ilmu2hrd.blogspot.com

Pages

Sunday, September 27, 2026

Apakah Syarat IQ antariksawan diatas skor 120

 

Apakah untuk menjadi antariksawan perlu IQ diatas 120 ?

Akhir pekan ini di IG ada berita dari BRIN akan merekrut pegawai yang punya IQ diatas skor 120 untuk dijadikan pegawai berposisi penuh tantangan termasuk jadi Antariksawan. Pertanyaan kenapa harus punya IQ diatas skor 120 , bagaimana sebenarnya?

Jawabannya berdasarkan fakta tidak wajib di atas 120 — tapi rata-rata yang lolos memang di atas itu, ada faktor lain selain IQ yang berperan.


NASA, ESA, JAXA tidak pernah menulis syarat "IQ minimal 120" di lowongan resmi. Yang mereka tulis cuma:


> Gelar Master STEM + 3 tahun pengalaman + lulus tes medis super ketat + psikotes ketahanan ekstrem


Mengapa isu IQ 120 muncul?


Karena tes yang dipakai NASA itu setara IQ 130-an tanpa disebut IQ:


1. Tes Kognitif GT (Teknik Umum): 

Kamu harus bisa menghitung mekanika orbital, dinamika fluida, manual navigasi kalau komputer mati. Ini membutuhkan IQ numerik & spasial pada 5% populasi teratas (130+)

2. Tes Kerja di bawah tekanan:

 Contoh - kamu di centrifuge 8G sambil disuruh menyelesaikan puzzle matematika. IQ 100 bisa pinter, tapi di bawah stres biasanya drop jadi 80. Yang butuh adalah IQ yang tahan stres

3. Tes Memori Kerja: 

Hafal 20 prosedur darurat ISS dalam 3 bahasa (Inggris, Rusia). Ini tes memori kerja - biasanya orang IQ 120+ baru kuat.


- Rata-rata IQ antariksawan NASA: 130-145 (menurut studi NASA Langley)

- Scott Kelly & Mark Kelly (kembar antariksawan): IQ 130-an

- Syarat resmi JAXA Jepang: IQ tidak disebutkan, tapi tesnya ada standar tes IQ skor minimal 110

- ESA Eropa: butuh skor di atas persen hingga 80 di tes kognitif (setara IQ 115+)


Jadi kesimpulannya:


- Legal minimal: Tidak ada

- Minimal realistis: 115-120— kalau di bawah itu kamu akan gugur di tes simulasi, bukan karena IQ, tapi karena tidak bisa menyelesaikan soal teknik cepat

- Yang lebih penting dari IQ: 

    1. EQ stabil (tinggal 6 bulan di kotak besi sama 3 orang tanpa berantem)

    2. Tidak klaustrofobia & tidak panik

    3. Fisik sempurna (mata boleh minus tapi max -6, jantung sempurna)

    4. Bisa kerja tim & ikut perintah — orang yang terlalu jenius egois malah ditolak NASA


Ada istilah di NASA: "Kami tidak menginginkan orang-orang brilian yang menyebalkan, kami menginginkan pemain tim yang kompeten"


Kalau IQ kamu 110 tapi tahan stres, jago bahasa Rusia, pilot handal — kamu bisa kalahkan yang IQ 140 tapi panikan.


Sumber Pustaka:

Meta AI

No comments: