Rekrutmen Pegawai RSUD
RSUD rumah sakit yang dikelola oleh pemerintah daerah, namun tetap dikontrol Kemenkes .Tahapan psikotes dan wawancara dalam rekrutmen pegawai RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) atau instansi kesehatan umumnya meliputi tes potensi kognitif, tes kepribadian, serta sesi wawancara mendalam terkait integritas dan pelayanan medis.
Jenis-Jenis Tes Psikotes RSUD
• Tes Logika & Penalaran: Mengukur kemampuan berpikir analitis ( analog verbal), deret angka( memori dan konsentrasi), serta penalaran gambar(Kreativitas).
• Tes Verbal & Numerik:
Tes sinonim, antonim, analogi kata, serta hitungan dasar. Menggali kemampuan berkomunikasi dan penyesuaian diri.
• Tes Pauli / Kraepelin (Tes Koran):
Penjumlahan angka vertikal cepat untuk mengukur kecepatan, ketahanan, ketelitian, dan stabilitas kerja di bawah tekanan. Menggali Ketelitian untuk tanggung jawab, memori tidak kena amnesia, dan daya tahan kerja setress.
• Tes Wartegg:
Melanjutkan 8 kotak gambar rintisan untuk melihat imajinasi, emosi, dan cara seseorang menghadapi masalah, kreativitas dan perencanaan.
• Tes Gambar (DAM / Gambar Orang & Pohon): Menilai stabilitas emosi, kepercayaan diri, serta karakter tipe introvert atau ekstrovet.
• Tes Kepribadian (EPPS / Big Five / Integritas): Mengukur kejujuran, disiplin, empati (agreeableness), serta kecerdasan emosional (EQ) yang sangat penting bagi tenaga kesehatan, empati .
2. WAWANCARA RSUD (2 Tahap - Paling Menentukan)
Wawancara 1:
Wawancara HRD + Kepala Bidang Keperawatan (15 Menit)
- "Perkenalkan diri. Kenapa daftar di RSUD ini, bukan di RS swasta yang gaji lebih besar & pasien lebih sedikit?"
- "Rumah kamu di Depok, RSUD ini jauh, siap shift malam? Siap pulang jam 2 pagi?"
- "Gaji BLUD RSUD kecil di awal 3-4 juta, tidak ada THR, tidak ada jasa medis besar. Kenapa mau?"
- "Punya STR aktif? Kapan habis? Siap perpanjang sendiri?"
- "Siap kerja di ruangan mana saja? IGD, ICU, VK, Isolasi? Kalau ditempatkan di IGD terus, mau?"
- "Punya tato? Merokok? Pernah masalah dengan pasien?"
Wawancara 2:
Wawancara User (Kepala Ruangan + Dokter Spesialis + Ka Instalasi - 20 Menit) - INI YANG BIKIN GUGUR
Sangat teknis & mental.
*A. Kompetensi Teknis - Pasti Ditanya (Sesuai Formasi):*
*Perawat:*
- "Apa itu 6 Sasaran Keselamatan Pasien? Sebutkan!"
- "Apa itu SBAR saat timbang terima? Coba praktekkan!"
- "Pasien jatuh dari bed, apa yang kamu lakukan pertama? Tulis laporan insidennya gimana?"
- "Bagaimana cara hitung tetesan infus? Pasien butuh 1500 cc/24 jam, berapa TPM?"
- "Apa itu Triage IGD? Merah, Kuning, Hijau, Hitam itu apa?"
- "Pasien TB paru + HIV, APD apa yang kamu pakai?"
*Bidan:*
- "Bagaimana penanganan perdarahan postpartum? Berapa cc dikatakan PPH?"
- "Apa itu APGAR score? Kapan resusitasi bayi?"
- "Ibu mau melahirkan normal, tapi pembukaan macet 8 jam, kamu apakan?"
*Apoteker / TTK:*
- "Apa itu High Alert Medication? Sebutkan 5!"
- "Resep dokter salah dosis, kamu apakan? Berani telpon dokter?"
- "Stok obat BPJS kosong, pasien marah, kamu gimana?"
*B. Studi Kasus Mental RSUD (Paling Sering Gugur):*
> Kasus 1: "IGD RSUD, kamu jaga sendiri, 40 pasien antri, 1 pasien henti napas, 1 ibu mau melahirkan, 1 anak kejang. Semua manggil kamu. Kamu dahulukan mana? Kenapa?"
Jawaban: Pakai Triage - dahulukan henti napas (merah), lalu anak kejang (merah), lalu ibu melahirkan.
> Kasus 2: "Keluarga pasien BPJS mengamuk karena merasa tidak dilayani, videoin kamu, mau viralin di TikTok. Kamu gimana?"
Jawaban Gugur: "Saya lawan, saya lapor polisi"
Jawaban Lolos: "Saya tetap tenang, minta maaf, jelaskan dengan empati, lakukan de-eskalasi, panggil security & kepala ruangan, tetap fokus ke keselamatan pasien, tidak terpancing, dan dokumentasikan sesuai SOP."
> Kasus 3: "Teman perawat kamu curi obat RSUD untuk dijual. Kamu lihat. Kamu lapor atau diam karena teman?"
Jawaban harus: Lapor ke Ka Ruangan / Komite Etik, karena patient safety & integritas BLUD.
3 Kesalahan Fatal yang Bikin Gugur di RSUD
1. *Tidak hafal 6 Sasaran Keselamatan Pasien + SBAR + Tetesan Infus:* Dianggap tidak kompeten - langsung gugur.
2. *Jawab tidak siap shift malam / tidak siap IGD:* RSUD butuh yang siap 24 jam. Jawab "saya maunya di poli pagi saja" = TMS.
3. *Wawancara terlihat manja / gampang jijik / takut darah:* Panel RSUD lihat gestur. Kalau kamu jijik lihat luka = gugur.
*Wajib Hafal RSUD:*
*6 Sasaran Keselamatan Pasien:*
1. Identifikasi pasien (2 identitas)
2. Komunikasi efektif (SBAR)
3. Keamanan obat High Alert
4. Kepastian lokasi operasi
5. Pengendalian infeksi (cuci tangan 6 langkah)
6. Pengurangan risiko jatuh
Simulasi Wawancara RSUD - Aku Jadi Kepala Ruangan IGD RSUD Depok
Aku sidang kamu, ini soal asli RSUD:
> "Saudara dari Depok, daftar sebagai Perawat di RSUD. Jam 01.30 pagi, IGD full 35 pasien. Kamu jaga berdua. Datang pasien kecelakaan motor, darah banyak, tidak sadar, tidak ada keluarga, tidak ada BPJS, tidak ada KTP. Di saat yang sama, ada ibu hamil teriak-teriak mau melahirkan, pembukaan lengkap. Dokter jaga lagi operasi SC di OK, tidak bisa dihubungi. Kamu cuma perawat pelaksana, bukan penolong persalinan. Apa yang kamu lakukan dalam 2 menit? Mana yang kamu dahulukan? Berani ambil keputusan atau tunggu dokter?"
90% perawat baru gugur karena jawab "saya tunggu dokter".
Sumber Pustaka,:
James D Ogdon Psikodiasnotik dan asesmen of the personal at work,1968