ilmu2hrd.blogspot.com

Pages

Rabu, 07 Oktober 2026

Rekrutmen Psikotes di PT Freeport Indonesia

Rekrutmen PT Freeport Indonesia 





Rekrutmen PTFreeport Indonesia meliputi administrasi, psikotes, tes kemampuan/game online, wawancara HRD, wawancara user, hingga Medical Check Up (MCU

Psikotes di PT Freeport Indonesia itu bukan psikotes TNI/Polri yang mencari mental tempur. 
Freeport cari 1 hal: Kamu betah, aman, dan tidak bikin orang lain mati di tambang.

Di Grasberg & Smelter Gresik, 1 kesalahan kecil = fatal. Jadi psikotesnya fokus Kesadaran Keselamatan + Daya Tahan Daerah Terpencil + SOP Kepatuhan.

Ini contoh format terbaru Psikotes PTFI - Freeport, Kontraktor Redpath, Chitra, dll 2024-2025.

Lokasi & Durasi Psikotes Freeport

Untuk Papua: Di Kuala Kencana, Timika / Online dari rumah

Untuk Smelter Gresik: Di Gresik / Surabaya / Online

-Durasi:Sehari penuh 08.00 - 15.00 (online: 3-4 jam)
-Sistem: Vendor Psikologi (Prosympac / Talenta) + Psikolog PTFI. Gugur = tidak melanjutkan wawancara pengguna.

6 TES PSIKOTES FREEPORT (Urutan Hari-H)


1. Tes TKD/IQ (CFIT+TIKI/IST) - 60 Menit
Beda sama BUMN. Soalnya logika gambar + angka + verbal Inggris. Intinya menggali analisis sintesis ,memori,fokus, kreativitas dan problem solving.

- 80-100 soal
- Nilai kelulusan tidak diumumkan, tapi:
    - Operator / Teknisi : IQ min 100
    - Staf / Insinyur / MT: IQ minimal 110-115

Contoh soal:
- Logika: 2, 4, 8, 16, ...
- Gambar: Rotasi kubus
- Lisan: "Keselamatan sama pentingnya dengan helm..."

2. Kraepelin / Pauli (Tes Koran) - 30-45 Menit - INI PALING MENENTUKAN karena mengukur daya tahan kerja, ketelitian yang menunjukkan tanggung jawab.

Kertas angka 1-9, dijumlahkan ke atas terus. 

Kenapa penting di Freeport? Di tambang bawah tanah kamu kerja 12 jam shift malam, monoton, ngantuk. Kalau grafik Kraepelin kamu anjlok di 10 menit terakhir = dianggap cepat lelah, mudah ngantuk = bahaya di tambang.

Pola lolos Freeport: Stabil atau NAIK di akhir. Total benar 1800-2500 untuk MT/Engineer, 1500+ untuk teknisi.
Pola gugur:  Grafik zig-zag kayak gunung, atau anjlok 20% di akhir.

Tips dari Psikolog PTFI: Jangan ngebut di 5 menit awal. Jaga tempo.

3. Tes Wartegg (8 Kotak) - 15 Menit
8 kotak kecil ada titik/garis. Lanjutkan jadi gambar.

Untuk Freeport, jangan gambar brutal:

Yang Aman:
- Kotak 1 (titik tengah): Matahari / Kompas / Target
- Kotak 2 (garis melengkung): Pohon / Helm safety / Buah
- Kotak 4 (kotak kecil): Gedung/Rumah/Kontainer
- Kotak 6 (2 garis): Tangga / Jembatan / Jalan Tambang
- Sambungkan gambar dengan tema tambang/keselamatan/tim kerja
- Isi setiap kotak penuh dan jangan keluar dari bingkai kotak.

Yang GUGUR di Freeport:
- Gambar tengkorak, darah, senjata, bom, simbol setan
- Gambar orang sendirian di pulau (dianggap tidak bisa kerja tim & rindu rumah)
- Gambar berantakan tidak jelas

4. BAUM (Gambar Pohon) & DAP (Gambar Orang)

- *Pohon: 
Gambar pohon mangga / beringin. Batang lurus, akar jelas, daun rimbun, buah, ada cabang cabang jelas.

 JANGAN gambar pohon pisang, kelapa, cemara, atau pohon mati. Di Freeport pohon pisang = rapuh, tidak stabil, karena dalam penelitian pohon adalah berakar , batang dan daun.

- Orang:
Gambar orang kerja pakai APD lengkap (helm, vest, sepatu safety). Ini trik lolos Freeport - menunjukkan kesadaran keselamatan. Jangan gambar stickman.

5. PAPI Kostick / EPPS  (Kepribadian - 200 Soal)

Pilih A atau B, tidak ada yang benar. Tapi bohong = ketahuan.

Profil yang dicari Freeport:
Tinggi Rendah
Kepatuhan SOP / Aturan Agresif / Suka jalur
Tim Kerja / Kerja Tim Individualistis
Hati-hati / Ceroboh Berhati-hati / Pengambil Resiko
Daya tahan / Stamina Mudah cemas / Rindu rumah
Keteraturan / Detail Berantakan

Jawaban GUGUR:
"Saya suka kerja cepat meski tidak aman", "Saya suka ambil risiko", "Saya tidak suka diatur", "Saya suka kerja sendiri".

Jawaban LOLOS :
"Saya patuh SOP, saya teliti, saya utamakan keselamatan, saya nyaman tim kerja, saya betah di daerah terpencil".

6. Uji Sikap Keselamatan & Uji Daerah Terpencil (Khusus Freeport - Tidak Ada di Perusahaan Lain)

Ini yang bikin beda.

*Contoh soal:*
- "Teman kamu tidak memakai sabuk pengaman di kendaraan ringan, kamu: A. Diam saja B. Tegur dan laporkan"
- "Supervisor suruh kamu kerja di ketinggian tanpa harness biar cepat selesai. Kamu: A. Ikuti biar cepat B. Tolak dan STOP Work"
- "Kamu di mess 2 minggu tidak ada sinyal, pacar marah-marah di WA sebelum berangkat. Kamu: A. Jadi tidak fokus kerja B. Tetap fokus kerja, komunikasi nanti saat off"

Jawaban harus selalu B - Safety First + STOP Work Authority.

Tes Tambahan Khusus Freeport (Setelah Psikotes)

- Tes Inggris (seperti TOEIC):* 40 soal tata bahasa & bacaan. Minimal 450 untuk teknisi, 550 untuk engineer/MT.

- Tes Buta Warna & Audiometri:  Karena kerja dengan kabel listrik & alat berat.

3 Penyebab Gugur Terbanyak Psikotes Freeport

1. Kraepelin anjlok di akhir = dianggap tidak tahan shift 12 jam

2. Warteg; gambar agresif / individualistis = dianggap tidak bisa bekerja tim di bawah tanah

3. PAPI Skala Risk Taker tinggi + Kepatuhan rendah = dianggap bahaya, suka langgar SOP



Yang paling gugurkan: Wawancara Pengguna + Keamanan.

JENIS WAWANCARA DI FREEPORT

Tahap 1: Wawancara HR (Online/Di Kuala Kencana - 30 menit)

Panel:
HR PTFI (biasanya orang Jakarta/Kuala Kencana)
Bahasa: 50% Indonesia, 50% Inggris. Wajib Inggris minimal pasif.

Contoh Pertanyaan Asli:

- "Ceritakan diri kamu, kenapa mau di Freeport, bukan di tambang lain yang dekat keluarga?"

- "Tahu Freeport itu kerja di mana? Tahu roster? Tahu ketinggian Tembagapura bisa bikin Hipoksia?"

- "Apa itu Keselamatan? 5 Prinsip Utama Freeport!"

- "Pernah kerja di ketinggian? Pernah kerja shift malam 12 jam?"

- "Kalau teman kerja tidak pakai APD, kamu tegur atau diam?"

- "Gaji ekspektasi berapa? Tahu sistem roster 2:2 / 3:1?"

- "Keluarga izin tidak kalau kamu 1 bulan di gunung tidak ada sinyal?"

Jawaban GUGUR HR:
- "Saya mau gaji besar" (Freeport anti uang berorientasi, maunya berorientasi keselamatan)

- "Saya belum tahu Freeport di mana, tapi mau coba" = dianggap tidak melakukan penelitian

- Tidak tahu RISIKO FATAL Freeport.

Jawaban Lolos HR:
> "Saya tahu Freeport adalah tambang bawah tanah & Grasberg di ketinggian 4.200 mdpl dengan risiko fatal tinggi. Motivasi saya adalah belajar keselamatan karir kelas dunia dan jangka panjang. Saya siap roster 2 minggu di lokasi, 2 minggu libur, dan patuh pada Cardinal Rules."

Wajib Hafal - 10 RISIKO FATAL PTFI (Ditanya 90% wawancara):
1. Jatuh dari ketinggian
2. Alat berat / Interaksi Kendaraan Ringan
3. Longsor / Kegagalan Tanah
4. ledakan / Peledakan
5. Listrik
6. Ruang Terbatas
7. Bahan kimia berbahaya
8. Benda Terjatuh

Tahap 2: Wawancara Pengguna / Teknis (Penentu - 45-60 menit)

Panel: Superintendent / Manager bule + lokal (Penggunaan langsung, misal: Maintenance, Mining, Processing, HSE)
Bahasa: 80% Inggris kalau manajer bule.

Ini neraka. Tanyakan teknis sampai detail + keselamatan.

Kontak per posisi:

A. Untuk Fresh Graduate / MT (Management Trainee):

- "Jelaskan skripsi kamu dalam 2 menit bahasa Inggris!"

- "Kalau ada konflik di tim, kamu sebagai leader gimana?"

- "Sebutkan contoh kamu menerapkan keselamatan di kampus/magang?"

- "Freeport itu -5 derajat di malam hari, kamu dari Depok yang panas, bisa adaptasi?"

B.Untuk Teknik / Pemeliharaan / Elektrik / Tambang (SMK/D3/S1):

- "Apa bedanya MCB dan MCCB? bayangan SOP LOTO!"

- "Apa itu JSA / JSEA? Coba buat JSA ganti ban Haul Truck!"

- "Kalau ada kebocoran H2S di smelter Gresik, langkah pertama apa?"

- "Apa itu Take 5? Apa itu STOP Work Authority?"

- "Pernah kerja di ketinggian? Pernah pakai SCBA?"

C. Untuk HSE / Safety (Posisi paling ketat):

- "Apa itu ICAM? Apa bedanya dengan 5 Mengapa?"

- "Apa itu Aktivitas Berisiko Tinggi di Freeport?"

- "Kalau manager suruh kerja cepat tapi tidak aman, kamu ikuti?"

Jawaban Emas Freeport (KESELAMATAN PERTAMA):

> "Keselamatan adalah prioritas utama saya. Saya akan mengizinkan Otoritas Penghentian Kerja. Tidak ada pekerjaan yang begitu penting sehingga kita tidak dapat meluangkan waktu untuk mengerjakannya dengan aman. Saya akan menghentikan pekerjaan, melapor kepada supervisor, dan membuat JSA (Analisis Keselamatan Kerja) lagi."

Kalimat itu wajib. Di Freeport, kamu yang berani STOP kerjaan tidak aman = dipromosi, tidak dipecat.

Tahap 3: Wawancara Psikologi (Khusus posisi tertentu)

Hampir mirip psikotes BUMN: Kraepelin, Wartegg, EPPS, tapi fokus *daya tahan di daerah terpencil & tidak rindu kampung halaman.*

Pertanyaan yang terperangkap:
- "Pernah merantau jauh dari orang tua berapa lama? Pernah nangis karena kangen rumah?"
- "Kalau di situs tidak ada sinyal 2 minggu, tidak bisa hubungi pacar/istri, kamu gimana?"
- "Pernah bertanya? Pernah minum alkohol di mess?"

3 Alasan Gugur Terbanyak di Wawancara Freeport

1. *Tidak tahu KESELAMATAN & Aturan Utama* - 70% gugur di sini
2. *Tidak siap roster & remote* - Jawab "saya tidak beta jauh dari keluarga"
3. *Bahasa Inggris 0* - Pengguna bule, diameter kamu = TMS

Simulasi Wawancara Pengguna Freeport - Aku Jadi Inspektur

Saya menjadi Manager Underground Mining (bule + penerjemah):

> *"Oke, kamu dari Depok, kota panas. Tembagapura berada di ketinggian 4.200 meter, dingin, oksigen sedikit, tidak ada mal, tidak ada sinyal selama 2 minggu. Temanmu tidak memakai sabuk pengaman di ketinggian 20 meter karena katanya 'cuma sebentar'. Kamu juniornya. Apa yang akan kamu lakukan? Jawab dalam bahasa Inggris, 1 menit."*

Ini soal asli yang bikin banyak orang Indonesia gugur karena sungkan negur senior.

Sumber Pustaka:
James D Ogdon, Psikodiasnotik dan asesmen of personal at work,1968

Tidak ada komentar: