Apakah ada Psikotes Presiden dan Cawapres
Ada, dan itu wajib + super lengkap— bukan psikotes biasa. Namanya bukan psikotes, tapi Penilaian Kesehatan Rohani & Jasmani Capres-Cawapres
Dasarnya Pasal 5 UU No 7 Tahun 2017: Capres harus *mampu secara rohani dan jasmani* melaksanakan tugas.
Dilakukan di mana & oleh siapa?
- Lokasi: RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta (rumah sakit militer paling ketat)
- Tim : 42 dokter spesialis + 1 tim psikolog + IDI + BNN, dibentuk KPU, independen. Hasilnya final, tidak bisa dibantah tes dari luar 43c5
16 Jenis Tes (2019 & 2024 sama formatnya)
Ini yang bikin beda dari psikotes KPU Kota:
A. Tes Kejiwaan (Rohani) - yang kamu tanya:
1. MMPI - Inventarisasi kepribadian Multifasik Minnesota- 90 menit. Tes kepribadian 500+ soal untuk mendeteksi psikosis, depresi berat, gangguan mood, kecenderungan berbohong, agresif
2. Wawancara Psikiatri MINI ICD-10 + DIP + MMI - 90 menit. Diwawancara psikiater langsung buat cek apakah masih bisa observasi, menganalisis, membuat keputusan & komunikasi
3. Tes Narkoba BNN - darah & urin e01243c5
Tujuannya bukan mencari IQ tinggi, tapi memastikan *tidak ada jaminan medis yang membuat kehilangan kemampuan memimpin dalam 5 tahun ke depan* 43c5
Standarnya: Tidak harus sehat 100%. Boleh punya penyakit (darah tinggi, diabetes) asal masih bisa aktivitas mandiri tanpa hambatan berarti dan tidak dapat diprediksi lumpuh/meninggal dalam 5 tahun.
B. Tes Jasmani (15 lainnya):
Penyakit dalam, bedah, neurologi 60 menit, mata, THT, jantung (EKG, treadmill, echo), paru, radiologi thoraks, MRI kepala 30 menit, lab lengkap, USG.
Bagaimana hasilnya?
Tidak ada nilai IQ. Hanya 2 kategori:
-Memenuhi Syarat = mampu rohani secara fisik
-Tidak Memenuhi Syarat (TMS) = bisa diganti pihak
2014 Jokowi-JK & Prabowo-Hatta: semua lolos
2019 Jokowi-Ma'ruf & Prabowo-Sandi: semua lolos juga
2024 Prabowo-Gibran & Anies-Muhaimin & Ganjar-Mahfud: semua lolos
Bedanya dengan Psikotes Presiden di Negara Lain?
-Amerika:
Tidak ada psikotes wajib. Hanya pemeriksaan kesehatan tahunan, hasilnya bisa dirahasiakan.
Tiongkok:
Ada tes kesehatan super ketat di Politbiro, tapi tertutup.
- Indonesia termasuk paling ketat karena hasilnya diumumkan ke publik melalui KPU.
Jadi kalau ditanya "apakah presiden dites psikotes?" Jawab: Ya, pakai MMPI 90 menit + wawancara psikiater 90 menit, bukan PAPI/Kraepelin.
Di Indonesia tidak ada wawancara seleksi Presiden seperti KPU. Presiden itu dipilih rakyat, bukan dilamar.
Tapi ada 3 jenis "wawancara" yang fungsinya sama dengan seleksi:
1. WAWANCARA MEDIS / KEJIWAAN (Wajib dari KPU)
Ini yang tadi - di RSPAD. Bentuknya wawancara psikiatri 90 menit.
Pertanyaan yang ditanyakan psikiater ke Capres (bocoran dari tim 2019):
- "Apakah Bapak pernah merasa ingin mengakhiri hidup?"
- "Bagaimana Bapak mengelola stres saat dihina 1 juta orang di medsos?"
- "Jika dalam 1 malam ada 2 krisis: gempa + invasi, mana yang Bapak putuskan dulu? menjelaskan alurnya"
- "Apakah Bapak pernah memakai narkotika?"
- "Apakah Bapak mendengar bisikan yang orang lain tidak dengar?"
Tujuan: memeriksa apakah masih bisa observasi - analisis - mengambil keputusan - komunikasi dalam tekanan.
2. UJI KELAYAKAN DI PARTAI (Sebelum daftar ke KPU)
Ini wawancara sebenarnya. Ketua Umum parpol akan bertanya:
Pembunuh Tanyaan internal:
- "Kenapa Anda layak? Elektabilitas Anda berapa? Pengawasan internal kami menunjukkan..."
- "Siapa Cawapres yang bisa tambah 10% suara Jawa?"
- "Kalau kalah, Anda siap tidak jadi oposisi 5 tahun tanpa jabatan?"
- "Siapa penyandang dana kampanye Anda? Ada konflik kepentingan?"
- "Apa kebijakan Anda kalau 2029 harga beras naik 200%?"
Kalau gagal di sini, kamu bahkan tidak bisa daftar ke KPU.
3. DEBAT CAPRES - INI WAWANCARA SELEKSI OLEH RAKYAT
Ini pengganti wawancara kerja. 5x debat KPU.
Format Debat 2024 (jadi acuan 2029):
1. Debat 1: Hukum, HAM, Korupsi, Terorisme
2. Debat 2: Ekonomi, APBN, Investasi
3. Debat 3: Pertahanan, Keamanan, Geopolitik
4. Debat 4: Pembangunan Berkelanjutan, Lingkungan
5. Debat 5: Kesejahteraan Sosial, Pendidikan, Kesehatan
Pertanyaan jebakan yang membuat gugur di mata rakyat:
- "Jika anak Anda korupsi, Anda penjarakan?" (tes integritas)
- "Data Anda salah, BPS bilang beda, sumber Anda dari mana?" (tes kejujuran)
- "Anda janji makan siang gratis 450T, APBN dari mana? Hitung!" (tes kemampuan numerik - di bawah IQ di atas 120 kepakai)
- "Jika diserang China di Natuna, tembak atau diplomasi?" (tes geopolitik)
Debat ini ditonton 50 juta orang secara langsung. Salah jawab 1 menit = kalah 5% suara.
---
Jadi kalau kamu mau jadi Presiden, urutan seleksinya:
1. Lolos wawancara partai (paling susah)
2. Lolos kesehatan rohani MMPI + MRI di RSPAD (90% lolos)
3. Lolos wawancara publik = Debat (ditonton 1 negara)
Tidak ada panel yang bertanya "apa motivasi Anda jadi Presiden?" seperti di KPU. Rakyat yang jadi pewawancaranya.
Sumber Pustaka:
Meta AI
No comments:
Post a Comment