ilmu2hrd.blogspot.com

Pages

Minggu, 25 Oktober 2026

Rekrutmen di PT Garuda Indonesia Airways

 Rekrutmen PT GIA

Proses rekrutmen dan seleksi di PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk wajib dilakukan secara daring melalui situs resmi Career Garuda Indonesia. Garuda Indonesia tidak pernah menerima lamaran melalui email atau dokumen fisik, serta seluruh proses seleksi bersifat gratis (tidak dipungut biaya).

Aturan dan Ketentuan Umum

• Kanal Resmi: Pendaftaran hanya melalui Career Garuda Indonesia.
• Bebas Biaya: Manajemen menegaskan tidak ada pungutan biaya apapun dalam seluruh tahapan seleksi.
• Pengumuman Hasil: Informasi lolos atau tidaknya seleksi dikirim langsung melalui email resmi recruitment@garuda-indonesia.com atau fa.recruitment@garuda-indonesia.com.

Ini pola 2024-2025 untuk *Flight Attendant, Ground Staff, Management Trainee (MT), dan Pilot.*

1. REKRUTMEN GARUDA INDONESIA

Garuda tidak lewat BUMN Bersatu terus. Sering buka langsung di website *career.garuda-indonesia.com* dan walk-in interview di Lion Building / Garuda Training Center Duri.

*Tahapan umum (7 tahap, gugur 1 gugur semua):*

*Tahap 1: Administrasi Online*
- FA: Tinggi min 160 cm (wanita), 170 cm (pria), berat proporsional, tidak berkacamata, tidak berjerawat, gigi tidak behel. Usia 18-27.
- Ground Staff / MT: S1 minimal, IPK 3.00, TOEIC 550+, Bahasa Inggris wajib.

*Tahap 2: Tes Penampilan & Tinggi Badan (Khusus FA)*
Ini bukan diskriminasi, tapi aturan keselamatan FAA & CASR. Harus bisa jangkau overhead bin 212 cm.
- Cek kulit (tato tidak boleh terlihat seragam), bekas luka, cara jalan, senyum.

*Tahap 3: Psikotes + Bahasa Inggris (TOEIC Style)*
- Psikotes: EPPS, Kraepelin, Gambar. Cari yang ekstrovert, stabil emosi, tidak gampang panik.
- English: Listening & Grammar. Garuda = 5-star airline, penumpang bule 40%.

*Tahap 4: Wawancara HR + User + Pantukhir*

*Tahap 5: Medex (Medical Examination) - PALING BANYAK GUGUR*
Cek lengkap di RS Mitra Kemayoran: darah, jantung, gigi, THT, mata minus tidak boleh >3, skoliosis, varises. Biaya sendiri Rp 1,5 - 2,5 jt.

*Tahap 6: Background Check & Safety*
Cek SKCK, medsos. Kalau pernah foto mabuk / tato vulgar di IG = gugur.

*Tahap 7: Training - Garuda Training Center (GTC)*
3-6 bulan, tidak digaji, bayar sendiri sebagian (untuk FA dulu bayar Rp 20-30 jt, sekarang subsidi). Lulus training baru kontrak.

2. WAWANCARA GARUDA - 3 HAL YANG DIUJI

Bukan tanya IPK. Mereka uji *Service Mindset.*

*A. Wawancara HR - "Tell me about a time..."*

Pertanyaan favorit:

> "Ceritakan saat kamu hadapi customer yang sangat marah, apa yang kamu lakukan?"

Jawaban SALAH: "Saya jelaskan aturannya."
Jawaban BENAR Garuda: Model *HEART* (sama seperti Kemensos tapi versi Airline)

- *Hear:* Dengarkan, jangan potong
- *Empathize:* "Saya paham Bapak kecewa ketinggalan pesawat"
- *Apologize:* "Mohon maaf atas ketidaknyamanannya"
- *Resolve:* Tawarkan solusi
- *Thank:* Terima kasih sudah setia Garuda

> "Kenapa mau jadi pramugari Garuda, bukan Lion / AirAsia?"

JANGAN jawab: "Karena Garuda gajinya besar, bisa ke luar negeri".
Jawab: "Karena Garuda adalah flag carrier Indonesia, saya ingin mewakili keramahan Indonesia di mata dunia..."

*B. Wawancara Bahasa Inggris & Roleplay*

Langsung disuruh roleplay:

"Penumpang bisnis di CGK-SIN marah karena bagasi hilang, kamu FA, apa yang kamu katakan dalam bahasa Inggris?"

Mereka cek: senyum, kontak mata, bahasa tubuh, grammar, bukan hafalan.

*C. Wawancara User / Pantukhir (Board)*

Ditanya: Kesediaan ditempatkan, kesiapan kerja shift, tidak menikah dalam 2 tahun pertama (untuk FA), tidak hamil.

Ini jebakan seperti Kemenkeu: Kalau ragu ditempatkan = gugur.

Coaching di Darat (Ground Staff & MT) - ON TIME PERFORMANCE (OTP)


Garuda rugi Rp 500 juta kalau 1 pesawat delay 1 jam.

Coaching:

*1. OTP Coaching:*
- Ground handling harus 35 menit: penumpang turun, cleaning, catering, boarding. Telat 1 menit = coaching langsung.
- Tools: Delay code - siapa penyebab delay, dicatat.

*2. Service Recovery:*

- Pesawat delay, penumpang marah di gate. Staff tidak boleh bilang "Tunggu saja".
- Wajib: Info tiap 15 menit, kasih makan, opsi rebooking.

*3. Coaching MT Garuda - Future Leader:*

MT Garuda diputar 6 bulan di 4 direktorat: Operasi, Niaga, Teknik, Keuangan. Tiap rotasi ada coach VP.

Tugas: Bikin improvement project - misal "Bagaimana kurangi keterlambatan bagasi di CGK 10%?"

BEDA GARUDA DENGAN MASKAPAI LAIN
Aspek Garuda Lion / LCC
Rekrutmen Safety + Image + Service Cepat, kuantitas
Wawancara Bahasa Inggris full, roleplay Bahasa Indonesia
Coaching SOP ketat, image control Fleksibel

Sumber Pustaka:
James D Ogdon, Psikodiasnotik dan asesmen of the personal at work,1968

Sabtu, 24 Oktober 2026

Rekrutmen di Bank Mandiri

Seleksi masuk calon Pegawai Bank Mandiri 


Proses rekrutmen dan wawancara di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk meliputi beberapa tahapan resmi sesuai informasi dari FAQ Mandiri Karir: [1]
Tahapan Rekrutmen Bank Mandiri

  • Registrasi Online: 
  • Pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal resmi atau partner rekrutmen Bank Mandiri (seperti Talentik atau aplikasi lowongan BUMN). Cari menu Karir agar tahu persis dan web resmi perusahaan.
  • Seleksi Administrasi:
  • Pemeriksaan kelengkapan dokumen, kualifikasi pendidikan apakah linier dengan skill yang dibutuhkan atau tidak, usia apakah masih produktif jika lolos, serta persyaratan khusus (seperti pas foto full body atau video singkat pencapaian). 
  • Tes Psikometrik / Psikotes: 
  • Menggunakan sistem tes kemampuan (seperti tes SHL untuk logika, numerik, dan verbal) dengan batasan waktu yang ketat. Aspek Verbal mengungkapkan kemampuan mengolah informasi komunikasi dan penyesuaian diri, sedang aspek non verbal mengolah memori dan analisa kreativitas untuk problem solving 
  • Wawancara Awal & Business Case:
  • Wawancara pendahuluan dengan tim HRD dan pemecahan kasus bisnis (tergantung posisi yang dilamar). Menggali pengalaman dalam pekerjaan, integritas,sifat loyal, motivasi dan kemampuan adaptasi.
  • Leaderless Group Discussion (LGD):
  • Diskusi kelompok tanpa pemimpin untuk menilai kerja sama tim dan kepemimpinan. Menggali komunikasi apakah aktif dalam mengatasi masalah, karena diperlukan saat bekerja nantinya.
  • Wawancara Akhir (Final Interview):
  • Wawancara mendalam dengan User, Department Head, atau Direksi/Kanwil membahas pemahaman bisnis bank, motivasi, dan kesiapan penempatan. Disamping menggali skill teknis,juga menggali skill yang menunjang seperti bagaimana menghadapi orang lain, bagaimana membuat perencanaan yang matang berdasarkan data informasi yang ada.
  • Medical Check-Up (MCU): 
  • Tes kesehatan di klinik rujukan Bank Mandiri. Kesehatan jantung dan Paru-paru sangat diperlukan untuk membuat mampu bekerja secara optimal 
  • Offering Letter & Penandatanganan Kontrak: 
  • Penjelasan benefit, besaran gaji, unit kerja, serta penandatanganan kontrak kerja. Bagian HRD akan memberikan draft poin poin yang harus ditaati bersama 

Jumat, 23 Oktober 2026

Rekrutmen dan Coaching di Kemenkeu

Rekrutmen Kementerian Keuangan 

Tahapan psikotes dan wawancara pada rekrutmen di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) merupakan bagian dari Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang bertujuan mengukur potensi kognitif, sikap kerja, kepribadian, serta kesesuaian nilai pelamar dengan budaya organisasi instansi.


1. Tahapan Psikotes Kemenkeu


Psikotes di Kemenkeu umumnya mencakup beberapa materi uji berikut:

• Tes Intelegensi / Kognitif: 

Mengukur kemampuan logika angka (numerik), menggali analisis sintesis pegawai 

 penalaran verbal (sinonim, antonim, analogi), menggali empati dan penyesuaian diri pegawai 

serta kemampuan spasial/gambar, menggali problem solving dan kreativitas pegawai.

• Tes Sikap Kerja: 

Mengukur konsistensi, kekuatan memori, ketahanan kerja, dan ketelitian (contohnya tes koran/Pauli/Kraepelin).

• Tes Kepribadian: 

Menilai karakter, stabilitas emosi, integritas, serta cara Anda merespons tekanan kerja. Berupa soal soal Quasionary dan tes grafis.

• Tes Pluralisme / Kebangsaan (pada formasi tertentu): 

Mengukur wawasan kebangsaan dan sikap toleransi dalam keberagaman 

2. WAWANCARA KEMENKEU


*Passing Grade:* Minimal 70 untuk formasi umum, minimal 60 untuk disabilitas & Papua, dan *tidak boleh dapat 0 di aspek integritas dan kesediaan ditempatkan*. 97bd


Wawancara 10% tapi penentu. Durasi 15-30 menit, 2-3 pewawancara (Pusat, Biro SDM, Psikolog).


*5 Aspek yang dinilai:*


*1. Integritas - PALING MATIIN*

> "Kalau kamu ditempatkan di DJP dan temanmu menawarkan uang Rp 50 juta untuk meloloskan restitusi pajak fiktif, apa yang kamu lakukan?"


Jawab harus: Tolak, laporkan ke atasan/whistleblowing system Kemenkeu, jelaskan risiko pidana. Jangan jawab "Saya pertimbangkan dulu".


*2. Kesediaan Ditempatkan di Seluruh Indonesia*

Ini jebakan paling sering. Kemenkeu punya kantor sampai perbatasan.


> "Bersedia ditempatkan di Atambua NTT / Merauke / Natuna?"


Jawaban SALAH: "Saya usahakan tapi minta di Jawa saja".

Jawaban BENAR: "Bersedia, Pak/Bu. Sebagai ASN Kemenkeu saya paham konsekuensi. Saya sudah diskusi dengan keluarga."


Kalau kamu ragu di aspek ini = skor 0 = langsung gugur.


*3. Motivasi Masuk Kemenkeu*

Jangan jawab: "Karena Kemenkeu gajinya paling besar / Tukin gede".


Jawab: Kaitkan dengan tugas Kemenkeu - pengelolaan keuangan negara, APBN, kontribusi. Contoh: "Saya latar belakang Akuntansi, saya ingin kontribusi di pengelolaan APBN yang transparan..."


*4. Pemahaman Tugas Kemenkeu & Isu Fiskal Terkini*

Mereka akan tanya:

- Apa fungsi DJP, DJBC, DJPb, DJKN?

- Apa itu APBN 2025? Defisit berapa?

- Isu: Tax amnesty, cukai rokok, utang negara?


Kamu harus paham kisi-kisi regulasi keuangan negara dan kebijakan fiskal. b584


*5. Sinergi & Pelayanan*

> "Kalau kamu beda pendapat dengan rekan kerja yang lebih senior di tim, bagaimana?"


Jawab: Utamakan sinergi, diskusi dengan data, bukan emosi.


Pola Gugur di Kemenkeu


Dari data 2024: Pelamar 34.818, yang lulus final hanya 1.011 orang (2,9%). Banyak yang gugur di psikotes & wawancara karena: bdb8


1. Tidak konsisten di psikotes

2. Jawab wawancara tidak tegas di integri

tas

3. Tidak bersedia ditempatkan di luar Jawa


Sumber Pustaka:

James D Ogdon, Psikodiasnotik dan asesmen of the personal at work,1968


Minggu, 18 Oktober 2026

Rekrutmen di Komisi Pemilihan Umum

 Rekrutmen Anggota KPU 

KPU atau Komisi Pemilihan Umum adalah lembaga yang pembentukannya di atur undang undang, posisinya sangat strategis karena menentukan siapa yang akan menjabat Pemimpin Bangsa Indonesia.

Banyak para Partai Politik Peserta Pemilu yang akan berusaha mengendalikan kinerja, terutama disaat saat proses dan tahapan menjelang PEMILU.

Tahapan psikotes dan wawancara merupakan bagian penting dalam seleksi anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), baik di tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota.

1. Psikotes (Tes Psikologi)


• Tujuan: 
Mengukur aspek intelektual (logika, numerik, verbal), stabilitas emosi, kepribadian, serta gaya kerja di lingkungan kerja yang penuh tekanan.

• Jenis Tes yang Sering Digunakan:

• Tes Tertulis Psikologis / Intelegensi: Tes kemampuan dasar, kecermatan, dan logika berpikir. Variasi alat berbeda beda kadang gunakan IST,kadang CFIT, kadang TKD tujuannya adalah susah dipelajari para peserta sebelum psikotes.

• PAPI Kostick / Tes Kepribadian: Mengukur 20 aspek kepribadian yang terbagi atas kebutuhan (need) dan peran (role) dalam pekerjaan. Kadang menggunakan alat tes kepribadian lain yang telah di validasi oleh Tim Psikotes.

• Diskusi Kelompok / Leaderless Group Discussion (LGD): 
Menilai kemampuan kerja sama, kepemimpinan, dan cara berpendapat dalam kelompok.

• Tips Persiapan: Istirahat yang cukup sebelum tes, pahami instruksi masing-masing jenis tes kepribadian, dan jawab dengan konsisten sesuai integritas diri.

2. Tes Wawancara


• Tujuan: 
Menggali lebih dalam komitmen, integritas, dan penguasaan regulasi kepemiluan dari peserta seleksi. Tipe tes Panel biasanya yang diambil dengan tim Penguji meliputi Mantan Pimpinan KPU, wakil Pejabat Pemerintah,Tokoh Masyarakat atau Wartawan,Psikolog, dan Tenaga Ahli yang mewakili Kampus.

• Aspek Utama yang Dinilai:

• Integritas & Independensi: Netralitas terhadap partai politik, bebas dari konflik kepentingan, dan rekam jejak.

• Profesionalitas & Penguasaan Regulasi: Pemahaman mendalam tentang Undang-Undang Pemilu, PKPU (Peraturan KPU), serta tata kelola pemilu.

• Loyalitas & Kepemimpinan: Kesiapan waktu penuh (full time), manajemen konflik di lapangan, serta ketahanan fisik dan mental.

• Visi & Misi: Gagasan dalam meningkatkan partisipasi pemilih dan menyelesaikan masalah kepemiluan di daerah.

• Referensi Materi: 
Pelajari dokumen regulasi terkait seperti yang terangkum dalam Kisi-Kisi Tes Wawancara KPU.

• Tips Persiapan: 
Kuasai materi kepemiluan terbaru, kenal kondisi geografis/politik wilayah pendaftaran, dan sampaikan jawaban dengan tegas, jujur, serta beretika.

Sumber Pustaka:
James D Ogdon, Psikodiasnotik dan asesmen of the personal at work,1968
    

Sabtu, 17 Oktober 2026

Rekrutmen dan wawancara di Industri farmasi

 

Rekruitmen, wawancara dan coaching di industri farmasi 

Industri Farmasi membutuhkan tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis, tetapi skill konsep yang menghadapi kelangkaan bahan baku juga skill humanis agar tidak membawa keracunan berbagai produk baik, obat, kosmetik maupun makanan , penting untuk mendapatkan tenaga yang kualitasnya baik dengan langkah rekrutmen yang tepat juga teknik coaching yang efektif.

Proses rekrutmen di industri farmasi umumnya meliputi tahap psikotes dan wawancara (HRD, User, hingga Direksi), yang dirancang untuk mengukur kemampuan kognitif, stabilitas emosi, serta kompetensi teknis. 


1. Tahapan Psikotes Industri Farmasi

Psikotes di industri farmasi tidak jauh berbeda dengan perusahaan umum, namun sering kali ditambah dengan tes kepribadian atau kecermatan yang ketat karena standar industri yang tinggi (terutama terkait regulasi dan ketelitian). 

Tes Kemampuan Verbal dan Numerik:

 Mengukur logika bahasa, sinonim/antonim, analogi, serta hitungan dasar atau deret angka, menggali kecerdasan kognitif dimana memiliki kemampuan mengolah informasi yang tepat.Bagian numerik penting untuk bidang farmasi yang erat kaitannya dengan kalkulasi dosis atau data statistik. 

Tes Logika dan Penalaran: 

Meliputi tes penalaran gambar, odd-one-out, dan tes logika analitik. Untuk menggali kemampuan visual motorik sehingga proses pembuatan produk lebih efektif.


Tes Koran (Pauli / Kraepelin):

 Menguji ketahanan kerja, konsistensi, ketelitian, dan pengelolaan stres di bawah tekanan, memori dan konsentrasi.

Tes Proyektif dan Kepribadian:

Wartegg Test: 

Menguji cara seseorang menyelesaikan masalah dalam kreativitas,adaptasi, dan keteraturan ,

Baum Tree & HTP (House-Tree-Person):

 Menganalisis karakter, kestabilan emosi, dan proyeksi diri.

DISC / PAPI Kostick / Big Five:

 Menilai gaya kerja, kepemimpinan, dan kecocokan dengan budaya tim. 

2. Jenis dan Materi Wawancara

Wawancara biasanya dibagi menjadi dua atau tiga lapis: Wawancara HRD, Wawancara User (Kepala Bagian terkait seperti QA, QC, R&D, atau Produksi), dan terkadang Direksi. 

A. Wawancara HRD

Tujuan: Menggali latar belakang, motivasi kerja, culture fit, dan ekspektasi gaji. 

Pertanyaan umum:

"Ceritakan tentang diri Anda dan latar belakang pendidikan/karier Anda."

"Mengapa Anda tertarik melamar di industri farmasi dan di perusahaan kami?"

"Bagaimana cara Anda menghadapi tekanan kerja atau tenggat waktu yang ketat?" 

B. Wawancara User (Teknis)

Pertanyaan disesuaikan dengan divisi atau posisi yang dilamar:

Quality Assurance (QA) / Quality Control (QC):

Pemahaman tentang CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik), sanitasi, higiene, dokumentasi, dan validasi.

Cara menangani Deviation (penyimpangan proses), OOS (Out of Specification), atau hasil uji yang tidak memenuhi syarat. 

Research and Development (R&D):

Pengalaman formulasi, metode uji stabilitas produk, dan skala scale-up laboratorium ke produksi.

Pemahaman regulasi terkait pengembangan produk baru. 

Apoteker / Pelayanan / Produksi:

Manajemen stok dengan prinsip FIFO (First In, First Out) dan FEFO (First Expired, First Out).

Penanganan efek samping obat, kepatuhan regulasi BPOM, serta pembaruan ilmu dari literatur medis/farmasi. 


Tips Menghadapi Seleksi Farmasi

Kuasai Dasar Regulasi: Pahami konsep dasar CPOB, regulasi BPOM, serta istilah teknis yang relevan dengan posisi Anda.

Gunakan Metode STAR (Situation, Task, Action, Result) saat menjawab pertanyaan pengalaman kerja atau studi kasus.

Tunjukkan Sikap Teliti dan Disiplin:

 Industri farmasi sangat mengutamakan zero mistake (kesalahan nol) terutama dalam hal dokumen dan kualitas produk.







12 Contoh Tes Wawancara Apoteker dan Jawabannya

29 Jul 2025 — 

1. Coba Perkenalkan Diri Anda?

 2. Apa yang Membuat Anda Tertarik Bekerja di Bidang Farmasi? 

3. Bagaimana Cara Kamu Tetap Up-to-Date ...

Orang lain juga bertanya

Bagaimana contoh pertanyaan wawancara kuliah farmasi dan jawabannya?

Psikotes rekrutmen apa saja?

Siapakah 3 personel kunci di industri farmasi?

Apa saja yang ditanyakan saat wawancara psikotes?

Coaching di perusahaan farmasi itu *paling ketat SOP di semua industri.*


Kalau di PTDI salah baut pesawat jatuh, di farmasi salah 1 mg dosis - pasien mati, pabrik ditutup BPOM, direksi masuk penjara, izin edar dicabut.


Dan coaching di farmasi itu ada *2 dunia yang beda total:*


*DUNIA 1: DI PABRIK (CPOB/GMP)* - Coaching soal PRESISI & KEPATUHAN

*DUNIA 2: DI LAPANGAN (MEDICAL REP)* - Coaching soal PENJUALAN & ETIKA


Salah coaching 1 dunia = perusahaan rugi miliaran.


Ini framework yang dipakai *Kalbe, Dexa Medica, Sanbe, Kimia Farma, Bio Farma, dan standar BPOM + CPOB 2024.*


1. COACHING DI PABRIK - CPOB & QUALITY (No.1 - Izin Hidup Mati)


CPOB = Cara Pembuatan Obat yang Baik. Ini hukum, bukan pilihan.


*A. Coaching ALCOA+ & Data Integrity (Paling Sering Gagal Audit BPOM)*


Banyak pabrik farmasi Indonesia dapat Warning Letter BPOM karena data dipalsukan.


*5 Kesalahan yang Bikin Pabrik Ditutup:*


1. *Backdating:* Catat hasil QC jam 10 pagi, padahal ngetes jam 3 sore.

2. *Lap top / lap kasar:* Data asli di kertas buram, yang bersih ditulis ulang biar cantik.

3. *Delete data:* Kromatografi HPLC gagal, di-delete, tes lagi sampai lulus.

4. *Password sharing:* 1 password dipakai 10 orang.

5. *Tidak catat deviasi:* Mesin suhu naik 2°C, tidak dicatat.


*Coaching CPOB:*


Bukan ceramah. Langsung di lab & produksi:


- Coach: "Coba tunjukkan data HPLC kamu kemarin yang OOS (Out of Spec)? Apa yang kamu lakukan?"

- Jawaban BENAR: Lapor, investigasi, CAPA.

- Jawaban SALAH: Tes ulang diam-diam sampai lulus.


Tools: *Coaching dengan FDA 483 & Warning Letter asli.* Tampilkan surat BPOM yang pabrik lain ditutup karena data integrity.


*B. Coaching 6 Sistem CPOB (Wajib BPOM)*


1. *Sistem Mutu:* QRM, CAPA, Change Control

2. *Personil:* Higiene, baju steril, tidak boleh pakai make up di produksi steril.

3. *Bangunan & Fasilitas:* Coaching alur personil & barang, beda tekanan ruangan.

4. *Peralatan:* Kalibrasi, kualifikasi IQ/OQ/PQ

5. *Produksi:* Batch Record harus diisi real-time, bukan di akhir shift.

6. *Pengawasan Mutu:* Lab harus jujur.


*Metode: On-the-Job Coaching 15 Menit Tiap Shift*


Seperti di PTDI, di pabrik farmasi ada briefing:


" Hari ini kita produksi Paracetamol 500mg, batch 123. Potensi bahaya: cross contamination dengan Amoxicillin kemarin. Apa yang harus dicek? Cleaning validation, line clearance."


2. COACHING DI LAPANGAN - MEDICAL REP & MARKET ACCESS (No.2 - Uang)


Ini yang hasilkan uang. 1 Medrep pegang omzet 500 juta - 2 Miliar per bulan.


*Masalah Klasik Medrep Indonesia:*


- Dokter bilang: "Jangan bawa brosur, saya sibuk."

- Medrep baru: Cuma bisa baca brosur, tidak bisa jawab pertanyaan dokter.

- Apoteker: "Obat kamu mahal, yang generik ada."


*Modul Coaching Medrep - Model GROW + SPIN (Dipakai Kalbe & Dexa)*


*A. Pre-Call Planning (Sebelum Ketemu Dokter)*


Jangan asal datang.


Coach tanya: "Hari ini mau ketemu Dr. Siti SpPD, tujuannya apa? Data terakhir dia resep obat kita berapa? Kompetitornya apa? Apa objection minggu lalu?"


Kalau tidak ada plan = tidak boleh keluar.


*B. In-Call Coaching (Saat di Depan Dokter - Roleplay)*


*Jangan:* "Dok, ini obat diabetes baru kami, bagus lho Dok, sudah ada penelitian..."


Dokter langsung tinggal.


*Pakai SPIN:*


- *S (Situation):* "Dok, untuk pasien diabetes dengan komplikasi ginjal, Dok biasanya pakai apa ya?"

- *P (Problem):* "Apakah Dok sering ketemu pasien yang gula turun tapi kreatinin naik?"

- *I (Implication):* "Kalau kreatinin naik, kan harus cuci darah, biaya besar ya Dok?"

- *N (Need-Payoff):* "Bagaimana kalau ada obat yang gula turun tapi aman ginjal?"


Baru masuk produk. Ini yang bikin dokter dengerin.


*C. Coaching Anti Suap & Kode Etik (No.1 Paling Berbahaya)*


Ini yang bikin banyak perusahaan farmasi kena kasus KPK & BPOM.


*Yang TIDAK BOLEH (Kode Etik IPMG & IFPMA):*


- Kasih uang cash ke dokter biar resep obat kita.

- Kasih fee resep: "Setiap resep dapat Rp 50 ribu"

- Sponsori dokter jalan-jalan ke Bali dengan kedok seminar, padahal tidak ada seminar.

- Kasih hadiah mahal: iPhone, laptop.


*Yang BOLEH:*


- Sponsori seminar ilmiah yang ada SKP, ada pembicara, ada materi ilmiah.

- Kasih sampel obat untuk evaluasi (terbatas, dicatat).

- Kasih buku / jurnal medis.


*Coaching:* Tampilkan kasus: Perusahaan farmasi di India & Indonesia kena denda 300 Miliar karena suap dokter.


*D. Post-Call Coaching (Setelah Ketemu Dokter)*


Wajib 10 menit di mobil / apotek:


Coach (Sales Manager) tanya:

- "Tadi yang bagus apa?"

- "Apa yang bisa lebih baik?"

- "Objection dokter apa? Next visit mau jawab gimana?"


Bukan marah-marah: "Kenapa tidak closing?"


METODE COACHING FARMASI YANG BERHASIL


*1. Field Coaching (70% di Lapangan, 30% di Kelas)*


Manager tidak boleh di kantor. Harus ikut Medrep 3 hari seminggu. Lihat langsung cara ngomong ke dokter.


*2. Coaching dengan Data IMS / IQVIA*


Jangan pakai feeling. Tampilkan data:


"Dr. Siti bulan lalu resep obat diabetes merk X 100 resep, merk kita cuma 10. Kenapa? Apa yang dia butuhkan?"


*3. Coaching Lab OOS & Deviasi (Untuk Pabrik)*


Pakai data asli pabrik: "Bulan lalu ada 5 OOS di lab Mikrobiologi. Kenapa? Ayo investigasi bareng."


CONTOH RENCANA COACHING 1 BULAN (Untuk Sales Manager Farmasi)

Minggu Fokus Metode Target

1 Pre-Call & SPIN Selling Roleplay dokter sulit Call quality naik

2 Kode Etik & Anti Suap Case study KPK Zero pelanggaran

3 Objection Handling & Closing Field coaching di RS Market share naik 2%

4 Product Knowledge Baru Ujian lisan, bukan tertulis Medrep bisa jawab 90% pertanyaan dokter

Untuk Pabrik: Ganti dengan ALCOA+, Deviasi, CAPA.


---

Sumber Pustaka:

James D Ogdon, Psikodiasnotik dan asesmen of the personal at work,1968

-


Jumat, 16 Oktober 2026

Rekrutmen dan Coaching di Kemendikdasmen

Rekrutmen dan Coaching di Kemendikdasmen 

Psikotes dan wawancara di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen / dahulu Kemendikbudristek) merupakan tahapan krusial dalam berbagai proses rekrutmen. Baik dalam seleksi CPNS (SKB Non-CAT), PPPK Teknis/Dosen, Guru Penggerak, maupun rekrutmen khusus seperti Guru Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN).

Secara umum, proses ini bertujuan menguji aspek kompetensi kognitif, integritas, ketahanan mental, serta keselarasan nilai (culture fit) kandidat dengan dunia pendidikan.

 Berikut adalah rincian materi, kisi-kisi, dan tips menghadapinya:


1. Tahapan Psikotes (Uji Psikologis)


Psikotes di Kemendikbudristek/Kemendikdasmen saat ini lebih sering diadakan secara online (CBT) melalui sistem internal kementerian atau pihak ketiga yang ditunjuk.

• Kemampuan Kognitif & Logika: 

Meliputi tes penalaran verbal (analogi, sinonim/antonim), penalaran numerik/matematika sederhana, serta tes figural (pola gambar). Tujuannya menggali kemampuan mengolah informasi,analisa sintesa dan kemampuan adaptasi.

• Tes Karakteristik Kepribadian & Integritas

Menggunakan instrumen seperti EPPS (Edwards Personal Preference Schedule), PAPI Kostick, atau Situational Judgement Test (SJT). Tes ini mengukur aspek kerja sama, pelayanan publik, orientasi pada hasil, pengembangan diri, dan pengelolaan perubahan, manajerial kelas dan stabilitas emosi.

• Tes Ketahanan & Konsentrasi: 

Tes koran seperti Kraepelin atau Pauli. Tujuannya untuk melihat konsistensi kerja, kecepatan, stabilitas emosi, dan ketahanan terhadap tekanan kerja yang monoton, ketelitian untuk gali tanggung jawab.

• Catatan Tes Grafis: 

Untuk tes berbasis online murni, tes menggambar (seperti Wartegg, pohon, atau manusia) terkadang ditiadakan atau diganti formatnya, namun tetap dipertahankan jika seleksi dilakukan secara offline/blended assessment. Tujuannya kemampuan berkreasi,dan tipe ekstrovet atau instrovert.

2. Wawancara Kemendikdasmen 

WAWANCARA KEMENDIKDASMEN (3 Panel - 30-45 Menit)


Wawancara 1: Wawasan Kemendikdasmen (10 Menit - Paling Banyak Gugur)


*Wajib Hafal - Kalau tidak hafal = gugur:*


*A. Pejabat & Program Baru:*

- "Siapa Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah sekarang? (Bukan Mendikbudristek lagi!)"

- "Apa itu Kurikulum Merdeka? Apa itu Profil Pelajar Pancasila? Sebutkan 6 dimensinya!"

- "Apa itu Asesmen Nasional (ANBK)? Apa bedanya dengan UN dulu?"

- "Apa itu PPDB Zonasi? Kenapa masih ribut? Gimana solusinya?"

- "Apa itu Merdeka Belajar Episode 1-26? Episode yang urus SD/SMP/SMA itu episode berapa?"

- "Bagaimana cara atasi learning loss setelah pandemi?"

- "Apa itu Pencegahan & Penanganan Kekerasan di Sekolah (PPKSP)? Permendikbudristek No berapa?"


*Jawaban Emas 6 Dimensi Profil Pelajar Pancasila (Wajib Hafal):*

1. Beriman, Bertakwa, Berakhlak Mulia

2. Mandiri

3. Bergotong Royong

4. Berkebinekaan Global

5. Bernalar Kritis

6. Kreatif


*Jawaban Gugur:* "Kurikulum Merdeka itu kurikulum bebas, siswa bebas tidak belajar" atau tidak tahu apa itu PPKSP.


*B. Isu Terkini 2024/2025:*

- "Banyak kasus bullying sampai meninggal di SMP, gimana peran Kemendikdasmen?"

- "Guru honorer demo karena tidak lolos PPPK, pendapat kamu?"

- "Anak SD kecanduan judi online & game, gimana peran sekolah?"(15 Menit - Penentu untuk Guru & Widyaprada)


Kamu disuruh ngajar 5-10 menit depan panel seolah-olah murid SD/SMP/SMA.


- "Coba ajarkan materi perkalian ke anak SD kelas 3 yang tidak bisa berhitung, dengan metode Kurikulum Merdeka, pembelajaran berdiferensiasi!"

- "Coba jelaskan apa itu bullying ke anak SMP, gimana cara kamu edukasi?"

- "Kamu jadi Widyaprada, coba jelaskan Kurikulum Merdeka ke guru senior yang kolot dan menolak perubahan!"


*Yang dinilai:* Cara buka pelajaran, ice breaking, asesmen diagnostik, pembelajaran berdiferensiasi, bukan ceramah 1 arah.


*Kesalahan fatal microteaching:* Ceramah terus, marah-marah, tidak interaktif, tidak pakai metode Merdeka Belajar.


Wawancara 3: Integritas & Etika Guru (10 Menit)


- "Kamu guru PNS, ada orang tua murid kasih kamu iPhone biar anaknya naik kelas, padahal nilai jelek. Kamu ambil?"

- "Kamu lihat guru lain mencubit murid sampai memar karena nakal. Kamu diam atau lapor? Lapor ke mana?"

- "Kamu jadi panitia PPDB, ada pejabat titip anaknya masuk SMA favorit lewat jalur belakang. Kamu gimana?"

- "Ada siswa curhat jadi korban kekerasan seksual oleh guru, dia takut lapor. Apa yang kamu lakukan?"


*Jawaban harus TEGAS + Sebut Aturan:*


> "Saya tolak gratifikasi sesuai Permendikbudristek No. 46 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan (PPKSP) dan saya wajib lapor ke Tim PPKSP sekolah & ULT Kemendikdasmen. Guru harus jadi teladan, tidak menerima suap PPDB & tidak melakukan kekerasan."


3 Kesalahan Fatal yang Bikin Gugur di Kemendikdasmen


1. *Tidak hafal Kurikulum Merdeka + Profil Pelajar Pancasila + PPKSP:* Dianggap tidak update, padahal ini core Kemendikdasmen.

2. *Gaya mengajar otoriter / galak:* Panel lihat kamu suka membentak / menghukum fisik = gugur langsung. Kemendikdasmen anti kekerasan.

3. *Motivasi cuma "cari NIP / Gaji PNS":* Harus jiwa pendidik.


Simulasi Wawancara Kemendikdasmen - Aku Jadi Direktur Guru Kemendikdasmen


Aku sidang kamu, ini soal asli 2024:


> *"Saudara dari Depok, daftar sebagai Guru / Widyaprada di Kemendikdasmen. Saudara mengajar di SMP di pelosok NTT. Di kelas saudara ada 30 siswa, 10 di antaranya tidak bisa baca, 5 sering bolos karena bantu orang tua di sawah, 1 anak korban bullying karena disabilitas, tidak mau sekolah. Kepala sekolah bilang 'biarin saja, yang penting nilai ANBK bagus, yang tidak bisa baca biarkan saja'. Di sisi lain, orang tua murid protes karena saudara tidak kasih PR banyak. Apa yang saudara lakukan dalam 1 semester? Jelaskan pakai prinsip Kurikulum Merdeka, Pembelajaran Berdiferensiasi, dan Sekolah Aman!"*


85% peserta gugur karena jawab "saya kasih PR banyak & saya hukum yang bolos".

Selasa, 13 Oktober 2026

Psikotes rekrutmen ,wawancara dan Coaching di RSUD

Rekrutmen dan Pembinaan Pegawai RSUD 

RSUD rumah sakit yang dikelola oleh pemerintah daerah, namun tetap dikontrol Kemenkes. Tahapan psikotes dan wawancara dalam rekrutmen pegawai RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) atau instansi kesehatan umum meliputi tes potensi kognitif, tes kepribadian, serta sesi wawancara mendalam terkait integritas dan pelayanan medis.


A.Jenis-Jenis Tes Psikotes RSUD


• Tes Logika & Penalaran: Mengukur kemampuan berpikir analitis (analog verbal), deret angka(memori dan konsentrasi), serta penalaran gambar(Kreativitas).

• Tes Verbal & Numerik: 

Tes sinonim, antonim, analogi kata, serta hitungan dasar. Menggali kemampuan berkomunikasi dan penyesuaian diri.

• Tes Pauli / Kraepelin (Tes Koran):

 Penjumlahan angka vertikal cepat untuk mengukur kecepatan, ketahanan, ketelitian, dan stabilitas kerja di bawah tekanan. Menggali Ketelitian untuk tanggung jawab, memori tidak kena amnesia, dan daya tahan kerja setress.

• Tes Wartegg: 

Melanjutkan 8 kotak gambar rintisan untuk melihat imajinasi, emosi, dan cara seseorang menghadapi masalah, kreativitas dan perencanaan.

• Tes Gambar (DAM / Gambar Orang & Pohon): Menilai stabilitas emosi, kepercayaan diri, serta karakter tipe introvert atau ekstrovet.

• Tes kepribadian (EPPS / Big Five / Integritas): Mengukur kejujuran, disiplin, empati (agreeableness), serta kecerdasan emosional (EQ) yang sangat penting bagi tenaga kesehatan, empati .

B. WAWANCARA RSUD (2 Tahap - Paling Menentukan)


Wawancara 1:

 Wawancara HRD + Kepala Bidang Keperawatan (15 Menit)


- "Perkenalkan diri. Kenapa daftar di RSUD ini, bukan di RS swasta yang gajinya lebih besar & pasiennya lebih sedikit?"

- "Rumah kamu di Depok, RSUD ini jauh, siap shift malam? Siap pulang jam 2 pagi?"

- "Gaji BLUD RSUD kecil di awal 3-4 juta, tidak ada THR, tidak ada jasa medis besar. Kenapa mau?"

- "Punya STR aktif? Kapan habis? Siap perpanjang sendiri?"

- "Siap kerja di ruangan mana saja? IGD, ICU, VK, Isolasi? Kalau ditempatkan di IGD terus, mau?"

- "Punya tato? Merokok? Pernah masalah dengan pasien?"


Wawancara 2: 

Wawancara Pengguna (Kepala Ruangan + Dokter Spesialis + Ka Instalasi - 20 Menit) - INI YANG BIKIN GUGUR


Sangat teknis & mental.


*A. Kompetensi Teknis - Pasti Ditanya (Sesuai Formasi):*


*Perawat:*

- "Apa itu 6 Sasaran Keselamatan Pasien? sinyal!"

- "Apa itu SBAR saat timbang terima? Coba praktikkan!"

- "Pasien jatuh dari tempat tidur, apa yang kamu lakukan pertama kali? Tulis laporan kejadiannya bagaimana?"

- "Bagaimana cara menghitung tetesan infus? Pasien butuh 1500 cc/24 jam, berapa TPM?"

- "Apa itu IGD Triage? Merah, Kuning, Hijau, Hitam itu apa?"

- "Pasien TB paru + HIV, APD apa yang kamu pakai?"


*Bidan:*

- "Bagaimana penanganan perdarahan postpartum? Berapa cc dikatakan PPH?"

- "Apa itu skor APGAR? Kapan resusitasi bayi?"

- "Ibu mau melahirkan normal, tapi pembukaan macet 8 jam, kamu apakan?"


*Apoteker / TTK:*

- "Apa itu Obat High Alert? Bayangan 5!"

- "Resep dokter salah dosis, kamu apakan? Berani telpon dokter?"

- "Stok obat BPJS kosong, pasien marah, kamu gimana?"


*B. Studi Kasus Mental RSUD (Paling Sering Gugur):*


> Kasus 1: "IGD RSUD, kamu jaga sendiri, 40 pasien antri, 1 pasien henti napas, 1 ibu mau melahirkan, 1 anak kejang. Semua manggil kamu. Kamu dahulukan mana? Kenapa?"


Jawaban: Pakai Triage - dahulukan henti napas (merah), lalu anak kejang (merah), lalu ibu melahirkan.


> Kasus 2: "Keluarga pasien BPJS mengamuk karena merasa tidak dilayani, videoin kamu, mau viralin di TikTok. Kamu gimana?"


Jawaban Gugur: "Saya lawan, saya lapor polisi"


Jawaban Lolos: "Saya tetap tenang, minta maaf, jelaskan dengan empati, lakukan de-eskalasi, hubungi security & kepala ruangan, tetap fokus ke keselamatan pasien, tidak terpancing, dan dokumentasikan sesuai SOP."


> Kasus 3: "Teman perawat kamu curi obat RSUD untuk dijual. Kamu lihat. Kamu lapor atau diam karena teman?"


Jawaban harus: Lapor ke Ka Ruangan / Komite Etik, karena keselamatan pasien & integritas BLUD.


3 Kesalahan Fatal yang Bikin Gugur di RSUD


1. *Tidak hafal 6 Sasaran Keselamatan Pasien + SBAR + Tetesan Infus:* Dianggap tidak kompeten - langsung gugur.

2. *Jawab tidak siap shift malam / tidak siap IGD:* RSUD butuh yang siap 24 jam. Jawab "saya maunya di poli pagi saja" = TMS.

3. *Wawancara terlihat manja / mudah jelek / takut darah:* Panel RSUD lihat gestur. Kalau kamu jelek lihat luka = ​​​​​​gugur.


*Wajib Hafal RSUD:*

*6 Sasaran Keselamatan Pasien:*

1. mengenal pasien (2 identitas)

2. Komunikasi efektif (SBAR)

3. Keamanan obat Siaga Tinggi

4. Kepastian lokasi operasi

5. Pengendalian infeksi (cuci tangan 6 langkah)

6. Mengurangi risiko jatuh


Simulasi Wawancara RSUD - Aku Jadi Kepala Ruangan IGD RSUD Depok


Aku sidang kamu, ini soal asli RSUD:


> "Saudara dari Depok, daftar sebagai Perawat di RSUD. Jam 01.30 pagi, IGD full 35 pasien. Kamu jaga berdua. Datang pasien kecelakaan motor, darah banyak, tidak sadar, tidak ada keluarga, tidak ada BPJS, tidak ada KTP. Di saat yang sama, ada ibu hamil teriak-teriak mau melahirkan, pembukaan lengkap. Dokter jaga lagi operasi SC di OK, tidak bisa dihubungi. Kamu hanya perawat pelaksana, bukan penolong pengiriman. Apa yang kamu lakukan dalam 2 menit? Mana yang kamu dahulukan? Berani ambil keputusan atau tunggu dokter?"


90% perawat baru gugur karena jawab "saya tunggu dokter".

C. Coaching RSUD 

Pembinaan & Pelatihan pegawai RSUD itu bukan pelatihan kantor biasa. Tujuan dari coaching adalah supaya pegawai lebih produktif dan efektif dalam bekerja, sehingga profesionalisme maksimal.

Kalau training BUMN di hotel bintang 5, training RSUD itu di jam istirahat setelah jaga malam jam 12 jam, di aula sempit, peserta ngantuk, tapi besok harus langsung praktek ke pasien.

Jadi harus SINGKAT, PADAT, PRAKTEK, BISA LANGSUNG DIPAKAI, dan MENYENTUH AKREDITASI.

Kerangka ini yang dipakai RSUD Pasar Minggu, RSUD Kota Depok, RSUD Tarakan, RSUD dr. Soetomo untuk BLUD.

4 PELATIHAN JENIS WAJIB DI RSUD (Sesuai Akreditasi SNARS & Kemenkes)

1. PELATIHAN KETERAMPILAN KLINIS - WAJIB SETIAP TAHUN

Untuk Perawat, Bidan, Dokter Umum, Nakes.

A. Keselamatan Pasien & 6 Sasaran Keselamatan Pasien

- Durasi: 1 hari
- Metode: Simulasi + Roleplay SBAR + Identifikasi pasien + Hand Hygiene
- Materi: Jatuh, High Alert, Komunikasi SBAR, Cuci tangan 6 langkah WHO

- Output: Nilai pre-post test naik 80%, audit keselamatan pasien lolos akreditasi.

B.BHD + BTCLS / ACLS / PPGD

- Durasi: 2-3 hari
- Wajib untuk semua IGD & ICU. STR harus aktif.
- Pelatih : Dokter Spesialis + Tim Kode Biru RSUD

C. Pencegahan & Pengendalian Infeksi (PPI)

- Durasi: 1 hari
- Materi: APD, pengelolaan limbah, dekontaminasi, bundel HAI
- Wajib untuk akreditasi - Banyak RSUD gugur karena ini.

D. Triage IGD & MTBS/MTBM (untuk Bidan & Perawat Anak)

- Praktik langsung di IGD.

2. PELATIHAN PELAYANAN EXCELLENCE & ANTI KOMPLAIN BPJS

Ini yang paling bikin Direktur RSUD pusing - komplain pasien BPJS viral di TikTok.

A. Komunikasi Efektif & Empati (HATI)

- HATI: Mendengar, Empati, Meminta Maaf, Menyelesaikan, Bersyukur
- Durasi: 4 jam (Jangan seharian, perawat ngantuk)
- Metode: Roleplay pasien marah-marah BPJS. Peserta gantian jadi pasien & perawat.
- Contoh kasus latihan:
> Pasien BPJS antri 4 jam, obat kosong. Ngamuk: "Gua bayar BPJS tiap bulan, pelayanan kayak gini!" Gimana jawab?

Jawaban yang dibor: "Mohon maaf bapak, saya paham bapak menunggu lama (empati), izinkan saya cek bantu..." Bukan jawab "Ya antri memang lama pak, sabar!"

B. De-eskalasi & Manajemen Konflik

- Latihan menghadapi keluarga pasien yang mau mukul / videoin.
- Teknik: Jaga jarak, jangan berdebat, panggil keamanan, dokumentasi.

3. PELATIHAN BLUD & BPJS - WAJIB UNTUK SEMUA

Karena RSUD itu BLUD, bukan APBD murni. Rugi = tidak ada jasa.

- *Coding BPJS & Klaim INA-CBGs:* Perawat & dokter harus bisa nulis diagnosa yang benar, kalau salah tulis = klaim pending = RS rugi miliaran.
- *Etika & Anti Gratifikasi BLUD:* Tidak boleh pungli 50rb fotokopi, tidak boleh jual obat luar.
- *Manajemen Logistik & APD:* Karena RSUD sering stok kosong.

4. COACHING LEADERSHIP UNTUK KEPALA RUANGAN

Kepala ruangan di RSUD itu bukan bos, tapi *ibu untuk 30 perawat yang stres.*

*Program Coaching KARU (Kepala Ruangan) 3 Bulan:*

*Bulan 1: Kepelatihan Disiplin & Shift*
- Bagaimana membuat roster adil, tidak ada yang merasa dizolimi.
- Bagaimana tegur perawat telat tanpa bikin musuh.

*Bulan 2: Kinerja Pembinaan*
- Audit kebersihan tangan, audit kelengkapan rekam medis.
- Cara kasih feedback: Jangan marah di depan pasien.

*Bulan 3: Pembinaan Nakes Kesehatan Mental*
- Deteksi burnout perawat IGD.
- Pengarahan 5 menit setiap shift operan (bukan ceramah 1 jam).

METODE COACHING RSUD YANG BERHASIL (Bukan Ceramah)

Jangan gunakan slide PowerPoint 100. Perawat RSUD benci itu.

*1. Bedside Teaching (Coaching di samping pasien - 15 menit)*
Pelatih ikut berkunjung, langsung koreksi di tempat. Contoh: "Mbak, tadi mengenali pasien hanya 1 nama, harusnya 2 identitas ya - nama + tanggal lahir."

*2. Morning Huddle (5-10 menit tiap pagi)*
Bukan apel panjang. Kepala ruangan: "Hari ini ada 30 pasien, 2 risiko jatuh, 1 isolasi TB. Fokus cuci tangan ya."

*3. Roleplay & Simulasi (Paling disukai RSUD)*
Buat skenario: Pasien jatuh, Code Blue, Keluarga marah. Praktek langsung.

*4. Pembelajaran Grup WhatsApp*
Kirim 1 video 1 menit tiap hari: "Hari ini tips SBAR". Lebih efektif daripada latihan 8 jam.

CONTOH RENCANA TRAINING RSUD 1 TAHUN (Untuk RSUD Kota Depok / Cibinong)
Bulan Peserta Pelatihan Target Akreditasi
Jan Refresh Patient Safety + SBAR Semua Nakes SNARS Bab 1
Feb Service Excellence BPJS Frontliner, Perawat, Security Komplain turun 30%
Mar PPI & Kebersihan Tangan Semua HAI turun
Apr BTCLS Perawat IGD/ICU STR Kompeten
Mei Coding BPJS & Rekam Medis Dokter + Perawat Klaim tertunda <5%
Kepemimpinan Jun Karu Karu + Perputaran Kaur turun
Biaya & Sertifikat

RSUD BLUD tidak boleh pelatihan mahal di hotel. Solusi:

- *In-house training:* Gunakan dokter spesialis RSUD sendiri sebagai pelatih. Gratis.
- *Kerjasama dengan Dinkes & BPJS:* BPJS sering kasih pelatihan coding gratis.
- *Sertifikat:* Pakai SKP Kemenkes - wajib untuk perpanjangan STR.

Sumber Pustaka,:

James D Ogdon Psikodiasnotik dan asesmen pribadi di tempat kerja,1968