ilmu2hrd.blogspot.com

Pages

Rabu, 13 November 2019

Ciri- ciri Pemimpin Visioner dan bagian otak yg berperan

Visioner Leadership



Pemimpin merupakan tugas yang tidak ringan, apalagi jaman modern, harus tidak hanya memikirkan bagaimana organisasi bekerja saat ini,  tetapi menjaga kelangsungan hidup organisasi tidak berhenti  atau bangkrut jika perusahaan.  Beberapa ciri-ciri Pemimpin yg punya visi ke depan

1. Selalu membuka kesempatan terhadap perubahan.

2. Mengidentifikasi adanya kebutuhan untuk berubah.

3. Berdikusi dengan orang lain mengenahi pendapat mereka tentang perubahan

4. Dapat mendifinisikan visi Dan misi organisasi

5. Berpikiran terbuka terhadap pandangan, usulan, kritikan, yang mengarah pada perubahan situasi.

6. Mengidentifikasi area yg perlu perubahan.

7. Mengkomunikasikan arah yg hendak dicapai kelompok.

8.Mempelopori,mempengaruhi,dan mengarahkan pandangan serta perilaku orang lain untuk mewujudkan visi organisasi

Ada beberapa karakter yang berbakat jadi Pemimpin diantaranya :

a. Kuat terhadap tekanan atau under pressure. 

Hal ini berkaitan dengan fungsi Pemimpin yang simultan untuk melakukan planning, organising, staffing, leading dan controlling. 


b. Kemampuan berkomunikasi secara lesan atau Oral Communication. 

Jadi Pemimpin harus lancar berbicara karena harus berkomunikasi dengan yang dipimpin maupun pihak lain yang berhubungan dengan organisasinya, seperti mengadakan pembicaraan pembicaraan, melakukan pertemuan membahas program atau meeting dll.

c. Punya gaya pemimpin karena cara memimpin itu lebih bersifat Seni dari pada teori atau science. 

Memimpin itu lebih ke arah seni dari pada keilmuan atau science .Walau Pemimpin selalu penuh perhitungan matematik, penuh berdasarkan data statistik namun apabila menghadapi situasi yang tidak pasti maka mampu menggunakan feeling, insting dan pengalaman dalam bertindak. 

Skill yang dikuasai seorang Pemimpin Visioner yakni :

a.  Skill Teknis 

Skill yang menjawab pertanyaan " How to do the organization can do to go ", ibarat Presiden adalah menetapkan peraturan peraturan sebagai dasar para menteri dan bawahannya bekerja. 

b. Skill Humanis

Skill kemampuan memotivasi ,mengembangkan para bawahannya , jika Presiden memberikan pengarahan saat sidang kabinet .

c. Skill Konsep

Skill dimana kemampuan memandang secara global keberadaan organisasi dengan lingkungan supaya tetap survive. Contoh jika Presiden ingin menyesejahterakan rakyatnya harus menghilangkan kendala yang menghambat baik dari luar negeri maupun domestik. Dari Luar negeri misalnya terjadinya hambatan eksport bagi bidang ekonomi sehingga tidak dapat mendapatkan pemasukan dana untuk apbn, dalam Domestik tingginya inflasi yang menyebabkan rakyat tidak punya daya beli, yang berakibat berhentinya roda perputaran uang dalam negeri. 

Tidak ada satu "pusat kepemimpinan" tunggal di otak

. Kepemimpinan (leadership) adalah fungsi kognitif dan sosial yang sangat kompleks, sehingga melibatkan kerja sama dari beberapa bagian otak sekaligus.

Namun, jika harus menunjuk satu wilayah utama yang paling berperan, jawabannya adalah Korteks Prefrontal (Prefrontal Cortex / PFC).

1. Korteks Prefrontal (PFC) – "Ruang Kendali / CEO Otak"

Terletak tepat di belakang dahi, bagian ini adalah pusat fungsi eksekutif (executive functions). Dalam konteks kepemimpinan, PFC bertanggung jawab atas:

  • Pengambilan Keinginan & Keputusan (Decision Making): Menimbang risiko, menganalisis data, dan memilih strategi terbaik.

  • Pengendalian Diri (Impulse Control): Menjaga ketenangan di bawah tekanan dan tidak mengambil keputusan emosional secara gegabah.

  • Perencanaan Jangka Panjang (Strategic Thinking): Memvisualisasikan masa depan dan merancang langkah-langkah untuk mencapainya.

2. Bagian Otak Pendukung Kepemimpinan Lainnya

Kepemimpinan bukan hanya tentang logika, tetapi juga tentang hubungan antarmanusia dan emosi. Bagian otak lain yang turut berperan meliputi:

A. Sistem Limbik (Khususnya Amigdala & Insula)

  • Amigdala: Pusat pemrosesan emosi dan respons ancaman. Pemimpin yang baik mampu mengelola amigdala mereka agar tidak cepat panik (amygdala hijack).

  • Insula & Korteks Singulet Anterior (ACC): Berperan penting dalam empati dan kecerdasan emosional (EQ). Bagian ini membantu seorang pemimpin memahami perasaan dan kebutuhan anggotanya.

B. Network Otak Terkait Social Cognition (Jaringan Sosial)

  • Temporoparietal Junction (TPJ): Membantu dalam Theory of Mind—kemampuan untuk memahami sudut pandang, niat, atau pemikiran orang lain yang berbeda dari diri sendiri.

Ringkasan Fungsi Kimiawi Otak (Neurotransmiter)

Selain struktur fisik otak, hormon dan zat kimia juga memengaruhi gaya kepemimpinan:

  • Dopamin: Memicu dorongan pencapaian target, motivasi, dan inovasi.

  • Oksitosin: Mendorong rasa percaya (trust), kolaborasi, dan loyalitas dalam tim.

  • Serotonin: Berkaitan dengan status sosial, rasa percaya diri, dan kepemimpinan yang mengayomi.

  • Kortisol: Hormon stres; jika terlalu tinggi, dapat memperburuk fungsi Korteks Prefrontal (membuat pemimpin sulit berpikir jernih).

Kesimpulan: Korteks Prefrontal adalah "otot" utama kepemimpinan untuk strategi dan logika, sementara interaksinya dengan Sistem Limbik memberikan aspek empati dan kecerdasan emosional yang dibutuhkan seorang pemimpin efektif.

 TES WAWANCARA UNTUK SEORANG MANAJER

`Target: Gali 5 Otak Manajer = Otak Strategi + Otak Orang + Otak Angka + Otak Eksekusi + Otak Integritas`


Wawancara manajer beda sama staff. Jangan tanya "kekuatan dan kelemahan". Tanya "keputusan dan dampaknya".


---


BAGIAN 1: STRUKTUR WAWANCARA MANAJER 45-60 MENIT


*TAHAP 1: PEMBUKAAN 5 MENIT* 

Tujuan: Bangun wibawa + lihat bahasa tubuh

1.  "Ceritakan perjalanan karir Anda 3 menit. Fokus 3 pencapaian terbesar sebagai manajer"

    `


*TAHAP 2: 5 KOMPETENSI INTI MANAJER 30 MENIT* 

Pakai metode *BEI + STAR + Kasus*. Tiap kompetensi 6 menit.

Kompetensi Manajer Otak yang Digali 3 Pertanyaan BEI Wajib

**1. STRATEGI & PENGAMBILAN KEPUTUSAN**

`Lobus Frontal` Bisa lihat 3 langkah ke depan 1. "Ceritakan keputusan tersulit yg pernah Anda ambil dgn data minim. Hasilnya?"

2. "Jika anggaran dipotong 30% tapi target sama, apa 3 langkah Anda?"

3. "Kapan terakhir Anda salah ambil keputusan? Pelajarannya?"

**2. LEADERSHIP & MENGELOLA TIM**

`Lobus Temporal + Cermin` Bisa gerakin orang 4. "Ceritakan saat Anda punya anak buah yg bandel/malas. Apa yg Anda lakukan?"

5. "Bagaimana Anda mendelegasikan tugas ke orang yg kemampuannya di bawah Anda?"

6. "Team Anda gagal capai target. Siapa yg Anda salahkan di rapat?"

**3. MANAJEMEN KINERJA & ANGKA**

`Parietal + Prefrontal` Ngerti angka & tanggung jawab hasil 7. "Sebutkan 3 KPI utama di posisi manajer ini. Target realistisnya berapa?"

8. "Laporan Anda merah 2 bulan berturut2. Langkah Anda minggu pertama?"

9. "Anggaran 500jt. Realisasi 450jt tapi hasil 80%. Evaluasi Anda?"

**4. PENYELESAIAN MASALAH & KRISIS**

`Lobus Parietal + Frontal` Tenang saat kacau 10. "Roleplay: H-3 Pemilu, logistik 2 kecamatan belum datang. Apa yg Anda lakukan jam pertama?"

11. "2 kepala divisi berantem di depan Anda. Respon Anda?"

12. "Staf Anda buat kesalahan fatal dan menyalahkan orang lain. Tindakan Anda?"

**5. INTEGRITAS & KOMUNIKASI**

`Lobus Temporal + Frontal` Bisa dipercaya & bisa negosiasi 13. "Atasan Anda minta 'akalin' laporan. Respon Anda?"

14. "Bagaimana Anda menyampaikan kabar buruk ke direksi/pimpinan?"

15. "Negosiasi: Vendor minta naik harga 20% H-7. Cara Anda?"

`Catatan`: Paksa pakai rumus *STAR = Situation, Task, Action, Result*. Kalau jawab umum "saya komunikasi" = skor 1


*TAHAP 3: TES KASUS 10 MENIT* `Case Interview`

Kasih 1 kertas kasus KPU. Suruh presentasi 3 menit.


*CONTOH KASUS MANAJER KPU:*

"Anda Manajer Logistik. Ada 3 masalah bersamaan: 

1.  Gudang banjir. 20% logistik basah

2.  5 Sopir mogok minta THR

3.  Ketua minta laporan lengkap jam 15.00  

Anggaran darurat 50jt. Apa prioritas dan langkah Anda 24 jam ke depan?"


`Yang dinilai`: Prioritas, tenang, data, berani ambil keputusan


*TAHAP 4: PERTANYAAN DARI CALON + PENUTUP 5 MENIT*

"Apa 3 pertanyaan Anda ke kami?"  

`Red Flag`: "Gaji berapa, cuti berapa" duluan.  

`Skor 4`: "Tantangan terbesar tim ini 6 bulan ke depan apa? Bagaimana saya bisa bantu?"


---


*BAGIAN 2: LEMBAR PENILAIAN WAWANCARA MANAJER*


`Nama`: ..........  `Posisi`: Manajer ........  `Total`: /100

Kompetensi Bobot Skor 1-4 Bukti/Kutipan Jawaban Nilai

**1. STRATEGI** 25% x0.25

**2. LEADERSHIP** 25% x0.25

**3. HASIL & ANGKA** 20% x0.20

**4. PROBLEM SOLVING** 20% x0.20

**5. INTEGRITAS** 10% x0.10

**TOTAL** 100%

*STANDAR SKOR*

Skor Kategori Keputusan

**85 - 100** `SIAP JADI MANAJER` Hire. Bisa langsung pegang tim

**70 - 84** `POTENSI DENGAN MENTORING` Hire tapi butuh atasan yg kuat 3 bulan

**60 - 69** `BELUM SIAP` Taruh di posisi Supervisor dulu

**< 60** `GUGUR` Tidak punya pola pikir manajer

---


*BAGIAN 3: 7 RED FLAG MANAJER WAJIB GUGUR*


Walau pinter jawab, kalau ada ini = TOLAK

1.  *Menyalahkan tim terus* → "Anak buah saya yg..." Tidak ada kata "Saya bertanggung jawab"

2.  *Tidak punya data* → Jawab "kira2", "sekitar". Manajer wajib pakai angka

3.  *Hindari konflik* → "Saya serahkan ke HRD". Manajer harus berani menegur

4.  *Tidak bisa bilang TIDAK* → Di kasus etika langsung "iya pak"

5.  *Bicara 90% tentang dirinya* → Tidak pernah sebut nama tim

6.  *Panik di kasus* → Diam >10 detik, berkeringat, logika berantakan

7.  *Tidak bertanya balik* → Pas ditanya "ada pertanyaan?" jawab "tidak ada"


---


*BAGIAN 4: 5 PERTANYAAN JEBAKAN + JAWABAN IDEAL*

Pertanyaan Jebakan Tujuan Jawaban Skor 4

**"Gaji yg Anda inginkan?"** Lihat jual diri "Sesuai UMR Manajer di industri ini. Tapi saya lebih fokus ke tantangan dan dampak yg bisa saya berikan"

**"Kelemahan Anda?"** Lihat self-awareness "Saya perfeksionis di deadline. Dulu saya kerjakan sendiri. Sekarang saya bikin SOP + checklist biar tim bisa bantu"

**"Kenapa resign dari tempat lama?"** Lihat loyalitas "Saya sudah capai semua target 3 tahun. Saya cari tantangan baru yg skalanya lebih besar seperti di sini"

**"Jika tim Anda tidak suka keputusan Anda?"** Lihat ketegasan "Saya jelaskan 'kenapa' dgn data. Setelah diputuskan, semua harus 1 suara eksekusi. Evaluasi belakangan"

**"5 tahun lagi Anda dimana?"** Lihat ambisi "Saya ingin jadi manajer yg melahirkan 3 manajer baru di bawah saya"

---


*BAGIAN 5: TIPS PEWAWANCARA*


1.  *Diam 5 detik setelah dia jawab* → Manajer bagus akan nambahin data. Yang gugup akan ngaco

2.  *Potong dan kejar "kenapa" 3x* → "Kenapa pilih A?" "Kenapa tidak B?" "Datanya dari mana?"

3.  *Catat kata kerja*: "Saya perintahkan, saya analisa, saya putuskan" = Pemimpin. "Kami, kita" terus = tidak berani ambil resiko


---


*KESIMPULAN 1 KALIMAT*

`Wawancara Manajer = 20% tanya masa lalu + 30% tanya kasus sekarang + 50% lihat cara dia berpikir saat ditekan.`



 



Sumber Pustaka  : Garry Dessler, Manajemen Fundamental, 1982.

Tidak ada komentar: