Psikotes Sekolah Kedinasan
Berbeda dengan Perguruan Tinggi pada umumnya, Sekolah Kedinasan memang dikhususkan untuk menyiapkan tenaga siap pakai yang ditempatkan pada Instansi tertentu, misalnya STAN ditempatkan di Kemenkeu, atau AKABRI ditempatkan di Kemenhan.
Dalam hal materi kuliah juga ada perbedaan, dimana tidak hanya dibekali ilmu pengetahuan ilmiah tetapi juga ditempa materi kuliah vokasional sesuai institusinya, kemudian juga ditempa sikap kepemimpinan yang harus dimiliki untuk terjun pada pekerjaan yang profesional.
Berikut rincian aspek yang digali pada kedua tahapan tersebut:
1. Yang Digali dalam Psikotes
Psikotes dirancang untuk mengukur kapasitas intelektual, cara kerja, dan konsistensi kepribadian.
- Kemampuan Kognitif & Penalaran:Mengukur logika berpikir, kemampuan verbal, numerik, dan memecahkan masalah secara analitis. Alat Psikotes yang dipakai biasanya TIU atau IST.
- Stabilitas Emosi & Ketahanan Mental:Menilai bagaimana peserta mengelola stres, mengendalikan emosi, dan bertahan dalam tekanan tinggi. Alat yang digunakan biasanya Kreeplin/ Pauli,Tes DAP,Tes BAUM dll.
- Kecepatan & Ketelitian Kerja:Diuji melalui tes seperti Kraepelin/Pauli(menjumlahkan angka) untuk melihat konsistensi dan daya tahan kerja berulang, kejujuran dan tanggung jawab.
- Kreativitas & Cara Pandang:Diuji melalui tes gambar seperti Warteggatau menggambar pohon/orang untuk menilai struktur berpikir apakah lebih membawa perasaan atau logika dan penyesuaian diri.
- Konsistensi:Melalui tes kuesioner seperti EPPS atau DISC, di mana kejujuran , dan konsistensi jawaban peserta sangat diutamakan. Selain itu biasanya Biro Psikologi juga mengembangkan alat tes internal yang divalidasi sesuai tujuan sekolah institusinya.
2. Yang Digali dalam Wawancara
Wawancara dilakukan oleh penguji (psikolog dan pejabat instansi) untuk melihat langsung profil diri dan motivasi peserta.
- Motivasi & Komitmen:Alasan kuat memilih sekolah kedinasan tersebut serta kesiapan untuk menjalani ikatan Ini sangat penting karena motivasi berupa daya dorong internal Taruna yang akan bisa menyingkirkan segala hambatan yang menghalanginya seperti malas, tidak disiplin dll.
- Integritas & Kejujuran:Validasi latar belakang, prestasi, dan kepopuleran ucapan dengan data diri (mendeteksi cuplikan) dan loyalitas terhadap Bangsa dan Negara.
- Potensi Kepemimpinan & Kerja Sama:Kemampuan memimpin, beradaptasi, dan berkoordinasi dalam tim, atau Teamwork sehingga bisa berpikir Profesional.
- Pengetahuan Umum & Wawasan Kebangsaan:Pemahaman seputar instansi yang dituju, nilai nasionalisme, dan cara pandang menghadapi masalah.
- Sikap & Etika ( Sikap)):Penilaian bahasa tubuh, sopan santun, ketenangan atau pengendalian emosi serta cara bertutur kata di bawah tekanan penguji.
Sumber Pustaka:
AI Google
James D Ogdon,psikodiagnostik dan penilaian pribadi di tempat kerja,1968.
No comments:
Post a Comment