Rekrutmen PT Telkom
PT Telkom dalam rekrutmen tentu disamping akhlak juga pengetahuan digital titik berat yg digali.Psikotes menggunakan format tes psikometrik online (Smart GMA dan kemampuan kerja) yang mengukur logika, numerik, ketelitian, hingga kepribadian.
Tahapan & Jenis Psikotes Telkomsel
Proses psikotes online Telkomsel (seperti pada program Telkomsel Trainee Program) biasanya terdiri dari beberapa bagian berikut:
• Smart GMA Verbal: Mengukur kemampuan pemahaman bahasa dan penalaran verbal, tujuannya menggali kemampuan adaptasi.
• Smart GMA Numerical: Mengukur kemampuan berhitung dan analisis data angka, menggali fokus dan tanggung jawab
• Smart Ability to Learn: Mengukur kecepatan dan kapasitas belajar hal baru, menggali motivasi dan gaya belajar
• Smart Checking: Mengukur tingkat ketelitian, konsentrasi, dan kecepatan membandingkan data, menggali konsentrasi dan daya juang
• Smart Personality Test: Menilai karakter, gaya kerja, dan kesesuaian kepribadian dengan budaya perusahaan, menggali adaptasi dengan pegawai lain, kolaborasi dan kerjasama.
Tes Wawancara
Wawancara Telkom beda jauh sama PLN & Pertamina. Kalau PLN = Listrik & Safety, Pertamina = HSSE & Migas, Telkom = DIGITAL, AGILE, dan B2B Solution.
Contoh format terbaru Rekrutmen Telkom Indonesia 2024-2025 (Telkom Persero, Telkomsel, Telkom Sigma, Infomedia):
Alur Rekrutmen Telkom
1. Apply di http://rekrutmen.telkom.co.id / FHCI BUMN
2. Online Test: TKD, AKHLAK, English, Digital Mindset Test (Telkom punya tes khusus Digital Talent Readiness)
3. FGD + Business Case (Telkom banget)
4. Psikotes + English Interview
5. Wawancara HR + User + BOD (Panel)
Proses: 2-3 bulan. Yang unik: ada Business Case Presentation tidak ada di BUMN lain.
Format Wawancara Panel Telkom
Waktu: 30-50 menit
Panel:3-5 orang:
1. HRD (People & Culture)
2. User (VP Digital Business / Manager Product)
3. Psikolog
4. Agile Coach / Digital Tribe (kalau di Telkomsel / Digital)
Bedanya Telkom: mereka tidak kaku kayak PLN. Suasananya startup, kamu boleh pakai kaos pas interview, bahkan ada yang interview sambil ngopi.
5 Klaster Pertanyaan Telkom (Bocoran 2024)
KLASTER 1:
AKHLAK + CORE VALUES TELKOM (30%)
Telkom punya. kembangkan alat tes AKHLAK + 3 Digital Ways: Customer First, Innovation, Win-Win Partnership.
- "Ceritakan saat kamu gagal deliver produk digital? Bagaimana kamu handle?"
- "Apa bedanya mindset Waterfall vs Agile? Kapan kamu pakai Scrum?"
- "Kalau produk kamu tidak dipakai customer, apa yang kamu lakukan?"
KLASTER 2:
BUSINESS CASE & DIGITAL MINDSET (30% - Khas Telkom, Ini Penentu)
Ini yang bikin gugur 60%. Kamu dikasih case 15 menit, presentasi 5 menit.
Contoh case asli Telkom Digital Amoeba 2024:
- "Telkomsel punya 170jt pelanggan, tapi ARPU turun. Kamu disuruh bikin program untuk naikkan ARPU 10% dalam 3 bulan dengan budget 1M. Apa strategimu? Buat framework."
- "PLN minta Telkom bikin solusi IoT untuk pantau trafo 10.000 titik. Design solusi end-to-end: connectivity, platform, pricing."
- "MyTelkomsel rating turun dari 4.5 ke 3.8 karena komplain. Apa root cause dan action plan kamu sebagai Product Owner?"
- "Bagaimana cara kamu monetisasi data Telkom yang ada tanpa langgar UU PDP?"
Mereka tidak mau jawaban teori. Mau framework: Customer Problem - Solution - Business Model - Go to Market
KLASTER 3: TEKNIS (20% - Sesuai Posisi)
- Untuk IT / Engineer:
"Apa bedanya API Gateway vs Load Balancer?", "Jelaskan microservices vs monolith, kapan pakai mana?", "Pernah pakai GCP/AWS? Telkom pakai Cloud apa?", "Apa itu CI/CD?"
-
Untuk Product / Marketing:
"Apa itu AARRR funnel? Bagaimana kamu ukur retention?", "Bedanya B2B dan B2C sales di Telkom?"
- Untuk Network:
"Bedanya 4G dan 5G secara teknis? Apa itu network slicing?"
KLASTER 4:
AGILE & KOLABORASI (15%)
Telkom sekarang kerja pakai Tribe & Squad (model Spotify).
- "Ceritakan konflik kamu dengan squad lain (designer vs engineer)?"
- "Pernah kerja sprint 2 minggu tapi gagal deliver? Apa yang kamu lakukan di Retrospective?"
- "Kalau Product Manager dan Engineer beda pendapat soal prioritas fitur, kamu di pihak mana?"
KLASTER 5:
MOTIVASI & ENGLISH (5%)
- "Kenapa Telkom, bukan GoTo atau Shopee yang gajinya lebih besar dan lebih agile?"
- "Bersedia ditempatkan di mana? Telkom ada di seluruh Indonesia, tapi digital hub di Jakarta & Bandung."
- Switch Inggris: "Pitch yourself as a digital product in 1 minute"
Simulasi Jebakan Telkom (Paling Sering Gagal):
Aku jadi VP Digital Business Telkom, jawab:
> "Kamu Product Owner MyIndiHome. Data menunjukkan 40% pelanggan komplain karena teknisi datang telat. Tim teknisi bilang mereka kekurangan orang, HR bilang tidak ada budget rekrut. Kamu punya 2 minggu sprint. Apa solusi digital kamu tanpa tambah orang? Pakai framework."
Kebanyakan pelamar jawab "rekrut lagi". Itu jawaban salah di Telkom. Telkom mau solusi digital & agile.
Sumber Pustaka:
James D Ogdon, Psikodiasnotik dan asesmen personal at work,1968
Meta AI.