 Jaksa Senior)

Panel:*
Jaksa Agung Muda (JAM), Kepala Kejati, Kabag Kepegawaian, Jaksa Senior
Waktu: 10-15 menit
Bahasa: Campur hukum + etika

Contoh Pertanyaan Asli:

1. Hukum Pidana:

        - "Apa bedanya Jaksa dan Hakim? Apa itu Surat Dakwaan?"

        - "Sebutkan asas-asas hukum pidana! Apa itu asas legalitas?"

        - "Apa itu Restorative Justice menurut Perja 15/2020?"

        - "Kasus korupsi di bawah 50 juta, bisa RJ tidak?"

2. Integritas & Tekanan:

        - "Tersangka adalah anggota DPR, dia telepon Jaksa Agung untuk bebaskan dia. Kamu sebagai Jaksa bawahan diintimidasi, bagaimana?"

        - "Berapa gaji Jaksa pertama? Cukup tidak? Kalau ditawari suap 100 juta, cukup tidak gaji kamu?"

3. Wawasan Kejaksaan:

        - "Siapa Jaksa Agung sekarang? Apa program Kejaksaan sekarang? Apa itu Jaksa Masuk Sekolah?"

        - "Apa bedanya Kejaksaan dan KPK? Kenapa tidak daftar KPK saja?"

        - "Siap ditempatkan di daerah terpencil, Papua, perbatasan?"

Bocoran 3 Kasus Gugur Terbanyak di Kejaksaan 2023

1. MMPI Skala L Tinggi (Bohong):
 Ngaku tidak pernah marah, tidak pernah berbohong = dianggap tidak jujur ​​= TMS

2. BI Checking jelek:
Ada pinjol, judol, paylater nunggak = TMS Integritas (dianggap mudah disuap)

3. Wawancara: 
Tidak paham Restorative Justice & tidak hafal Tri Krama Adhyaksa + Doktrin Jaksa

Tri Krama Adhyaksa (Wajib Hafal Luar Kepala):
SATYA - ADHI - WICAKSANA

Doktrin Kejaksaan:
"Pancasila adalah dasar negara dan Jaksa adalah pelaksana penegakan hukum yang merdeka"

Simulasi Wawancara Kejaksaan - Aku Jadi JAM Pidum

Aku sidang kamu:

> "Saudara A, sarjana hukum. Saudara tahu gaji Jaksa pertama cuma 5-6 juta, tapi menangani kasus korupsi triliunan. Teman saudara jadi pengacara koruptor, penghasilan 200 juta per. Saudara menangani kasus, teman saudara datang bawa koper isi 500 juta minta tuntutan ringan. Koper itu bisa buat lunas rumah ibu saudara. Apa yang saudara lakukan dalam 1 menit? menjelaskan dasar hukum dan kode etiknya!"

Ini soal yang membuat 40% calon Jaksa gugur. Jawab "saya tolak" saja tidak cukup.

Jawab harus lengkap disertakan Penyediaan pasal dan kode etik.

Sumber Pustaka:
James D Ogdon, Psikodiasnotik dan asesmen personal at work,1968.