Psikotes dan wawancara rekrutmen di Kejaksaan
Psikotes & Wawancara di Kejaksaan RI paling berbeda dari TNI/Polri/BUMN. Kalau TNI/Polri cari mental tempur, Kejaksaan cari Integritas + Anti Suap + Tahan Tekanan Perkara Korupsi.
Ini contoh format terbaruCPNS Kejaksaan RI 2023/2024, PPPK Kejaksaan, dan Pengamanan Rekrutmen Jaksa.
Kejaksaan ada 2 jalur:
1. Calon Jaksa (S1 Hukum) - paling ketat
2. Tata Usaha / Pengawal Tahanan / pengemudi / Pranata Barang Bukti (SMA/S1)
ALUR SELEKSI KEJAKSAAN
SKD (TWK, TIU, TKP) ->
SKB (Psikotes + Wawancara + Kesehatan + Praktek Kerja) ->
Pantukhir Kejagung
Bobot: SKD 40% + SKB 60% (Psikotes & Wawancara = 60% penentu lolos )
1. PSIKOTES KEJAKSAAN (2 Hari)
Lokasi: Pusdiklat Kejaksaan, Ragunan / di Kejati masing-masing.
Diuji langsung oleh Pusat Psikologi TNI AD / HIMPSI (bukan psikolog swasta).
Tesnya:
A. Tes Kecerdasan & Daya Tahan (Hari 1 Pagi)
- IST (Tes Intelligenz Struktur): 9 subtes, 120 soal. Versi lebih susah dari TKD BUMN. Ada analogi hukum.
Kraepelin/Pauli: 45 menit. Sama kayak TNI.
-Grafik harus stabil naik. Jaksa yang tidak tahan baca berkas 500 halaman = gugur.
CEFIT/ Wartegg / Baum / DAP:
Gambar pohon + orang + 8 kotak. Sama kayak TNI/Polri.
B. Tes Kepribadian & Integritas (Hari 1 Siang - Ini Kuncinya)
- *MMPI-2 (567 soal) + PAPI Kostick + EPPS: Cari 3 hal:
1. Integritas & Anti Korupsi:
Skala L (bohong), Skala Kejujuran, anti suap
2. Stabilitas Emosi:
Jaksa sidang lawan pengacara hebat, harus tidak mudah emosi
3. Dominasi & Ketegasan:
Tidak boleh minder di depan koruptor
- Tes Korupsi / Grafis (Khusus Kejaksaan):
Kadang ada soal cerita:
> "Kamu Jaksa. Tersangka korupsi kasih kamu 1 Miliar supaya tuntutan ringan. Keluargamu butuh uang untuk operasi ibu. Apa yang kamu lakukan?"
Jawaban "Saya tolak" saja tidak cukup. Harus menyebut UU Tipikor, Kode Etik Jaksa, dan lapor ke Jamwas.
C. Diskusi Kelompok Tanpa Pemimpin (LGD) - Khusus Calon Jaksa
- 6 orang diskusi kasus: "Bagaimana menangani kasus korupsi dana desa 500 juta dengan bukti minimal?"
- Dinilai: Logika hukum, etika, tidak memotong orang, kepemimpinan.
2. WAWANCARA KEJAKSAAN (2 Jenis)
Wawancara 1: Wawancara Psikologi (30 Menit - 1 on 1 dengan Psikolog)
Sudah memegang hasil MMPI kamu.
Contoh Pertanyaan asli 2023:
- "Kenapa mau jadi Jaksa / di Kejaksaan? Mau kaya dari perkara?"
- "Pernah nyontek? Pernah berbohong ke orang tua? Pernah pungli?"
- "Kalau atasan (Kajari) suruh kamu hentikan kasus korupsi karena pelakunya teman Kajari, kamu ikut atau lawan?"
- "Punya utang pinjol / judi online? Punya pacar? Pernah hubungan intim di luar nikah? Kami cek BI Checking & sosmed."
- "Kalau kamu menangani kasus keluarga kamu sendiri yang korupsi, kamu mundur atau tetap tangani?"
- "Apa kelemahanmu? Jangan jawab 'perfeksionis' - itu jawaban bohong."
Jawaban GUGUR:
- Motivasi "Gaji besar, gagah pakai seragam Jaksa"
- Jawab "Saya akan mengikuti perintah atasan meski salah" = gugur (Jaksa harus punya kemerdekaan)
- Ada riwayat pinjol, judol, perselingkuhan = TMS Keutuhan.
Jawaban LOLOS (Tri Krama Adhyaksa):
> "Saya ingin menegakkan hukum dengan Tri Krama Adhyaksa:
Satya, Adhi, Wicaksana. Jika ada perintah yang bertentangan dengan hukum, saya akan laporkan ke Jamwas sesuai Perja No. 067/2007 tentang Kode Perilaku Jaksa."
Wawancara 2:
Wawancara Pengguna / Pantukhir Kejaksaan Agung (Panel 5-6 Jaksa Senior)
Panel:*
Jaksa Agung Muda (JAM), Kepala Kejati, Kabag Kepegawaian, Jaksa Senior
Waktu: 10-15 menit
Bahasa: Campur hukum + etika
Contoh Pertanyaan Asli:
1. Hukum Pidana:
- "Apa bedanya Jaksa dan Hakim? Apa itu Surat Dakwaan?"
- "Sebutkan asas-asas hukum pidana! Apa itu asas legalitas?"
- "Apa itu Restorative Justice menurut Perja 15/2020?"
- "Kasus korupsi di bawah 50 juta, bisa RJ tidak?"
2. Integritas & Tekanan:
- "Tersangka adalah anggota DPR, dia telepon Jaksa Agung untuk bebaskan dia. Kamu sebagai Jaksa bawahan diintimidasi, bagaimana?"
- "Berapa gaji Jaksa pertama? Cukup tidak? Kalau ditawari suap 100 juta, cukup tidak gaji kamu?"
3. Wawasan Kejaksaan:
- "Siapa Jaksa Agung sekarang? Apa program Kejaksaan sekarang? Apa itu Jaksa Masuk Sekolah?"
- "Apa bedanya Kejaksaan dan KPK? Kenapa tidak daftar KPK saja?"
- "Siap ditempatkan di daerah terpencil, Papua, perbatasan?"
Bocoran 3 Kasus Gugur Terbanyak di Kejaksaan 2023
1. MMPI Skala L Tinggi (Bohong):
Ngaku tidak pernah marah, tidak pernah berbohong = dianggap tidak jujur = TMS
2. BI Checking jelek:
Ada pinjol, judol, paylater nunggak = TMS Integritas (dianggap mudah disuap)
3. Wawancara:
Tidak paham Restorative Justice & tidak hafal Tri Krama Adhyaksa + Doktrin Jaksa
Tri Krama Adhyaksa (Wajib Hafal Luar Kepala):
SATYA - ADHI - WICAKSANA
Doktrin Kejaksaan:
"Pancasila adalah dasar negara dan Jaksa adalah pelaksana penegakan hukum yang merdeka"
Simulasi Wawancara Kejaksaan - Aku Jadi JAM Pidum
Aku sidang kamu:
> "Saudara A, sarjana hukum. Saudara tahu gaji Jaksa pertama cuma 5-6 juta, tapi menangani kasus korupsi triliunan. Teman saudara jadi pengacara koruptor, penghasilan 200 juta per. Saudara menangani kasus, teman saudara datang bawa koper isi 500 juta minta tuntutan ringan. Koper itu bisa buat lunas rumah ibu saudara. Apa yang saudara lakukan dalam 1 menit? menjelaskan dasar hukum dan kode etiknya!"
Ini soal yang membuat 40% calon Jaksa gugur. Jawab "saya tolak" saja tidak cukup.
Jawab harus lengkap disertakan Penyediaan pasal dan kode etik.
Sumber Pustaka:
James D Ogdon, Psikodiasnotik dan asesmen personal at work,1968.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar