ilmu2hrd.blogspot.com

Pages

Showing posts with label Ilmu2hrd. Show all posts
Showing posts with label Ilmu2hrd. Show all posts

Saturday, January 4, 2020

Personality Tipe Introvert dan Ekstravert

Sifat Introvert Dan Ekstrovert

Sikap jiwa ada 2 jenis yakni sikap Tipe Ekstrovert dan sikap Tipe Introvert. 

a.  Tipe Ekstrovert

Orang yang Ekstravert terutama dipengaruhi oleh Dunia Objektif atau dunia lingkungan luar dari dirinya. Orientasi dan pandangan tertuju pada luar. Misalnya fikiran berorientasi ke luar menerima pendapat orang lain walau mungkin bertentangan pendapat sendiri. Akhirnya tindakan jarang mempertahan pendapat dan lebih menahan pendapat jika berdebat. 

 1. Sikap Positif 

Selalu bersikap positif dengan masyarakatnya, tidak pernah curiga terhadap orang lain, terbuka dalam permasalahan dan mudah menyesuaikan diri dengan orang lain. Orang Ekstrovert mudah termotivasi sangat cocok sebagai Sales atau pekerjaan humas, berhadapan orang baik perorangan atau umum. 

  2. Kelemahan

Apabila ikatan terhadap dunia luar terlalu kuat,  maka akan kehilangan dirinya sendiri atau tenggelam kedalam pengaruh luar, sebagai contohnya anak lebih percaya kepada teman temannya untuk nongkrong di luar pada malam hari walau itu suhu malam mengganggu kesehatannya. 

 b. Sikap Tipe Instrovert. 

Orang yang Introvert adalah orang yang dipengaruhi Subjektif atau dirinya sendiri  semua diperhitungkan dengan kepentingan, kenyamanan dirinya sendiri. Tindakan, fikiran dan perasaan selalu berorientasi kedalam walau mungkin tidak lazim menurut pandangan masyarakatnya. Orang Introvert misalnya dia tahu bahwa saluran got didepan rumahnya itu sudah menjadi milik umum, tetapi tetap dibangun dan ditutup untuk menambah area parkir pribadi mobilnya, bahkan disertai atap yang digabung dgn bangunan rumah. 

1. Kebaikannya
Orang Introvert selalu hati hati dalam bertindak  selalu diperhitungkan untung dan ruginya dengan dirinya atau pengaruh subyektifnya. Fikiran perasaan, tindakan terutama dipengaruhi faktor faktor subyektif walau tidak masuk diakal lazimnya di masyarakatnya. 

2. Kelemahan
Orang Introvert susah bergaul karena itu susah menyesuaikan diri , jiwa tertutup sehingga susah untuk diajak diskusi, susah berhubungan dengan orang lain. Apabila terlalu tenggelam dalam subyektifitasnya sehingga lepas dari dunia obyektifitasnya tentu akan asing bagi masyarakatnya, dan kemungkinan menderita depresi lebih besar terjadi. 

Orang Introvert lebih cocok bekerja sendiri tanpa libatkan orang lain seperti ahli IT, Peneliti atau Laborat. 
Response: Perbedaan antara ekstrovert dan introvert tidak disebabkan oleh satu bagian otak tunggal,
melainkan perbedaan aktivitas, struktur, dan jalur kimiawi (neurotransmiter) di beberapa area otak
tertentu.
Berikut adalah bagian-bagian otak dan sistem saraf utama yang paling berperan dalam menentukan sifat
ekstrovert dan introvert:
1. Reticular Activating System (RAS)
RAS adalah bagian di batang otak yang mengatur tingkat kesadaran, fokus, dan stimulasi (rangsangan)
yang diterima otak. Menurut teori psikologi kepribadian Hans Eysenck:
● Introvert memiliki tingkat stimulasi basal (cortical arousal) yang lebih tinggi secara alami. Otak
mereka mudah terstimulasi, sehingga mereka cenderung menghindari keramaian atau lingkungan
yang terlalu bising agar tidak merasa kewalahan (overstimulated).
● Ekstrovert memiliki tingkat stimulasi basal yang lebih rendah. Otak mereka membutuhkan lebih
banyak rangsangan dari luar (seperti bersosialisasi, petualangan, atau keramaian) untuk mencapai
tingkat stimulasi yang nyaman.
2. Korteks Prefrontal (Prefrontal Cortex)
Korteks prefrontal terletak di bagian depan otak dan bertanggung jawab atas perencanaan, pemikiran
mendalam, analisis, dan pengambilan keputusan.
● Penelitian menunjukkan bahwa orang introvert memiliki aliran darah dan volume neuron yang lebih
tinggi di area korteks prefrontal. Ini menjelaskan mengapa introvert lebih suka berpikir secara
mendalam sebelum berbicara dan memproses informasi secara internal.
● Pada orang ekstrovert, aktivitas di area ini relatif lebih rendah saat beristirahat dibandingkan
introvert, karena otak mereka lebih berorientasi pada pemrosesan sensorik luar secara cepat.
3. Ventral Striatum & Amigdala (Sistem Imbalan Otak)
Area ini merupakan bagian penting dari sistem reward (imbalan) dan pemrosesan emosi di dalam otak.
● Ekstrovert memiliki respons yang jauh lebih kuat di ventral striatum dan amigdala ketika
mendapatkan rangsangan sosial atau hadiah eksternal (seperti pujian, lingkungan.

Sumber Pustaka : Sumadi Suryabroto,  Psikologi Perkembangan cetakan IV oleh Rake Sarasin P. O. Box 83 Yogyakarta, 1990