ilmu2hrd.blogspot.com

Pages

Selasa, 13 Oktober 2026

Psikotes rekrutmen ,wawancara dan Coaching di RSUD

Rekrutmen dan Pembinaan Pegawai RSUD 

RSUD rumah sakit yang dikelola oleh pemerintah daerah, namun tetap dikontrol Kemenkes. Tahapan psikotes dan wawancara dalam rekrutmen pegawai RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) atau instansi kesehatan umum meliputi tes potensi kognitif, tes kepribadian, serta sesi wawancara mendalam terkait integritas dan pelayanan medis.


A.Jenis-Jenis Tes Psikotes RSUD


• Tes Logika & Penalaran: Mengukur kemampuan berpikir analitis (analog verbal), deret angka(memori dan konsentrasi), serta penalaran gambar(Kreativitas).

• Tes Verbal & Numerik: 

Tes sinonim, antonim, analogi kata, serta hitungan dasar. Menggali kemampuan berkomunikasi dan penyesuaian diri.

• Tes Pauli / Kraepelin (Tes Koran):

 Penjumlahan angka vertikal cepat untuk mengukur kecepatan, ketahanan, ketelitian, dan stabilitas kerja di bawah tekanan. Menggali Ketelitian untuk tanggung jawab, memori tidak kena amnesia, dan daya tahan kerja setress.

• Tes Wartegg: 

Melanjutkan 8 kotak gambar rintisan untuk melihat imajinasi, emosi, dan cara seseorang menghadapi masalah, kreativitas dan perencanaan.

• Tes Gambar (DAM / Gambar Orang & Pohon): Menilai stabilitas emosi, kepercayaan diri, serta karakter tipe introvert atau ekstrovet.

• Tes kepribadian (EPPS / Big Five / Integritas): Mengukur kejujuran, disiplin, empati (agreeableness), serta kecerdasan emosional (EQ) yang sangat penting bagi tenaga kesehatan, empati .

B. WAWANCARA RSUD (2 Tahap - Paling Menentukan)


Wawancara 1:

 Wawancara HRD + Kepala Bidang Keperawatan (15 Menit)


- "Perkenalkan diri. Kenapa daftar di RSUD ini, bukan di RS swasta yang gajinya lebih besar & pasiennya lebih sedikit?"

- "Rumah kamu di Depok, RSUD ini jauh, siap shift malam? Siap pulang jam 2 pagi?"

- "Gaji BLUD RSUD kecil di awal 3-4 juta, tidak ada THR, tidak ada jasa medis besar. Kenapa mau?"

- "Punya STR aktif? Kapan habis? Siap perpanjang sendiri?"

- "Siap kerja di ruangan mana saja? IGD, ICU, VK, Isolasi? Kalau ditempatkan di IGD terus, mau?"

- "Punya tato? Merokok? Pernah masalah dengan pasien?"


Wawancara 2: 

Wawancara Pengguna (Kepala Ruangan + Dokter Spesialis + Ka Instalasi - 20 Menit) - INI YANG BIKIN GUGUR


Sangat teknis & mental.


*A. Kompetensi Teknis - Pasti Ditanya (Sesuai Formasi):*


*Perawat:*

- "Apa itu 6 Sasaran Keselamatan Pasien? sinyal!"

- "Apa itu SBAR saat timbang terima? Coba praktikkan!"

- "Pasien jatuh dari tempat tidur, apa yang kamu lakukan pertama kali? Tulis laporan kejadiannya bagaimana?"

- "Bagaimana cara menghitung tetesan infus? Pasien butuh 1500 cc/24 jam, berapa TPM?"

- "Apa itu IGD Triage? Merah, Kuning, Hijau, Hitam itu apa?"

- "Pasien TB paru + HIV, APD apa yang kamu pakai?"


*Bidan:*

- "Bagaimana penanganan perdarahan postpartum? Berapa cc dikatakan PPH?"

- "Apa itu skor APGAR? Kapan resusitasi bayi?"

- "Ibu mau melahirkan normal, tapi pembukaan macet 8 jam, kamu apakan?"


*Apoteker / TTK:*

- "Apa itu Obat High Alert? Bayangan 5!"

- "Resep dokter salah dosis, kamu apakan? Berani telpon dokter?"

- "Stok obat BPJS kosong, pasien marah, kamu gimana?"


*B. Studi Kasus Mental RSUD (Paling Sering Gugur):*


> Kasus 1: "IGD RSUD, kamu jaga sendiri, 40 pasien antri, 1 pasien henti napas, 1 ibu mau melahirkan, 1 anak kejang. Semua manggil kamu. Kamu dahulukan mana? Kenapa?"


Jawaban: Pakai Triage - dahulukan henti napas (merah), lalu anak kejang (merah), lalu ibu melahirkan.


> Kasus 2: "Keluarga pasien BPJS mengamuk karena merasa tidak dilayani, videoin kamu, mau viralin di TikTok. Kamu gimana?"


Jawaban Gugur: "Saya lawan, saya lapor polisi"


Jawaban Lolos: "Saya tetap tenang, minta maaf, jelaskan dengan empati, lakukan de-eskalasi, hubungi security & kepala ruangan, tetap fokus ke keselamatan pasien, tidak terpancing, dan dokumentasikan sesuai SOP."


> Kasus 3: "Teman perawat kamu curi obat RSUD untuk dijual. Kamu lihat. Kamu lapor atau diam karena teman?"


Jawaban harus: Lapor ke Ka Ruangan / Komite Etik, karena keselamatan pasien & integritas BLUD.


3 Kesalahan Fatal yang Bikin Gugur di RSUD


1. *Tidak hafal 6 Sasaran Keselamatan Pasien + SBAR + Tetesan Infus:* Dianggap tidak kompeten - langsung gugur.

2. *Jawab tidak siap shift malam / tidak siap IGD:* RSUD butuh yang siap 24 jam. Jawab "saya maunya di poli pagi saja" = TMS.

3. *Wawancara terlihat manja / mudah jelek / takut darah:* Panel RSUD lihat gestur. Kalau kamu jelek lihat luka = ​​​​​​gugur.


*Wajib Hafal RSUD:*

*6 Sasaran Keselamatan Pasien:*

1. mengenal pasien (2 identitas)

2. Komunikasi efektif (SBAR)

3. Keamanan obat Siaga Tinggi

4. Kepastian lokasi operasi

5. Pengendalian infeksi (cuci tangan 6 langkah)

6. Mengurangi risiko jatuh


Simulasi Wawancara RSUD - Aku Jadi Kepala Ruangan IGD RSUD Depok


Aku sidang kamu, ini soal asli RSUD:


> "Saudara dari Depok, daftar sebagai Perawat di RSUD. Jam 01.30 pagi, IGD full 35 pasien. Kamu jaga berdua. Datang pasien kecelakaan motor, darah banyak, tidak sadar, tidak ada keluarga, tidak ada BPJS, tidak ada KTP. Di saat yang sama, ada ibu hamil teriak-teriak mau melahirkan, pembukaan lengkap. Dokter jaga lagi operasi SC di OK, tidak bisa dihubungi. Kamu hanya perawat pelaksana, bukan penolong pengiriman. Apa yang kamu lakukan dalam 2 menit? Mana yang kamu dahulukan? Berani ambil keputusan atau tunggu dokter?"


90% perawat baru gugur karena jawab "saya tunggu dokter".

C. Coaching RSUD 

Pembinaan & Pelatihan pegawai RSUD itu bukan pelatihan kantor biasa. Tujuan dari coaching adalah supaya pegawai lebih produktif dan efektif dalam bekerja, sehingga profesionalisme maksimal.

Kalau training BUMN di hotel bintang 5, training RSUD itu di jam istirahat setelah jaga malam jam 12 jam, di aula sempit, peserta ngantuk, tapi besok harus langsung praktek ke pasien.

Jadi harus SINGKAT, PADAT, PRAKTEK, BISA LANGSUNG DIPAKAI, dan MENYENTUH AKREDITASI.

Kerangka ini yang dipakai RSUD Pasar Minggu, RSUD Kota Depok, RSUD Tarakan, RSUD dr. Soetomo untuk BLUD.

4 PELATIHAN JENIS WAJIB DI RSUD (Sesuai Akreditasi SNARS & Kemenkes)

1. PELATIHAN KETERAMPILAN KLINIS - WAJIB SETIAP TAHUN

Untuk Perawat, Bidan, Dokter Umum, Nakes.

A. Keselamatan Pasien & 6 Sasaran Keselamatan Pasien

- Durasi: 1 hari
- Metode: Simulasi + Roleplay SBAR + Identifikasi pasien + Hand Hygiene
- Materi: Jatuh, High Alert, Komunikasi SBAR, Cuci tangan 6 langkah WHO

- Output: Nilai pre-post test naik 80%, audit keselamatan pasien lolos akreditasi.

B.BHD + BTCLS / ACLS / PPGD

- Durasi: 2-3 hari
- Wajib untuk semua IGD & ICU. STR harus aktif.
- Pelatih : Dokter Spesialis + Tim Kode Biru RSUD

C. Pencegahan & Pengendalian Infeksi (PPI)

- Durasi: 1 hari
- Materi: APD, pengelolaan limbah, dekontaminasi, bundel HAI
- Wajib untuk akreditasi - Banyak RSUD gugur karena ini.

D. Triage IGD & MTBS/MTBM (untuk Bidan & Perawat Anak)

- Praktik langsung di IGD.

2. PELATIHAN PELAYANAN EXCELLENCE & ANTI KOMPLAIN BPJS

Ini yang paling bikin Direktur RSUD pusing - komplain pasien BPJS viral di TikTok.

A. Komunikasi Efektif & Empati (HATI)

- HATI: Mendengar, Empati, Meminta Maaf, Menyelesaikan, Bersyukur
- Durasi: 4 jam (Jangan seharian, perawat ngantuk)
- Metode: Roleplay pasien marah-marah BPJS. Peserta gantian jadi pasien & perawat.
- Contoh kasus latihan:
> Pasien BPJS antri 4 jam, obat kosong. Ngamuk: "Gua bayar BPJS tiap bulan, pelayanan kayak gini!" Gimana jawab?

Jawaban yang dibor: "Mohon maaf bapak, saya paham bapak menunggu lama (empati), izinkan saya cek bantu..." Bukan jawab "Ya antri memang lama pak, sabar!"

B. De-eskalasi & Manajemen Konflik

- Latihan menghadapi keluarga pasien yang mau mukul / videoin.
- Teknik: Jaga jarak, jangan berdebat, panggil keamanan, dokumentasi.

3. PELATIHAN BLUD & BPJS - WAJIB UNTUK SEMUA

Karena RSUD itu BLUD, bukan APBD murni. Rugi = tidak ada jasa.

- *Coding BPJS & Klaim INA-CBGs:* Perawat & dokter harus bisa nulis diagnosa yang benar, kalau salah tulis = klaim pending = RS rugi miliaran.
- *Etika & Anti Gratifikasi BLUD:* Tidak boleh pungli 50rb fotokopi, tidak boleh jual obat luar.
- *Manajemen Logistik & APD:* Karena RSUD sering stok kosong.

4. COACHING LEADERSHIP UNTUK KEPALA RUANGAN

Kepala ruangan di RSUD itu bukan bos, tapi *ibu untuk 30 perawat yang stres.*

*Program Coaching KARU (Kepala Ruangan) 3 Bulan:*

*Bulan 1: Kepelatihan Disiplin & Shift*
- Bagaimana membuat roster adil, tidak ada yang merasa dizolimi.
- Bagaimana tegur perawat telat tanpa bikin musuh.

*Bulan 2: Kinerja Pembinaan*
- Audit kebersihan tangan, audit kelengkapan rekam medis.
- Cara kasih feedback: Jangan marah di depan pasien.

*Bulan 3: Pembinaan Nakes Kesehatan Mental*
- Deteksi burnout perawat IGD.
- Pengarahan 5 menit setiap shift operan (bukan ceramah 1 jam).

METODE COACHING RSUD YANG BERHASIL (Bukan Ceramah)

Jangan gunakan slide PowerPoint 100. Perawat RSUD benci itu.

*1. Bedside Teaching (Coaching di samping pasien - 15 menit)*
Pelatih ikut berkunjung, langsung koreksi di tempat. Contoh: "Mbak, tadi mengenali pasien hanya 1 nama, harusnya 2 identitas ya - nama + tanggal lahir."

*2. Morning Huddle (5-10 menit tiap pagi)*
Bukan apel panjang. Kepala ruangan: "Hari ini ada 30 pasien, 2 risiko jatuh, 1 isolasi TB. Fokus cuci tangan ya."

*3. Roleplay & Simulasi (Paling disukai RSUD)*
Buat skenario: Pasien jatuh, Code Blue, Keluarga marah. Praktek langsung.

*4. Pembelajaran Grup WhatsApp*
Kirim 1 video 1 menit tiap hari: "Hari ini tips SBAR". Lebih efektif daripada latihan 8 jam.

CONTOH RENCANA TRAINING RSUD 1 TAHUN (Untuk RSUD Kota Depok / Cibinong)
Bulan Peserta Pelatihan Target Akreditasi
Jan Refresh Patient Safety + SBAR Semua Nakes SNARS Bab 1
Feb Service Excellence BPJS Frontliner, Perawat, Security Komplain turun 30%
Mar PPI & Kebersihan Tangan Semua HAI turun
Apr BTCLS Perawat IGD/ICU STR Kompeten
Mei Coding BPJS & Rekam Medis Dokter + Perawat Klaim tertunda <5%
Kepemimpinan Jun Karu Karu + Perputaran Kaur turun
Biaya & Sertifikat

RSUD BLUD tidak boleh pelatihan mahal di hotel. Solusi:

- *In-house training:* Gunakan dokter spesialis RSUD sendiri sebagai pelatih. Gratis.
- *Kerjasama dengan Dinkes & BPJS:* BPJS sering kasih pelatihan coding gratis.
- *Sertifikat:* Pakai SKP Kemenkes - wajib untuk perpanjangan STR.

Sumber Pustaka,:

James D Ogdon Psikodiasnotik dan asesmen pribadi di tempat kerja,1968

Senin, 12 Oktober 2026

Psikotes rekrutmen wawancara dan coaching di Kementerian ESDM

Rekrutmen dan Coaching Pegawai di Kementerian ESDM 

Kementerian Energi Sumber Daya Mineral adalah Lembaga Pemerintah yg mengatur dan menerbitkan izin usaha yang berkaitan energi dan pertambangan, termasuk izin PT Pertamina dan PT PLN yang merupakan usaha paling menguntungkan di Indonesia bahkan di Dunia.

Psikotes & Wawancara di Kementerian ESDM itu salah satu yang paling berat di rumpun kementerian teknis.

Kalau Kemensos cari Hati, Kemenkes cari Pengabdian, ESDM cari 2 hal: INTEGRITAS LEVEL DEWA + KEMAMPUAN TEKNIS MIGAS / TAMBANG.

Karena kamu pegang izin tambang, izin migas, subsidi BBM & listrik triliunan rupiah. 1 tanda tangan salah = negara rugi triliunan + kamu masuk KPK. Jadi psikotesnya sadis di anti-suap.

Ini contoh format terbaru  CPNS Kementerian ESDM 2023/2024, PPPK, dan Sekolah Kedinasan di bawah ESDM (PE Akamigas, PEP Bandung).

ALUR SELEKSI ESDM

SKD -> SKB (CAT Teknis ESDM + Psikotes + Wawancara + FGD)

Bobot terbaru: SKD 40% + SKB 60%.
 Di SKB, Psikotes + Wawancara = 50%
CAT Teknis ESDM = 50%.

Lokasi: Gedung ESDM, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta + Pusdiklat ESDM. Tester: *HIMPSI + Puslatbang ESDM + KPK (untuk integritas).*

1. PSIKOTES ESDM (Sehari)

A. Tes Kecerdasan (90 Menit)

1. *CFIT + IST + TIU Teknik:* 120 soal. Lebih susah dari kementerian lain.
    - Banyak soal logika tambang/migas: perhitungan lifting migas, konversi barrel, kalori batubara.

2. *Kraepelin/Pauli 45 Menit:*
    - *Standar ESDM:* 
1800-2400, grafik STABIL. Error <5%.
    - Karena kerja di Ditjen Migas/Minerba butuh ketelitian baca kontrak karya yang tebalnya 1000 halaman.

B. Tes Kepribadian 
PAPI, MMPI, EPPS (Ini Penentu - 150 Soal)

*Profil yang dicari ESDM:*
Harus TINGGI Harus RENDAH = Auto Gugur
Integritas & Anti Gratifikasi Money-oriented / Materialistis
Kepatuhan Regulasi & SOP Suka melanggar / Cari shortcut
Ketelitian & Detail Ceroboh
Tahan Tekanan & Lobi Pengusaha Mudah diintimidasi / Mudah disuap
Nasionalisme / Cinta SDA Indonesia Egois

Soal jebakan asli Psikotes ESDM 2023 (dari peserta Ditjen Minerba & Migas):

> "Kamu jadi Inspektur Tambang, perusahaan tambang nikel besar di Sulawesi kasih kamu fasilitas jet pribadi + 500 juta biar laporan AMDAL kamu lolos, padahal tambangnya merusak hutan. Atasan kamu juga dapat bagian. Kamu:"

> "Kamu verifikator subsidi BBM, SPBU nakal manipulasi data, kasih kamu 100 juta biar diam. Kamu butuh uang buat berobat orang tua di Depok. Kamu:"

> "Pengusaha migas undang kamu makan malam di hotel bintang 5, kasih jam Rolex. Kamu:"

*Jawaban harus 100% TOLAK + LAPOR ke UPG ESDM & KPK.* Jangan ada kata "pertimbangkan" atau "konsultasi dulu".

Di ESDM ada tes khusus *Tes Integritas KPK:* 20 soal cerita suap. Salah 1 = gugur.

C. Wartegg, BAUM, DAP (30 Menit)

- *Pohon:
Pohon beringin/mangga kokoh = stabil. Jangan pohon pisang.Harus konsistensi dalam membuat garis saat Menggambar baik kekuatan tekanan maupun goresan.

- *Orang:
Gambar inspektur tambang pakai helm safety + wearpack + APD. Jangan Menggambar tidak lengkap seperti tidak ada bagian bawah dll karena bisa terintepretasi klinis.

- *Wartegg:
Gambar yang berhubungan dengan ESDM: rig migas, tambang, gardu listrik, panel surya, helm safety. Jangan gambar uang. Atur konsistensi dan tebal tipisnya goresan agar tidak terindikasi gangguan klinis.

2. Tes Wawancara


• Bobot & Sifat: 
Memiliki bobot sekitar 10% dari total nilai SKB dan bersifat tidak menggugurkan secara langsung, namun wajib diikuti. Ketidakhadiran dalam sesi wawancara akan membuat peserta langsung dinyatakan gugur.

• Metode Menjawab yang Sering Digunakan:
 • Metode PAUSE (Profile, Academic, Work, Skill, Experience): Digunakan untuk pertanyaan umum/non-teknis, seperti perkenalan diri, latar belakang pendidikan, dan pengalaman kerja.

 • Metode STAR (Situation, Task, Action, Result): 
Digunakan untuk pertanyaan teknis atau studi kasus terkait prestasi dan pengalaman kerja sebelumnya.

• Materi & Aspek yang Dinilai:
 • Motivasi melamar di Kementerian ESDM.
 • Integritas, ideologi Pancasila, dan kemampuan kerja sama tim.

 • Penguasaan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) sesuai formasi jabatan yang dilamar.

 • Pemahaman isu-isu strategis terkini di bidang energi dan sumber daya mineral.

Coaching Pegawai di Kementerian ESDM 

Coaching di ESDM itu paling beda dan paling keras dari semua kementerian.

Kalau di RSUD coaching soal nyawa pasien, di Kemendikdasmen soal masa depan anak, di ESDM coaching soal NYAWA + TRILIUNAN RUPIAH + PENJARA.

1 kesalahan di tambang = longsor, 100 orang mati.
1 kesalahan tanda tangan di Migas = kerugian negara 1 Triliun = KPK.

Makanya di ESDM tidak ada coaching yang santai di aula ber-AC. Coaching di ESDM itu di lapangan, di tambang, di rig, pakai helm, pakai safety boots.

Ini framework yang dipakai *BPSDM ESDM, PPSDM Migas Cepu, PPSDM Minerba Bandung, PPSDM Geominerba, dan Ditjen Migas/Minerba 2024/2025.*

3 JENIS COACHING WAJIB DI ESDM (Sesuai Aturan ESDM & KPK)

1. COACHING SAFETY - K3 PERTAMBANGAN & MIGAS (No.1 - Nyawa)

Ini wajib tiap hari, bukan tiap tahun. Disebut Safety Talk / Toolbox Meeting.

Metode: 5 Menit Tiap Pagi Sebelum Kerja (Bukan PPT)

Di tambang nikel Morowali, di rig Pertamina, semua pekerja wajib kumpul 5 menit:

- Pengawas (Coach):"Hari ini kita kerja di pit 3, kedalaman 20 meter. Bahaya: longsor & gas. APD apa? Siapa yang belum safety induction?"

- Pekerja:Cek APD, cek alat.

- Doa: Berdoa untuk selamat.

Kalau tidak ada safety talk = kerja ilegal = bisa dicabut IUP.

Modul Coaching K3 yang Sering Gagal:

- HSE Golden Rules: 12 aturan emas (Kerja di ketinggian, LOTO, Confined Space)

- JSA (Job Safety Analysis): Sebelum kerja, tulis bahayanya apa.

- BBS (Behavior Based Safety): Coaching kalau lihat teman tidak pakai helm - tegur langsung.

2. COACHING INTEGRITAS & ANTI GRATIFIKASI - (No.2 - Anti KPK)

Ini yang bikin banyak pejabat ESDM masuk penjara. Karena ESDM urus IUP, WIUP, SKK Migas, triliunan.

Modul Wajib dari Inspektorat Jenderal ESDM + KPK:

A. Coaching Gratifikasi - Hal Kecil yang Bikin Penjara

Jangan terima:
- "Pak, ini ada bingkisan parsel tambang dari perusahaan"

- "Pak, ini ada uang rokok untuk lancarkan IUP"

- "Pak, anak saya titip jadi pegawai di perusahaan bapak ya"

Jawaban coaching: TOLAK & LAPOR ke UPG ESDM & KPK. 1 botol parfum saja harus lapor.

*B. Coaching Conflict of Interest*

- "Paman saya punya tambang, saya yang tanda tangan IUP-nya. Boleh?"

- Jawaban: TIDAK BOLEH. Harus mengundurkan diri dari proses.

C. Simulasi Wawancara KPK (Paling Ditakuti)

> "Bapak tanda tangan perpanjangan kontrak tambang, padahal perusahaan belum bayar jaminan reklamasi 50 Miliar. Kenapa tanda tangan? Ada aliran dana?"

Jawaban harus: Tunjukkan SOP, tunjukkan data, jangan panik, jangan bohong.

3. COACHING TEKNIS & REGULASI - (No.3 - Kompetensi)

Karena aturan ESDM berubah tiap 3 bulan: Minerba, Migas, EBT.

A. Coaching Minerba (Ditjen Minerba)

- RKAB: Rencana Kerja & Anggaran Biaya - Sekarang 3 tahun, bukan 1 tahun. Banyak perusahaan belum paham.

- Jaminan Reklamasi & Pascatambang  Kalau tidak bayar, IUP dicabut.

- Smelter & Hilirisasi: Nikel harus olah di dalam negeri, tidak boleh ekspor mentah.

B. Coaching Migas (Ditjen Migas & SKK Migas)

- Cost Recovery: 
Biaya yang bisa diklaim negara, mana yang tidak.

- POD (Plan of Development):
Coaching cara evaluasi POD biar negara tidak rugi.

C. Coaching EBT (Ditjen EBTKE)

- Transisi energi, carbon trading, PLTS.

METODE COACHING ESDM YANG BERHASIL (Bukan di Kelas)

1. Coaching di Lapangan (On-the-Job Coaching - 70%)

Jangan di ruangan. Coach (Pengawas/inspektur tambang) ikut turun ke pit.

Contoh:
- Lihat pekerja tidak pakai harness di ketinggian 10 meter.

- Coach langsung tegur di tempat: "Mas, berhenti dulu. Pasang harness. Nyawa cuma 1."

- Langsung praktek, bukan ceramah besok.

2. Coaching dengan Insiden Nyata (Case Study Tambang)

Jangan pakai teori. Pakai video kecelakaan tambang asli:

- "Lihat, tambang di Kalimantan longsor karena tidak ada geotech. 5 orang mati. Kenapa bisa? Karena tidak ada coaching JSA."

Pekerja langsung takut & paham.

3. Mentoring Senior-Junior (Buddy System)

Di PPSDM Migas Cepu: 1 senior (20 tahun di rig) mentoring 1 junior. Junior tidak boleh kerja sendiri sebelum 6 bulan.

CONTOH RENCANA COACHING 1 TAHUN (Untuk Ditjen Minerba / BPSDM ESDM)
Bulan Fokus Coaching Metode Target
Jan Safety Talk & Golden Rules 5 Menit Tiap Pagi Zero Accident
Feb Anti Gratifikasi & LHKPN Workshop + KPK 100% Lapor LHKPN
Mar RKAB 3 Tahun & Jaminan Reklamasi Simulasi RKAB IUP tidak dicabut
Apr Investigasi Kecelakaan Tambang Studi Kasus Ka Tambang Kompeten
Mei Cost Recovery Migas On-the-Job di SKK Migas Negara tidak rugi
---




Sumber Pustaka:
James D Ogdon, Psikodiasnotik dan asesmen of the personal at work,1968.

Minggu, 11 Oktober 2026

Rekrutmen dan Coaching Pegawai PT Dirgantara Indonesia

Rekrutmen , wawancara dan Coaching di PT Dirgantara Indonesia 

PT Dirgantara Indonesia adalah perusahaan BUMN yang khusus bergerak dalam industri Pesawat Terbang komersial berkapasitas sedang, yang dirintis BJ Habibie yang dahulu ketika pemerintah di Pegang P Harto.

Proses rekrutmen di PT Dirgantara Indonesia (PTDI) umumnya melalui beberapa tahapan seleksi utama, mulai dari administrasi hingga wawancara. 

1. Tahapan Seleksi PT Dirgantara Indonesia

Seleksi Administrasi: 

Pemeriksaan kelengkapan berkas, ijazah, transkrip nilai, KTP, dan kualifikasi latar belakang pendidikan apakah linier antara skill dengan keahlian yang dibutuhkan.

Tes Potensi / Psikotes: 

Menguji kemampuan kognitif, logika, dan kepribadian, yang menggali ketelitian, kreativitas,memori,dan kemampuan jugment yang tepat.

Wawancara Psikolog (Interview Psikologi):

 Penggalian mendalam terkait karakter, stabilitas emosi, serta cara menghadapi tekanan kerja, kemampuan berkomunikasi dan motivasi.

Wawancara User (User Interview):

 Wawancara langsung dengan kepala divisi atau tim terkait posisi yang dilamar untuk menguji kompetensi teknis.

Tes Kesehatan / Medical Check-Up (MCU): Pemeriksaan kondisi fisik dan kesehatan umum. 


2. Materi Psikotes PT Dirgantara Indonesia

Tes psikologi di BUMN industri dirgantara ini umumnya mencakup:

Tes Verbal: Sinonim, antonim, analogi kata, dan pemahaman bacaan. Tes ini menggali kemampuan adaptasi untuk kerja sama, dan kapasitas perencanaan.

Tes Numerik & Kuantitatif: 

Deret angka, aritmetika dasar, dan soal cerita matematika. Tes ini menggali kekuatan memori, dan konsentrasi.

Tes Penalaran & Logika:

 Logika formal, analitis, serta tes spasial (kemampuan gambar/pola). Tes ini menggali kreatifitas dalam menghadapi problem solving masalah.

Tes Kepribadian & Grafis: 

Tes Wartegg, tes menggambar (pohon/orang), serta kuesioner kepribadian (seperti EPPS atau sejenisnya). Tes ini menggali stabilitas emosi, kreativitas dan motivasi, kebutuhan dasar yang dominan dalam diri seseorang.

Tes Koran / Pauli / Kraepelin: 

Tes ketahanan kerja dan konsentrasi tinggi, tanggung jawab dari tinggi ketelitian,motivasi dan kekuatan memori.


3. Tes Wawancara 

Wawancara 1: 

Wawancara User (Manager Hanggar / Chief Engineer - 30 menit)


Sangat teknis, tidak bisa ngarang.


- "Jelaskan apa itu rivet, apa bedanya dengan baut? Kapan pakai Hi-Lok?"

- "Apa itu FOD? Kenapa berbahaya di hanggar?"

- "Apa itu ATA Chapter? Sebutkan ATA 27 itu apa?"

- "Pernah baca AMM / IPC / SRM? Jelaskan!"

- "Kalau ada crack di fuselage, tindakan kamu apa? Langsung tambal atau lapor engineering?"

- "Kenapa mau di PTDI, padahal gaji tidak sebesar di luar negeri / di airline?"


*Wajib Hafal Jargon PTDI:*

- FOD = Foreign Object Damage

- SOP = Standard Operating Procedure

- QA = Quality Assurance

- AMM, IPC, SRM, CMM = Manual pesawat

- CASR, FAA, EASA = Regulasi penerbangan


Wawancara 2: 

Wawancara Direksi / HR (15 menit)


- "Siapa Direktur Utama PTDI sekarang? Pesawat apa saja yang diproduksi PTDI? Apa itu N219, CN235, NC212i?"

- "Siap kerja di Bandung? Siap kerja shift & lembur di hanggar panas, bising?"

- "Siap tidak merokok di area hanggar? Siap potong rambut pendek & pakai APD lengkap?"

- "Punya tato? Punya riwayat sakit kronis?"

- "Gaji PTDI di bawah industri oil & gas, kenapa tetap mau?"

- "Siap ikut Security Clearance? Karena PTDI industri pertahanan."


3 Penyebab Gugur Terbanyak di PTDI


1. *Kraepelin error >5% + grafik turun:* Dianggap ceroboh - tidak cocok untuk aircraft technician.

2. *Wawancara teknik tidak hafal FOD & rivet:* Dianggap tidak cinta dirgantara.

3. *PAPI skala Compliance rendah + Risk Taker tinggi:* Dianggap suka shortcut = bahaya penerbangan.


Simulasi Wawancara PTDI - Aku Jadi Chief Engineer PTDI


Aku sidang kamu:


> *"Saudara  daftar sebagai Aircraft Technician / Engineer di PTDI. Jam 22.00, hanggar, besok pesawat N219 mau test flight, dihadiri Presiden. Saat final inspection, kamu temukan 1 baut di elevator belum di-torque dan belum ada safety wire. Supervisor kamu bilang 'udahlah, jam 10 malam, besok pagi saja, toh cuma 1 baut, tidak akan jatuh'. Kalau kamu lapor, delivery delay, PTDI malu di depan Presiden. Kalau tidak lapor, pesawat bisa jatuh. Apa tindakan kamu dalam 1 menit? Sebutkan prinsip PTDI!"*


Ini soal asli yang bikin 60% teknisi gugur karena jawab "ikut supervisor".

Coaching PT Dirgantara Indonesia 

Coaching di PT Dirgantara Indonesia (PTDI) itu *level paling presisi di semua BUMN.*


Kalau di RSUD salah dosis 1 mg pasien pusing, kalau di ESDM salah hitung 1 meter tambang longsor, *kalau di PTDI salah pasang 1 baut di CN235 - pesawat jatuh, 50 orang mati, kontrak negara batal, nama Indonesia hancur di dunia.*


PTDI itu bukan pabrik biasa. Ini *High Reliability Organization (HRO) kayak NASA & Boeing.* 1 pesawat CN235 ada 30.000 part, 10.000 baut, semua harus presisi 0.01 mm.


Makanya coaching di PTDI tidak boleh gaya motivator umum "semangat pagi". Harus *TEKNIS, PRESISI, DAN SAFETY CRITICAL.*


Ini framework yang dipakai di *PTDI Bandung - Divisi Aircraft, Helicopter, Aerostructure, dan PTDI Subang - Engine & Propeller.*


4 JENIS COACHING WAJIB DI PT DI


1. COACHING SAFETY & AIRWORTHINESS - NYAWA (No.1)


Di PTDI ada istilah: *"If you doubt, ground it."* Kalau ragu, jangan terbangkan.


*A. FOD - Foreign Object Damage (Coaching 10 Menit Tiap Shift)*


FOD = 1 baut tertinggal di dalam sayap = pesawat jatuh. Kasus paling sering di PTDI.


Coaching harian di hanggar:

- Sebelum kerja: Kosongkan saku, hitung tools (Tool Control). 1 tang hilang = semua kerja berhenti cari tang.

- Setelah kerja: Sweep area, cek dengan magnet.

- Tools: Shadow board - semua tang ada tempatnya, kalau kosong 1 berarti hilang di pesawat.


*B. Human Factor & MRM (Maintenance Resource Management)*


Coaching untuk teknisi:


- Jangan kerja ngantuk setelah shift malam -> salah pasang kabel.

- Jangan malu bilang "saya tidak paham" -> lebih baik tanya daripada nebak.

- Budaya *Just Culture:* Kalau salah lapor, tidak dihukum. Kalau ditutupi, dipecat.


2. COACHING QUALITY & PRECISION - 0.01 MM (No.2)


Ini yang bikin PTDI beda dengan pabrik motor.


*A. Coaching Drawing & Work Instruction*


Di PTDI, 1 gambar teknik (drawing) CN235 ada revisi 20 kali. Kalau teknisi pakai revisi lama = pesawat tidak airworthy.


Coaching:

- Sebelum kerja: Cek drawing paling baru di system (SAP / PDM). Jangan pakai print lama di laci.

- Baca 3 kali: Baca - Pahami - Kerjakan.


*B. Coaching Torque & Riveting (Keahlian Tangan)*


Pemasangan rivet di fuselage N219: 1 rivet miring 1 derajat = retak, pesawat tidak lolos uji.


Metode: *Master-Apprentice (1 Suhu - 1 Murid)*


- Senior (20 tahun pasang rivet) duduk sebelah junior 3 bulan.

- Junior tidak boleh kerja sendiri sebelum hasil rivet-nya di X-ray & lulus 100%.


*C. Coaching NDT (Non-Destructive Test)*


Teknisi NDT PTDI harus bisa lihat retak 0.1 mm dengan ultrasonik. Coaching-nya pakai sample cacat asli.


3. COACHING PROGRAM & KONTRAK - MILIARAN DOLAR


PTDI itu BUMN pertahanan, kontraknya dengan Kemenhan, Filipina, Senegal, UAE. Telat 1 bulan = denda jutaan dolar + malu negara.


*A. Coaching Earned Value Management (EVM)*


- Setiap leader harus tahu: "Pesawat CN235 nomor 5 sudah 70% progress, tapi budget sudah 80% - berarti rugi."

- Coaching mingguan: Review schedule, bukan ceramah motivasi.


*B. Coaching Customer - TNI AU / AD*


- Cara bicara dengan pilot TNI: Jangan bahasa teknik saja, tapi bahasa operasional.

- "Pak, pesawatnya delay karena rivet, bukan 'Pak, ada finding di station 1200'."


4. COACHING LEADERSHIP & REGENERASI - (Krisis PTDI)


PTDI sekarang krisis: senior pensiun, junior belum jadi. Usia rata-rata engineer 50 tahun.


*Program Coaching "Transfer Knowledge" 2 Tahun:*


- 1 senior (pensiun 2 tahun lagi) wajib mentoring 2 junior.

- Setiap minggu: 2 jam - senior cerita kegagalan proyek N250, N2130, kenapa gagal, biar junior tidak ulangi.

- Didokumentasi di video, bukan cuma di kepala senior.


METODE COACHING PTDI YANG BERHASIL (Bukan di Hotel)


*1. Coaching di Hanggar & Shop Floor (70%)*


Jangan di ruang meeting. Coach pakai baju overall, ikut di bawah pesawat.


Contoh:

- Lihat teknisi pasang baut tanpa torque wrench.

- Langsung stop: "Mas, stop. Pakai torque 25 Nm. Ini ada di drawing. Kalau tidak, baut bisa lepas di udara."


*2. Coaching dengan Failure Case (Black Box)*


Di PTDI ada museum kegagalan. Pakai itu untuk coaching:


- "Lihat, ini sayap N250 yang retak karena salah heat treatment 1995. Akibatnya program delay 2 tahun. Kenapa bisa? Karena tidak ikut SOP."


*3. Coaching dengan Simulator & Mock-up*


- Sebelum pasang di pesawat asli, latihan di mock-up kayu dulu.

- Pilot PTDI coaching engineer: "Kalau kabel ini di sini, saya susah reach saat emergency."


CONTOH RENCANA COACHING 1 TAHUN (Untuk Divisi Fixed Wing PTDI)

Bulan Fokus Metode Target

Jan FOD & Tool Control 5 Menit tiap shift di hanggar Zero FOD

Feb Drawing & Revision Control Audit drawing di shop floor Zero wrong revision

Mar Torque & Riveting Quality Master-apprentice + X-ray First Time Right 99%

Apr Airworthiness & Just Culture Case study kecelakaan 100% laporan voluntary

Mei EVM & Schedule Recovery War room mingguan On-time delivery CN235



Sumber Pustaka:

James D Ogdon, Psikodiasnotik dan asesmen of personal at work,1968


Sabtu, 10 Oktober 2026

Psikotes rekrutmen coaching danwawancara di Kemensos

 

Rekrutmen dan Coaching Pegawai di Kemensos 

Kemensos rekrutmen berupa pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kementerian Sosial (Kemensos)—khususnya untuk formasi Guru dan Tenaga Kependidikan (Tendik) Sekolah Rakyat—merupakan bagian dari Seleksi Kompetensi Teknis Tambahan (SKT/SKTT) yang dilaksanakan secara daring (online).


1. Psikotes Kemensos

• Materi yang diuji:

 • Taraf Kecerdasan atau IQ, kemampuan Kognitif , Penalaran, & Pemecahan Masalah:

 . Terutama adalah kemampuan verbal dan nonverbal yang seimbang, menurut James D Ogdon bahwa keseimbangan antara verbal dan nonverbal menentukan kesehatan mental seseorang.

 • Sikap Kerja:

 Menggunakan tes cepat atau ketahanan kerja seperti Kraepelin/Tahapan ini adalah mengukur stabilitas emosi,memori dan tanggung jawab.

 • Kepribadian: 

Skala Likert untuk mengukur adaptabilitas, empati, dan daya tahan terhadap stres.

 • Kesehatan Mental: 

Dinilai dalam kategori kelolosan (sehat mental), bukan dengan skor angka.

• Bobot Penilaian:

 • Untuk formasi Guru, psikotes memiliki bobot 30% dari total nilai integrasi.

 • Nilai ambang batas (passing score) potensi psikologi terbagi atas:

 Dipertimbangkan (skor 64,00–79,99) dan Disarankan (skor >79,99).

• Teknis Pelaksanaan:

 Dilakukan secara daring menggunakan perangkat laptop dan HP (untuk pengawasan via Zoom) dengan durasi sekitar 5–6 jam.


Tes Wawancara di Kemensos itu paling beda dari Kemenkes / BPOM / RSPAD.


Kalau Kemenkes cari Nakes yang teliti, *Kemensos cari 1 hal: HATI.*


Karena kamu urus orang termiskin, disabilitas, lansia terlantar, anak jalanan, korban bencana. Kalau kamu tidak punya empati dan mudah jijik / mudah marah = auto gugur, meski IPK 4.0 dan SKD rank 1.


Di CPNS & PPPK Kemensos 2023, *41% gugur di wawancara* karena jawaban tidak menunjukkan jiwa Pekerja Sosial.


2. STRUKTUR WAWANCARA KEMENSOS


Lokasi: Kantor Kemensos RI, Salemba No.28, Jakarta / Balai Besar Kemensos / Via Zoom

Durasi: 20-35 menit

Panel: 3-4 orang - 1 Karo SDM, 1 Dirjen (Rehabilitasi Sosial / Perlindungan & Jaminan Sosial / Penanganan Fakir Miskin), 1 Pekerja Sosial Senior, 1 Psikolog HIMPSI*


Bobot SKB Kemensos:  CAT 40% + Wawancara + Praktek 60%. Wawancara bobotnya 35% - jadi penentu utama.


5 KLASTER PERTANYAAN ASLI (100% Keluar)


1. Motivasi & Jiwa Sosial (5 Menit - Pasti Ditanya Pertama)


> - "Kenapa daftar di Kemensos? Padahal gaji Peksos / Penyuluh Sosial kecil, kerjaannya berat di lapangan, urus gelandangan, ODGJ. Kenapa tidak di BUMN atau bank?"

> - "Pernah berinteraksi dengan pemulung, pengemis, ODGJ, disabilitas berat? Jijik atau kasihan?"

> - "Keluarga kamu  ekonomi mapan, kamu siap mandi tidak enak, tidur di Balai Sosial, makan sama penerima manfaat?"


Jawaban GUGUR (Banyak sarjana psikologi & kesejahteraan sosial gugur disini):

- "Karena saya mau jadi PNS biar stabil"

- "Saya mau di Kemensos karena dekat rumah / bisa WFH"

- "Saya jijik sih kalau ketemu ODGJ / bau"


Jawaban Lolos 90+ (Rumus: Empati + Amanat UUD + Siap Turun Lapangan):

> "Motivasi saya adalah mengamalkan amanat UUD 1945 Pasal 34: Fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara. Saya terpanggil menjadi Pekerja Sosial karena saya percaya setiap manusia punya martabat. Saya siap turun langsung ke lapangan, ke kolong jembatan, ke lokasi bencana, tidak hanya di belakang meja. Bagi saya, kebahagiaan adalah ketika penerima manfaat bisa mandiri."


Wajib sebut jargon Kemensos:

 ATENSI (Asistensi Rehabilitasi Sosial), Permensos, DTKS.


2. Wawasan Kemensos (10 Menit - Banyak Gugur Karena Tidak Hafal Program)


Ini paling sering bikin TMS. Kamu harus hafal program Kemensos, bukan asal jawab.


Wajib Hafal:


A. Pejabat & Program:

- "Siapa Menteri Sosial sekarang? Siapa Dirjen Rehabilitasi Sosial?"

- "Apa itu DTKS? Apa bedanya DTKS dengan Regsosek?"

- "Sebutkan program utama Kemensos! Apa itu PKH, BPNT/Sembako, ATENSI, Pahlawan Ekonomi Nusantara (PENA)?"

- "Apa itu Permensos No. 7 Tahun 2024 tentang ATENSI?"

- "Apa bedanya Pekerja Sosial (Peksos) dan Penyuluh Sosial (Pensos)?"


Jawaban Emas:

- PKH: Program Keluarga Harapan - bantuan bersyarat untuk ibu hamil, balita, lansia, disabilitas

- BPNT: Bantuan Pangan Non Tunai / Sembako Rp 200rb/bulan

- ATENSI:

 Asistensi Rehabilitasi Sosial - layanan untuk disabilitas, anak, lansia, korban NAPZA, Tindak Kekerasan, dengan 7 komponen (dukungan hidup, terapi, perawatan sosial, dll)

- *DTKS:

 Data Terpadu Kesejahteraan Sosial - basis data orang miskin


B. Isu Terkini:

- "Gimana pendapat kamu tentang bansos salah sasaran? Orang punya mobil dapat PKH? Gimana solusi kamu?"

- "Banyak anak jalanan di Depok dan Jakarta, gimana cara kamu tangani sebagai Peksos?"

- "Viral di TikTok, orang pura-pura miskin untuk dapat bansos, pendapat kamu?"


3. Studi Kasus Lapangan (10 Menit - INI PALING MENENTUKAN)


Panel kasih kasus, kamu harus jawab pakai *Metode Pekerjaan Sosial: Casework, Groupwork, Community.*


3 Kasus Asli yang 80% Keluar:


Kasus 1 - ODGJ:

> "Kamu Penyuluh Sosial di Dinas Sosial Depok. Ada laporan ODGJ telanjang di jalan Margonda, meresahkan, masyarakat mau pukul. Kamu datang, ODGJ marah-marah, bawa batu, bau sekali. Apa yang kamu lakukan langkah pertama sampai tuntas?"


Jawaban Gugur: "Saya panggil Satpol PP untuk angkut" atau "Saya takut, saya tunggu polisi"


Jawaban Lolos: "Saya lakukan pendekatan persuasif, jaga jarak aman, tidak menghakimi, pakai teknik bina suasana, hubungi TKSK / Tagana / Puskesmas untuk rujukan, asesmen, lalu rujuk ke RSJ / Balai Rehabilitasi Sosial dengan ATENSI, dan edukasi masyarakat agar tidak main hakim sendiri."


Kasus 2 - Lansia Terlantar:

> "Ada nenek 80 tahun tinggal di kontrakan di Depok, anak tidak mau urus, tidak punya BPJS, sakit-sakitan, tidak bisa jalan. Tetangga lapor ke Kemensos. Apa intervensi kamu?"


Kasus 3 - Bencana / Darurat:

> "Gunung meletus, kamu Tim Kemensos Tagana, harus buka dapur umum dan trauma healing anak. Kamu 3 hari tidak tidur, tidak ada sinyal, keluarga kamu di Depok panik. Kamu pulang atau tetap bertugas?"


Jawaban harus: Tetap bertugas, karena tugas Tagana adalah negara.


4. Integritas & Anti Pungli Bansos (5 Menit - Sadis)


Kemensos paling sensitif soal korupsi bansos. Ingat kasus Mensos Juliari.


- "Kamu jadi pendamping PKH, KPM (Keluarga Penerima Manfaat) kasih kamu 200 ribu sebagai terima kasih karena cairkan bantuannya. Kamu ambil?"

- "Kepala Desa titip 10 nama keluarganya masuk DTKS biar dapat PKH, padahal mampu. Kalau tidak masukkan, kamu dimusuhi. Kamu gimana?"

- "Ada oknum potong bansos Rp 50 ribu per KPM. Kamu lihat, kamu diam atau lapor? Lapor ke mana?"


Jawaban harus TEGAS:


> "Saya tolak dan laporkan ke UPG Kemensos, Itjen, dan Saber Pungli. Sesuai Permensos dan UU Tipikor, Peksos dilarang menerima gratifikasi dalam bentuk apapun. DTKS harus berdasarkan musyawarah desa & verifikasi, tidak boleh titipan."


5. Kesiapan Mental & Penempatan


- "Siap ditempatkan di Balai Rehabilitasi di daerah 3T? Di Sentra Phala Martha Sukabumi urus ODGJ berat? Di Balai Anak di Papua?"

- "Kamu cewek/cowok dari kota, siap 24 jam di lapangan urus korban bencana, banjir, longsor?"

- "Punya tato? Pernah buat konten flexing bansos? (Cek Sosmed)"


Etika & Penampilan Wawancara Kemensos


- Pakaian: Putih hitam rapi, tidak mewah. Jangan pakai barang branded mencolok - Kemensos tidak suka yang hedon, karena urus orang miskin.

- Masuk: Salam, senyum, ramah. Tunjukkan empati dari awal.

- Bahasa: Indonesia santun, tidak boleh kasar, tidak boleh menghakimi. *Jangan pernah bilang "pengemis malas", "ODGJ gila" - gugur langsung.* Bilang: "Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS)" atau "Penerima Manfaat".


Simulasi Wawancara Kemensos - Aku Jadi Direktur Kemensos


Aku sidang kamu sekarang, ini soal asli 2023:


> "Saudara hidup di kota, daftar sebagai Pekerja Sosial. Saudara ditugaskan asesmen keluarga miskin di kolong Tol. Sampai di sana, keluarga itu 5 anak, bapak ODGJ, ibu pemulung, tinggal di gubuk triplek bau pesing. Anak paling kecil tidak pakai baju, cacingan, lapar. Saudara punya uang pribadi Rp 500 ribu di dompet, untuk ongkos pulang ke Depok. Apa yang saudara lakukan? Kasih uang pribadi atau tidak? Jelaskan pakai prinsip Pekerja Sosial: Self-determination, Empati, dan Profesional!"


70% peserta jawab "saya kasih uang" - itu SALAH menurut Kemensos, karena charity sesaat, bukan pemberdayaan.


Coaching di Kemensos 

Coaching di Kemensos itu *paling berat secara mental di semua kementerian.*


Kalau di PTDI coaching salah 1 baut pesawat jatuh, di ESDM salah tanda tangan triliunan hilang, *di Kemensos salah bicara 1 kalimat ke ibu penerima PKH - ibu itu nangis, viral di TikTok, menteri dipanggil DPR, pegawai dipecat.*


Pegawai Kemensos itu hadapi *orang paling miskin, paling marah, paling terluka di Indonesia.* Lansia terlantar, anak disabilitas, korban bencana, gelandangan, keluarga miskin yang sudah 10 tahun tidak dapat bantuan.


Makanya coaching di Kemensos bukan soal teknis, tapi soal *HATI & EMPATI + ANTI PUNGLI + ANTI SALAH DATA.*


Ini framework yang dipakai *BPSDM Kemensos, Pusdiklat Kemensos, SDM PKH, dan Sentra Kemensos (dulu Panti) 2024/2025.*


4 JENIS COACHING WAJIB DI KEMENSOS


1. COACHING EMPATI & KOMUNIKASI TRAUMA - (No.1 - Hati)


Ini beda dengan Service Excellence RSUD. Di RSUD pasien marah karena antri. Di Kemensos, KPM marah karena *sudah 5 tahun tidak dapat PKH padahal miskin, tapi tetangga yang punya mobil dapat.*


*Modul HEART+ Kemensos (Dipakai SDM PKH):*


*H - Hear:* Dengarkan dulu, jangan potong. Ibu itu mau cerita suaminya meninggal, anak 3.

*E - Empathy:* "Saya paham ibu berat, saya di sini mau bantu."

*A - Apologize:* "Mohon maaf ya Bu kalau selama ini bantuannya belum sampai."

*R - Resolve:* "Saya cek DTKS Ibu sekarang ya."

*T - Thank:* "Terima kasih Ibu sudah sabar cerita."


*Yang TIDAK BOLEH diucapkan SDM PKH (Bikin Viral):*

- "Salah ibu sendiri tidak urus data!"

- "Miskin kok punya HP bagus?"

- "Sabar saja, rezeki sudah diatur."

- "Data ibu tidak ada, ya sudah tidak dapat."


Ini kalimat yang bikin pegawai Kemensos dipecat tahun 2023-2024.


*Latihan Roleplay Paling Sering:*

> Ibu Siti, 60 tahun, lansia, datang ke Dinas Sosial Depok. Bawa KTP lusuh. "Pak, saya sudah 3 kali ke kelurahan, katanya data saya tidak ada. Padahal saya janda, tinggal di kontrakan bocor, anak tidak kasih makan. Tetangga saya dapat PKH, saya tidak."


Jawaban SALAH: "Cek di kelurahan saja Bu."

Jawaban BENAR (Coaching): Duduk sejajar, tidak berdiri, kasih air, cek DTKS pakai HP bareng-bareng, jelaskan pelan: "Ibu, data Ibu memang belum masuk DTKS karena NIK belum padan Dukcapil. Saya bantu usulkan sekarang ya, saya foto rumah Ibu nanti."


2. COACHING DTKS & SIKS-NG - (No.2 - Data)


Ini sumber 90% masalah Kemensos. *Salah DTKS = salah sasaran = menteri dicaci DPR.*


*Modul Coaching untuk Pendamping PKH, TKSK, Puskesos:*


*A. 3 Kesalahan Fatal DTKS:*

1. NIK tidak padan Dukcapil (nama beda 1 huruf = tidak dapat bansos)

2. Alamat tidak update (sudah pindah kontrakan = tidak ketemu)

3. Data tidak diusulkan ulang tiap bulan (harus usulan tiap bulan via SIKS-NG)


*Coaching:* Praktek langsung buka SIKS-NG di HP, bukan PPT.


*B. Coaching Verifikasi Lapangan:*

- Jangan verifikasi dari warung kopi. Harus foto rumah, foto KTP, foto kondisi.

- Jangan titip KTP. Harus ketemu orangnya.


3. COACHING ANTI PUNGLI & GRATIFIKASI - (No.3 - Anti KPK & Saber Pungli)


Ini yang bikin banyak SDM PKH dipecat. Potong bantuan Rp 50 ribu saja bisa pidana.


*Modul Wajib dari Itjen Kemensos + KPK:*


- *PKH Rp 600 ribu / 3 bulan = utuh Rp 600 ribu.* Tidak boleh potong Rp 10 ribu untuk "uang transport pendamping" atau "uang fotokopi".

- *BPNT Rp 200 ribu = tidak boleh dipaksa belanja di warung tertentu (e-warong).* KPM bebas belanja di mana saja.

- *Tidak boleh:* Minta KPM belikan pulsa, minta KPM jadi tim sukses, minta KPM setorkan KTP untuk pinjol.


*Simulasi Coaching:*

> "Pendamping PKH di Cianjur minta KPM setor Rp 20 ribu tiap cair untuk uang bensin. Gimana coach-nya?"


Jawab: Itu pungli. Langsung laporkan ke Itjen & Saber Pungli. Pecat. 1 orang pungli = rusak nama 30.000 pendamping PKH seluruh Indonesia.


4. COACHING PENANGANAN BENCANA & SENTRA - (Cepat, Bukan Birokrasi)


Kemensos yang turun pertama kalau ada gempa, banjir, longsor.


*Coaching TAGANA & Sentra:*

- *24 Jam Pertama:* Jangan tanya data. Kasih dulu makan, selimut, tenda.

- *Jangan:* Korban banjir disuruh isi form 10 lembar dulu baru dapat nasi.

- *Psikososial:* Anak korban bencana jangan ditanya "cerita dong gempa-nya gimana?" Itu bikin trauma lagi. Ajak main, gambar.


METODE COACHING KEMENSOS YANG BERHASIL (Bukan Ceramah)


*1. Coaching di Lapangan (Blusukan - 70%)*


Jangan di aula. Coach ikut pendamping PKH ke rumah KPM.


Lihat pendamping bicara ketus = tegur langsung di jalan pulang: "Tadi Ibu Siti nangis lho, coba lain kali duduk dulu, kasih waktu 10 menit."


*2. Coaching dengan Cerita Nyata (Storytelling)*


Jangan pakai data BPS. Pakai cerita:


"Ini foto Mbah Mariyah, 75 tahun, di Cilacap. Dulu tidak dapat PKH 5 tahun karena data salah. Setelah kita perbaiki, dia dapat, dipakai untuk beli obat katarak. Sekarang bisa lihat lagi."


Itu bikin pendamping nangis & semangat.


*3. Coaching Supervisi Reflektif (Bukan Menghakimi)*


Setelah pendamping hadapi KPM marah / anak terlantar, pasti stres & burnout.


Coaching: "Tadi berat ya hadapi Ibu Siti? Apa yang kamu rasakan? Apa yang bisa kita lakukan bareng besok?"


Bukan: "Kamu kok tidak bisa selesaikan?"


CONTOH RENCANA COACHING 1 BULAN (Untuk SDM PKH / TKSK / Dinas Sosial Depok)

Minggu Fokus Metode Target

1 Empati & HEART + Anti Kalimat Viral Roleplay Ibu marah Komplain turun 50%

2 DTKS & SIKS-NG + NIK Padan Praktek HP di lapangan Usulan DTKS naik 90%

3 Anti Pungli & Gratifikasi Case study pecat 2023 Zero pungli

4 Penanganan KPM Sulit & Burnout Supervisi reflektif SDM tidak resign



Sumber Pustaka:

James D Ogdon, Psikodiasnotik dan asesmen of personal at work,1968



Jumat, 09 Oktober 2026

Rekrutmen Pegawai di Kemenkes

Rekrutmen Pegawai di Kemenkes 

Proses psikotes dan wawancara dalam rekrutmen Kementerian Kesehatan (Kemenkes)—seperti pada program Nusantara Sehat (NSI/NST), Penugasan Khusus (Tugsus), maupun Poltekkes—umumnya meliputi tahapan tes tertulis, uji dinamika kelompok, dan panel wawancara. 

1. Tahapan dan Jenis Psikotes Tertulis


A. Tes Wartegg: 
Melanjutkan 8 kotak berisi titik atau garis untuk mengukur kreativitas, stabilitas, adaptasi dan cara mengambil keputusan. 

B. Tes Baum (Gambar Pohon):
 Menggambar pohon dengan akar, batang, dan buah (sempurna) untuk menilai karakter introvert atau Ekstrovert, kedewasaan, serta orientasi kehidupan (masa lalu atau masa depan). 

C. Menggambar Orang (DAP): 
Menggambarkan seseorang yang sedang melakukan aktivitas (biasanya bekerja) untuk menilai konsep diri dan tanggung jawab. 

D. Tes Koran / Pauli / Kraepelin: Penjumlahan deretan angka cepat untuk menguji ketahan kerja, konsentrasi, memori dan manajemen stres di bawah tekanan. 

E. Tes Kemampuan Dasar / Logika/Kemampuan Kognitif: 
Soal matematika, dasar, sinonim, antonim, analogi, serta tes penalaran. 

F. Leaderless Group Discussion (LGD) / FGD: Diskusi kelompok tanpa pemimpin untuk memecahkan 12 atau lebih daftar masalah/kasus, menilai kemampuan kerja sama dan negosiasi. Tim Penilai yang terdiri dari Psikolog dan PPSDM Kemenkes, mencatat calon yang aktif, dominan dan pasif.



STRUKTUR WAWANCARA KEMENKES

Tes Wawancara di Kemenkes itu bukan wawancara HRD biasa. Ini wawancara PNS dengan 3 dosa besar yang auto gugur.

Kalau SKD kamu ranking 1 pun, wawancara bisa bikin kamu TMS. Di CPNS Kemenkes 2023, 31% gugur di wawancara karena tidak siap.

Ini bocoran panel & pertanyaan asli dari peserta lolos Kemenkes 2023/2024.


Lokasi: Gedung Kemenkes, Kuningan / Poltekkes / Via Zoom (PPPK)
Durasi: 15-30 menit
Panel: 3 orang - *1 Kepala Biro SDM / Direktur, 1 Pejabat Fungsional Senior (Dokter/Perawat/SKM), 1 Psikolog*

Nilai: 0-100. Minimal 70 untuk lolos. Yang dinilai bukan pintar, tapi 3P: Pelayanan, Pengabdian, dan Integritas.

5 KLASTER PERTANYAAN (100% Keluar)

1. Motivasi & Pengabdian (Pasti Ditanya Pertama - 5 Menit)

Ini penentu

> - "Perkenalkan diri, kenapa kamu daftar di Kemenkes, bukan di RS swasta / BUMN farmasi yang gajinya 3x lipat?"

> - "Kenapa ambil formasi ini? Kenapa tidak jadi dokter spesialis / kerja di klinik kecantikan?"

> - "Gaji PNS Kemenkes kecil, di awal cuma 4-5 juta. Teman kamu di RS swasta 15 juta. Tidak iri?"

> - "Siap ditempatkan di mana saja? Kalau ditempatkan di Puskesmas pedalaman Yahukimo, Papua Pegunungan, tidak ada sinyal 1 bulan, mau?"

Jawaban GUGUR:
- "Karena mau jadi PNS biar stabil / disuruh orang tua / dekat rumah di Depok"
- "Saya maunya di Jakarta saja"
- "Karena gaji PNS enak, ada pensiun"

Jawaban Lolos 90+ (Pakai Rumus: Visi Kemenkes + Sumpah Profesi + Siap Pelosok):

> "Motivasi saya adalah pengabdian sesuai Sumpah Tenaga Kesehatan dan visi Kemenkes untuk Indonesia Sehat. Saya memahami Kemenkes adalah ujung tombak pelayanan primer di pelosok. Saya siap ditempatkan di DTPK, karena disitulah negara paling membutuhkan. Gaji bukan utama, pengabdian yang utama."

2. Wawasan Kemenkes & Isu Kesehatan Nasional (10 Menit - Banyak Gugur Di Sini)

Panel akan cek kamu update atau tidak.

Wajib Hafal - Kalau tidak hafal = gugur:

A. Pejabat & Program:

- "Siapa Menteri Kesehatan sekarang? Siapa Dirjen Nakes? Sebutkan 6 Pilar Transformasi Kesehatan!"

- "Apa itu ILP - Integrasi Layanan Primer? Apa itu PIS-PK?"

- "Bagaimana program penurunan Stunting? Target 2024 berapa? Apa peran kamu?"

- "Kenapa kasus TBC Indonesia nomor 2 tertinggi di dunia? Apa programnya?"

- "Apa itu SatuSehat? Apa itu BPJS Kesehatan?"

Jawaban Emas 6 Pilar Transformasi Kesehatan (Jawab persis ini):
1. Transformasi Layanan Primer (Puskesmas)
2. Transformasi Layanan Rujukan (RS)
3. Transformasi Ketahanan Kesehatan (obat/vaksin dalam negeri)
4. Transformasi Pembiayaan (JKN)
5. Transformasi SDM Kesehatan
6. Transformasi Teknologi (SatuSehat)

B. Isu Terkini (2024-2025):
- "Bagaimana pendapat kamu tentang masyarakat yang menolak imunisasi karena hoaks di TikTok?"

- "Banyak dokter PPDS bullying, gimana pendapat kamu sebagai calon Nakes Kemenkes?"

- "Obat sirup tercemar EG/DEG kemarin, apa peran Kemenkes & BPOM?"

3. Kompetensi Teknis (Sesuai Formasi - 10 Menit)

Contoh Asli per Formasi:

Perawat / Bidan:
- "Ibu hamil datang ke Puskesmas perdarahan, tidak ada dokter, kamu bidan baru, apa yang kamu lakukan? Jelaskan langkah MTBM/MTBS!"

- "Apa itu APGAR score? Bagaimana cara menghitungnya?"

- "Pasien TB tidak mau minum obat, gimana edukasi kamu?"

Dokter:
- "Pasien anak demam, kejang, di Puskesmas tanpa lab lengkap, diagnosis banding apa? Tatalaksana awal?"

- "Bagaimana alur rujukan JKN dari Puskesmas ke RS?"

Apoteker / Tenaga Kefarmasian:

- "Apa itu Formularium Nasional? Apa itu e-Monev KTF?"

- "Stok vaksin di Puskesmas putus rantai dingin, masih boleh dipakai?"

SKM / Promkes / Epidemiolog:

- "Desa cakupan imunisasi 40%, gimana strategi kamu tingkatkan jadi 90%?"

4. Integritas & Etika - UPG Kemenkes (5 Menit - Paling Sadis)

Ini yang bikin TMS. Panel pura-pura jadi teman.

- "Kamu jadi apoteker Puskesmas, ada oknum mau jual obat program pemerintah ke apotek, kamu diajak dapat bagian 10 juta per bulan. Kamu mau?"

- "Kepala Puskesmas suruh kamu mark-up laporan BOK biar dana cair lebih. Kalau tidak ikut, kamu dimusuhi. Kamu gimana?"

- "Pasien kasih kamu amplop 500 ribu karena sudah tolong persalinan gratis. Kamu ambil atau tolak? Kenapa?"

- "Teman sejawat pungli ke pasien 50 ribu untuk biaya fotokopi. Kamu lihat, kamu diam atau lapor?"

Jawaban harus TEGAS + Sebut Aturan:

> "Saya tolak dan laporkan ke UPG (Unit Pengendalian Gratifikasi) Kemenkes dan Inspektorat Jenderal sesuai Permenkes No. 14 Tahun 2022 tentang Pengendalian Gratifikasi. Tenaga Kesehatan harus berintegritas, tidak menerima gratifikasi dalam bentuk apapun."

Jawab "saya pertimbangkan" atau "saya ambil karena kasihan" = langsung 0.

5. Psikologi & Kesiapan Mental (5 Menit)

- "Punya pacar/istri di Depok? Kalau LDR 2 tahun di Papua, kuat?"

- "Pernah dimarahi pasien? Pernah nangis karena pasien meninggal? Gimana coping kamu?"

- "Apa kelemahan kamu?"

- "Kalau ditempatkan di daerah konflik, misal Papua Pegunungan rawan KKB, berani?"

Penampilan & Etika Wawancara Kemenkes

- Pakaian:
 Putih hitam formal, sepatu pantofel, rambut rapi. *Jangan pakai batik, jangan pakai jeans.* Untuk cewek hijab: hijab hitam polos, tidak modis.

- Masuk: 
Ketuk pintu, salam, "Lapor, peserta wawancara Kemenkes atas nama ... siap!"

- Duduk: 
Setelah dipersilakan. Tegap.

- Bahasa:
Campur Indonesia baku + istilah kesehatan. Jangan bahasa gaul .

Simulasi Paling Sering Bikin Gugur

Panel akan kasih studi kasus ini:

> Kamu Nakes di Puskesmas pedalaman NTT. Ada 1 anak gizi buruk, ibu tidak mau anaknya dirujuk ke RS karena percaya dukun dan takut biaya. Di sisi lain, ambulans Puskesmas rusak, sinyal tidak ada, kamu cuma punya motor. Kamu lakukan apa? 2 menit, jelaskan langkah promotif, preventif, kuratif.




Sumber Pustaka:
James D Ogdon, Psikodiasnotik dan asesmen of personal at work,1968.