Selasa, 03 November 2026
Rekrutmen di Kementerian Luar Negeri
Senin, 02 November 2026
Rekrutmen di Kehakiman
Rekrutmen di Kehakiman
1. Tahap Ujian Psikotes
2. WAWANCARA KEHAKIMAN - INI SIDANG MINI
Minggu, 01 November 2026
Rekrutmen di Kejaksaan
Psikotes dan wawancara di Kejaksaan
TAHAPAN SELEKSI KEJAKSAAN RI
Sabtu, 31 Oktober 2026
Psikotes rekrutmen dan wawancara di Kementan
Rekrutmen Kementerian Pertanian
1. PSIKOTES KEMENTAN - VERSI PERTANIAN
2. SKB KEMENTAN - 90 MENIT YANG MENENTUKAN
3. WAWANCARA KEMENTAN - INI YANG BIKIN GUGUR
Jumat, 30 Oktober 2026
Rekrutmen Kemendagri
Rekrutmen Kemendagri
1. Psikotes Kemendagri
2. WAWANCARA KEMENDAGRI - INI PALING POLITIK
Rabu, 28 Oktober 2026
Psikotes rekrutmen di LPP TVRI dan RRI
Psikotes rekrutmen di TVRI dan RRI
Senin, 26 Oktober 2026
Rekrutmen PT PAL
Rekrutmen PT PAL
TAHAPAN REKRUTMEN PT PAL - SISTEM GUGUR
Minggu, 25 Oktober 2026
Rekrutmen di PT Garuda Indonesia Airways
Rekrutmen PT GIA
Coaching di Darat (Ground Staff & MT) - ON TIME PERFORMANCE (OTP)
Sabtu, 24 Oktober 2026
Rekrutmen di Bank Mandiri
Seleksi masuk calon Pegawai Bank Mandiri
- Registrasi Online:
- Pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal resmi atau partner rekrutmen Bank Mandiri (seperti Talentik atau aplikasi lowongan BUMN). Cari menu Karir agar tahu persis dan web resmi perusahaan.
- Seleksi Administrasi:
- Pemeriksaan kelengkapan dokumen, kualifikasi pendidikan apakah linier dengan skill yang dibutuhkan atau tidak, usia apakah masih produktif jika lolos, serta persyaratan khusus (seperti pas foto full body atau video singkat pencapaian).
- Tes Psikometrik / Psikotes:
- Menggunakan sistem tes kemampuan (seperti tes SHL untuk logika, numerik, dan verbal) dengan batasan waktu yang ketat. Aspek Verbal mengungkapkan kemampuan mengolah informasi komunikasi dan penyesuaian diri, sedang aspek non verbal mengolah memori dan analisa kreativitas untuk problem solving
- Wawancara Awal & Business Case:
- Wawancara pendahuluan dengan tim HRD dan pemecahan kasus bisnis (tergantung posisi yang dilamar). Menggali pengalaman dalam pekerjaan, integritas,sifat loyal, motivasi dan kemampuan adaptasi.
- Leaderless Group Discussion (LGD):
- Diskusi kelompok tanpa pemimpin untuk menilai kerja sama tim dan kepemimpinan. Menggali komunikasi apakah aktif dalam mengatasi masalah, karena diperlukan saat bekerja nantinya.
- Wawancara Akhir (Final Interview):
- Wawancara mendalam dengan User, Department Head, atau Direksi/Kanwil membahas pemahaman bisnis bank, motivasi, dan kesiapan penempatan. Disamping menggali skill teknis,juga menggali skill yang menunjang seperti bagaimana menghadapi orang lain, bagaimana membuat perencanaan yang matang berdasarkan data informasi yang ada.
- Medical Check-Up (MCU):
- Tes kesehatan di klinik rujukan Bank Mandiri. Kesehatan jantung dan Paru-paru sangat diperlukan untuk membuat mampu bekerja secara optimal
- Offering Letter & Penandatanganan Kontrak:
- Penjelasan benefit, besaran gaji, unit kerja, serta penandatanganan kontrak kerja. Bagian HRD akan memberikan draft
- poin poin yang harus ditaati bersama .
- Sumber Pustaka :James D Ogdon, Psikodiasnotik dan asesmen of the personal at work,1968
Jumat, 23 Oktober 2026
Rekrutmen dan Coaching di Kemenkeu
Rekrutmen Kementerian Keuangan
Tahapan psikotes dan wawancara pada rekrutmen di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) merupakan bagian dari Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang bertujuan mengukur potensi kognitif, sikap kerja, kepribadian, serta kesesuaian nilai pelamar dengan budaya organisasi instansi.
1. Tahapan Psikotes Kemenkeu
Psikotes di Kemenkeu umumnya mencakup beberapa materi uji berikut:
• Tes Intelegensi / Kognitif:
Mengukur kemampuan logika angka (numerik), menggali analisis sintesis pegawai
penalaran verbal (sinonim, antonim, analogi), menggali empati dan penyesuaian diri pegawai
serta kemampuan spasial/gambar, menggali problem solving dan kreativitas pegawai.
• Tes Sikap Kerja:
Mengukur konsistensi, kekuatan memori, ketahanan kerja, dan ketelitian (contohnya tes koran/Pauli/Kraepelin).
• Tes Kepribadian:
Menilai karakter, stabilitas emosi, integritas, serta cara Anda merespons tekanan kerja. Berupa soal soal Quasionary dan tes grafis.
• Tes Pluralisme / Kebangsaan (pada formasi tertentu):
Mengukur wawasan kebangsaan dan sikap toleransi dalam keberagaman
2. WAWANCARA KEMENKEU
*Passing Grade:* Minimal 70 untuk formasi umum, minimal 60 untuk disabilitas & Papua, dan *tidak boleh dapat 0 di aspek integritas dan kesediaan ditempatkan*. 97bd
Wawancara 10% tapi penentu. Durasi 15-30 menit, 2-3 pewawancara (Pusat, Biro SDM, Psikolog).
*5 Aspek yang dinilai:*
*1. Integritas - PALING MATIIN*
> "Kalau kamu ditempatkan di DJP dan temanmu menawarkan uang Rp 50 juta untuk meloloskan restitusi pajak fiktif, apa yang kamu lakukan?"
Jawab harus: Tolak, laporkan ke atasan/whistleblowing system Kemenkeu, jelaskan risiko pidana. Jangan jawab "Saya pertimbangkan dulu".
*2. Kesediaan Ditempatkan di Seluruh Indonesia*
Ini jebakan paling sering. Kemenkeu punya kantor sampai perbatasan.
> "Bersedia ditempatkan di Atambua NTT / Merauke / Natuna?"
Jawaban SALAH: "Saya usahakan tapi minta di Jawa saja".
Jawaban BENAR: "Bersedia, Pak/Bu. Sebagai ASN Kemenkeu saya paham konsekuensi. Saya sudah diskusi dengan keluarga."
Kalau kamu ragu di aspek ini = skor 0 = langsung gugur.
*3. Motivasi Masuk Kemenkeu*
Jangan jawab: "Karena Kemenkeu gajinya paling besar / Tukin gede".
Jawab: Kaitkan dengan tugas Kemenkeu - pengelolaan keuangan negara, APBN, kontribusi. Contoh: "Saya latar belakang Akuntansi, saya ingin kontribusi di pengelolaan APBN yang transparan..."
*4. Pemahaman Tugas Kemenkeu & Isu Fiskal Terkini*
Mereka akan tanya:
- Apa fungsi DJP, DJBC, DJPb, DJKN?
- Apa itu APBN 2025? Defisit berapa?
- Isu: Tax amnesty, cukai rokok, utang negara?
Kamu harus paham kisi-kisi regulasi keuangan negara dan kebijakan fiskal. b584
*5. Sinergi & Pelayanan*
> "Kalau kamu beda pendapat dengan rekan kerja yang lebih senior di tim, bagaimana?"
Jawab: Utamakan sinergi, diskusi dengan data, bukan emosi.
Pola Gugur di Kemenkeu
Dari data 2024: Pelamar 34.818, yang lulus final hanya 1.011 orang (2,9%). Banyak yang gugur di psikotes & wawancara karena: bdb8
1. Tidak konsisten di psikotes
2. Jawab wawancara tidak tegas di integri
tas
3. Tidak bersedia ditempatkan di luar Jawa
Sumber Pustaka:
James D Ogdon, Psikodiasnotik dan asesmen of the personal at work,1968