ilmu2hrd.blogspot.com

Pages

Monday, September 28, 2026

Apakah ada Psikotes Presiden

 Apakah ada Psikotes Presiden dan Cawapres 

Ada, dan itu wajib + super lengkap— bukan psikotes biasa. Namanya bukan psikotes, tapi Penilaian Kesehatan Rohani & Jasmani Capres-Cawapres


Dasarnya Pasal 5 UU No 7 Tahun 2017: Capres harus *mampu secara rohani dan jasmani* melaksanakan tugas.


Dilakukan di mana & oleh siapa?


- Lokasi: RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta (rumah sakit militer paling ketat)

- Tim : 42 dokter spesialis + 1 tim psikolog + IDI + BNN, dibentuk KPU, independen. Hasilnya final, tidak bisa dibantah tes dari luar 43c5


16 Jenis Tes (2019 & 2024 sama formatnya)


Ini yang bikin beda dari psikotes KPU Kota:


A. Tes Kejiwaan (Rohani) - yang kamu tanya:


1. MMPI - Inventarisasi kepribadian Multifasik Minnesota- 90 menit. Tes kepribadian 500+ soal untuk mendeteksi psikosis, depresi berat, gangguan mood, kecenderungan berbohong, agresif

2. Wawancara Psikiatri MINI ICD-10 + DIP + MMI - 90 menit. Diwawancara psikiater langsung buat cek apakah masih bisa observasi, menganalisis, membuat keputusan & komunikasi

3. Tes Narkoba BNN - darah & urin e01243c5


Tujuannya bukan mencari IQ tinggi, tapi memastikan *tidak ada jaminan medis yang membuat kehilangan kemampuan memimpin dalam 5 tahun ke depan* 43c5


Standarnya: Tidak harus sehat 100%. Boleh punya penyakit (darah tinggi, diabetes) asal masih bisa aktivitas mandiri tanpa hambatan berarti dan tidak dapat diprediksi lumpuh/meninggal dalam 5 tahun.


B. Tes Jasmani (15 lainnya):

Penyakit dalam, bedah, neurologi 60 menit, mata, THT, jantung (EKG, treadmill, echo), paru, radiologi thoraks, MRI kepala 30 menit, lab lengkap, USG.


Bagaimana hasilnya?


Tidak ada nilai IQ. Hanya 2 kategori:

-Memenuhi Syarat = mampu rohani secara fisik

-Tidak Memenuhi Syarat (TMS) = bisa diganti pihak


2014 Jokowi-JK & Prabowo-Hatta: semua lolos

2019 Jokowi-Ma'ruf & Prabowo-Sandi: semua lolos juga

2024 Prabowo-Gibran & Anies-Muhaimin & Ganjar-Mahfud: semua lolos 


Bedanya dengan Psikotes Presiden di Negara Lain?


-Amerika: 

Tidak ada psikotes wajib. Hanya pemeriksaan kesehatan tahunan, hasilnya bisa dirahasiakan.

Tiongkok:

Ada tes kesehatan super ketat di Politbiro, tapi tertutup.

- Indonesia termasuk paling ketat karena hasilnya diumumkan ke publik melalui KPU.


Jadi kalau ditanya "apakah presiden dites psikotes?" Jawab: Ya, pakai MMPI 90 menit + wawancara psikiater 90 menit, bukan PAPI/Kraepelin.

Di Indonesia tidak ada wawancara seleksi Presiden seperti KPU. Presiden itu dipilih rakyat, bukan dilamar.

Tapi ada 3 jenis "wawancara" yang fungsinya sama dengan seleksi:

1. WAWANCARA MEDIS / KEJIWAAN (Wajib dari KPU)

Ini yang tadi - di RSPAD. Bentuknya wawancara psikiatri 90 menit.

Pertanyaan yang ditanyakan psikiater ke Capres (bocoran dari tim 2019):

- "Apakah Bapak pernah merasa ingin mengakhiri hidup?"
- "Bagaimana Bapak mengelola stres saat dihina 1 juta orang di medsos?"
- "Jika dalam 1 malam ada 2 krisis: gempa + invasi, mana yang Bapak putuskan dulu? menjelaskan alurnya"
- "Apakah Bapak pernah memakai narkotika?"
- "Apakah Bapak mendengar bisikan yang orang lain tidak dengar?"

Tujuan: memeriksa apakah masih bisa observasi - analisis - mengambil keputusan - komunikasi dalam tekanan.

2. UJI KELAYAKAN DI PARTAI (Sebelum daftar ke KPU)

Ini wawancara sebenarnya. Ketua Umum parpol akan bertanya:

Pembunuh Tanyaan internal:

- "Kenapa Anda layak? Elektabilitas Anda berapa? Pengawasan internal kami menunjukkan..."
- "Siapa Cawapres yang bisa tambah 10% suara Jawa?"
- "Kalau kalah, Anda siap tidak jadi oposisi 5 tahun tanpa jabatan?"
- "Siapa penyandang dana kampanye Anda? Ada konflik kepentingan?"
- "Apa kebijakan Anda kalau 2029 harga beras naik 200%?"

Kalau gagal di sini, kamu bahkan tidak bisa daftar ke KPU.

3. DEBAT CAPRES - INI WAWANCARA SELEKSI OLEH RAKYAT

Ini pengganti wawancara kerja. 5x debat KPU.

Format Debat 2024 (jadi acuan 2029):

1. Debat 1: Hukum, HAM, Korupsi, Terorisme
2. Debat 2: Ekonomi, APBN, Investasi
3. Debat 3: Pertahanan, Keamanan, Geopolitik
4. Debat 4: Pembangunan Berkelanjutan, Lingkungan
5. Debat 5: Kesejahteraan Sosial, Pendidikan, Kesehatan

Pertanyaan jebakan yang membuat gugur di mata rakyat:

- "Jika anak Anda korupsi, Anda penjarakan?" (tes integritas)
- "Data Anda salah, BPS bilang beda, sumber Anda dari mana?" (tes kejujuran)
- "Anda janji makan siang gratis 450T, APBN dari mana? Hitung!" (tes kemampuan numerik - di bawah IQ di atas 120 kepakai)
- "Jika diserang China di Natuna, tembak atau diplomasi?" (tes geopolitik)

Debat ini ditonton 50 juta orang secara langsung. Salah jawab 1 menit = kalah 5% suara.

---

Jadi kalau kamu mau jadi Presiden, urutan seleksinya:

1. Lolos wawancara partai (paling susah)
2. Lolos kesehatan rohani MMPI + MRI di RSPAD (90% lolos)
3. Lolos wawancara publik = Debat (ditonton 1 negara)

Tidak ada panel yang bertanya "apa motivasi Anda jadi Presiden?" seperti di KPU. Rakyat yang jadi pewawancaranya.

Sumber Pustaka:

Meta AI

No comments: