ilmu2hrd.blogspot.com

Pages

Saturday, December 21, 2019

Ciri ciri Technical Expertise

Keterampilan Teknis 


Ciri ciri ahli teknis
Dalam rekrutmen ahli teknis terkadang salah mendapat pegawai yang benar-benar dibutuhkan. Apakah seseorang mempunyai kapasistas penguasaan teknik dilihat sbb :

1. Sangat Terampil dlm bidangnya
Hal ini tentunya bisa kita amati dengan kemampuan visual motoriknya, akan terlihat perpaduan antara kecepatan, presisi dan gerakan gerakan dalam melakukan pekerjaannya. 

2. Menguasai keahliaannya
Penguasaan yang dimiliki berupa penguasaan aspek kognitif, yakni teori pengetahuan yang mendasari keterampilan teknisnya. Bagi misal ahli teknis mesin tentu menguasai teori fisika kinetik yang mendasari kinerja mesin. 

3. Tidak tergantung arah diatasnya
Apabila ada kendala dari kinerja teknis misal ada hambatan bisa berkreasi memecahkan dan menemukan solusi perbaikan sendiri, bisa mandiri tidak tergantung atasan berkenaan ketrampilannya 

4. Menyadari kebutuhan mengembangkan keahliannya
Dalam menghadapi dinamika kemajuan teknologi, maka untuk bisa selalu bertahan dalam bidangnya aktif belajar mengikuti perkembangan zaman. Ini bisa mengikuti seminar seminar, atau mencari jurnal jurnal ilmiah yang berkaitan dengan keahlian yang menjadi bidangnya, bahkan masuk studi kelanjutan di Universitas yang ada prodi keahliannya.

Untuk mengujinya ada beberapa metode yakni :


A. Ujian tentang keilmuawannya. 

Dasar teori yang mencakup keterampilan teknis perlu diuji layaknya ujian sekolah, sebagai misal ahli otomotif diuji dengan soal soal dasar mekanik, kalau ahli teknis akunting diuji tentang masalah keuangan dsb.

B. Uji Praktik 

Ujian ini menggali tentang visual motorik, yakni koordinasi antara syraf mata, otot yang berperan. Sebagai misal ahli ketik harus diuji kecepatan dia mengetik dengan rapi. 

C. Psikotes.

Psikotes yang bisa digunakan adalah alat yang dikembangkan Wechsler dimana ada subtes Puzzle,Maze,Coding,dan Blog Design ,skor tinggi dari subtes ini menunjukkan skill teknis yang ekspert. 






Bagian Otak yang berperan dalam keterampilan teknis


Respon: Keterampilan teknis (technical skill)—seperti menulis kode pemograman, mengoperasi mesin, mengetik cepat, melakukan prosedur medis, atau memainkan instrumen musik—melibatkan koordinasi antara kontrol motorik yang kompleks, menghafal prosedural, dan memecahkan masalah secara logistik.

Berikut adalah bagian-bagian otak utama yang berperan dalam menguasai dan menjalankan keterampilan teknis:

1. Sistem Kontrol Motorik & Gerakan Teknis
Korteks Motorik ( Motor Cortex ): terletak di lobus frontalis, bagian ini bertanggung jawab untuk mengkontrol, mengontrol, dan mengeksekusi gerakan tubuh secara sadar. Setiap jari, tangan, atau koordinasi fisik yang digunakan dalam tugas teknis dikontrol langsung oleh area ini.
Serebelum ( Cerebellum / Otak Kecil): Berperan sangat krusial dalam menyempurnakan gerakan motorik, keseimbangan, serta koordinasi presisi tinggi. Serebelum menyimpan "memori otot" ( memori otot ) sehingga tindakan teknis yang sering dibor (seperti mengetik tanpa melihat keyboard atau memegang alat bedah) dapat dilakukan secara otomatis dan lancar.
Ganglia Basalis ( Basal Ganglia ): mengatur inisiasi gerakan, menghambat gerakan yang tidak diperlukan, serta memfasilitasi pembelajaran kebiasaan dan otomatisasi tindakan secara bertahap.
2. Sistem Memori & Prosedur Pembelajaran
Striatum (Bagian dari Ganglia Basalis): Merupakan pusat utama memori prosedural (procedural memory ), yaitu jenis memori jangka panjang untuk mengingat cara melakukan sesuatu secara teknis tanpa harus mengetik secara sadar.
Hipokampus ( Hippocampus ): Sangat aktif pada tahap awal pembelajaran keterampilan teknis baru untuk mengkonsolidasikan informasi prosedural kasar menjadi memori jangka panjang.
3. Pemrosesan Kognitif, Logika, & Pemecahan Masalah
Korteks Prefrontal ( Prefrontal Cortex ): Berperan sebagai "pusat kendali" atau fungsi eksekutif otak. Bagian ini bertanggung jawab atas penalaran logistik, analisis data, pemecahan masalah (problem-solving), perencanaan langkah-langkah kerja teknis, serta fokus dan pengambilan keputusan saat menghadapi kendala.
Lobus Parietalis (Parietal Cortex): Mengolah informasi spasial dan pemahaman visual-spasial. Bagian ini penting untuk keterampilan teknis yang membutuhkan orientasi ruang, seperti teknik sipil, desain teknis, mekanik, atau memvisualisasikan struktur objek 3D.
Ringkasan Alur Kerja Otak
Tahap Belajar (Pemula): Korteks Prefrontal dan Hipokampus bekerja sangat keras untuk memahami aturan, logika, dan koordinasi dasar.
Tahap Latihan & Penyempurnaan: Serebelum dan Korteks Motorik menyesuaikan presisi gerakan/tindakan.
Tahap Ahli (Otomatisasi): Ganglia Basalis (Striatum) mengambil alih sehingga keterampilan teknis tersebut dapat dieksekusi secara refleks tanpa beban mental yang tinggi.


Sumber Pustaka : Dale S Beach, Psikodianotik dan penilaian orang-orang di tempat kerja, 1968.

No comments: